Identifikasi Potensi Pertanian di Desa Sruni Kecamatan Musuk

Penulis

  • Kusnadi Jhon Pranata Napitupulu Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Siwi Istiana Dinarti Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Hernowo Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia

Kata Kunci:

agribisnis, bunga mawar, strategi pengembangan, tumpangsari, potensi pertanian

Abstrak

Desa Sruni di Kecamatan Musuk memiliki potensi agribisnis yang sangat besar melalui budidaya tanaman hortikultura, khususnya komoditas bunga mawar yang diintegrasikan dengan tanaman jagung dan tembakau dalam sistem tumpangsari. Meskipun sangat potensial sebagai sumber pendapatan utama, petani setempat masih menghadapi kendala fluktuasi harga ekstrem secara musiman dan ancaman serangan hama uret pada sistem perakaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi pertanian sistem tumpangsari tersebut serta merumuskan strategi pengembangan masyarakat yang tepat. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kasus. Pemilihan lokasi dilakukan secara purposive, sedangkan penentuan informan menggunakan kombinasi teknik purposive dan snowball sampling yang melibatkan lima informan kunci meliputi petani, pengepul, dan aparatur pemerintah desa. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, serta dokumentasi, yang kemudian dianalisis menggunakan model reduksi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi pertanian Desa Sruni sangat tangguh karena ditopang oleh lima aspek fundamental: pelestarian budaya lokal (tradisi sadranan), teknis budidaya yang efisien, inovasi pascapanen melalui produk olahan, adaptasi pemasaran, dan dukungan kelembagaan komunal. Strategi pengembangan yang direkomendasikan mencakup percepatan hilirisasi produk bernilai tambah, sinergi teknologi tepat guna bersama pihak akademisi, perbaikan rantai pasok berbasis pemasaran digital, dan penguatan kapasitas kelembagaan tingkat desa. Simpulannya, optimalisasi sistem tumpangsari ini membutuhkan pendekatan holistik dari hulu ke hilir.

Referensi

Al Mansyur, M. I. (2021). Pemanfaatan media sosial untuk pemasaran industri UMKM teh mawar di Desa Cluntang, Musuk, Boyolali. Jurnal Ekonomi, Sosial & Humaniora, 2(07), 110–114.

Altieri, M. A., & Nicholls, C. I. (2018). Biodiversity and pest management in agroecosystems (3rd ed.). CRC Press.

Baser, K. H. C., & Buchbauer, G. (2010). Handbook of Essential Oils: Science, Technology, and Applications. CRC Press. https://doi.org/10.1201/b16496

Dethan, J. J. S., Lapinangga, N. J., Nainiti, N. P. P. E., & Makaborang, M. (2024). Sistem pertanian terpadu. Penerbit Tahta Media.

Handayani, N., Nasution, K. J., Harun, S. H., Putri, D. Y., & Melati, V. (2023). Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Masyarakat Berbasis Potensi Desa melalui Pembuatan Produk Olahan dan Digital Marketing di Desa Mekarjaya, Bogor. Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 274–282. https://doi.org/10.20527/btjpm.v5i1.7326

Indrajati, S. B., Saputro, L. D., & Yuniar, A. R. (2022). Panduan Teknis Budidaya Mawar Potong. Pertanian Press, Kementerian Pertanian. https://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/18565

Lithourgidis, A. S., Dordas, C. A., Damalas, C. A., & Vlachostergios, D. N. (2011). Annual intercrops: An alternative pathway for sustainable agriculture. Australian Journal of Crop Science, 5(4), 396–410. https://www.researchgate.net/publication/224934832_Annual_intercrops_An_alternative_pathway_for_sustainable_agriculture

Mahartika, D., Damayanti, Z., Pramudita, A. D., Adilah, B., Rahmawati, E. D., Mahmudi, K., & Prihandono, T. (2024). Analisa konsep kalor pada proses pengeringan terhadap kualitas tembakau. Jurnal Mekanova: Mekanikal, Inovasi dan Teknologi, 10(2), 401–409. https://drive.google.com/file/d/1nqpHxe24SoDucSp4huoWV2zJHwX6p8FN/view?usp=sharing.

Makate, C., Wang, R., Makate, M., & Mango, N. (2016). Crop diversification and livelihoods of smallholder farmers in Zimbabwe: adaptive management for environmental change. SpringerPlus, 5(1), 1135. https://doi.org/10.1186/s40064-016-2802-4

Mosher, A. T. (1987). Menggerakkan dan Membangun Pertanian. Yasaguna. https://openlibrary.org/works/OL5720388W/Getting_agriculture_moving

Nuryanti, S., & Swastika, D. K. S. (2011). Peran kelompok tani dalam penerapan teknologi pertanian. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 29(2), 115–128.

Oktavia, M. A., Nabila, N., Novelly, C., Zahra, H. A., Sofyan, M. R., & Khumairoh, I. (2023). Memayu Hayuning Bawana: Sedekah Gunung Merapi sebagai mitigasi bencana dalam ketahanan pangan masyarakat Desa Lencoh, Selo, Boyolali berbasis local wisdom. Endogami: Jurnal Ilmiah Kajian Antropologi, 7(1), 198–207. https://doi.org/10.14710/endogami.7.1.198-207.

Pemerintah Desa Sruni. (2024). Monografi dan data profil pertanian Desa Sruni tahun 2024. Kantor Desa Sruni

Pracaya. (2017). Hama dan Penyakit Tanaman (Edisi Revisi). Penebar Swadaya. https://penebarswadaya.net/produk/hama-dan-penyakit-tanaman/

Prasetyo, W. (2017). Paradoks ganda kos produksi petani tembakau (Studi fenomenologi pada petani tembakau di Kabupaten Jember). Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 20(1), 67–82. https://doi.org/10.24914/jeb.v20i1.611

Saragih, B. (2010). Agribisnis: Paradigma Baru Pembangunan Ekonomi Berbasis Pertanian. IPB Press. https://agribisnis.ipb.ac.id/wp-content/uploads/2018/10/agribisnis-paradigma_rachmat-pambudy.pdf

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (Edisi ke-2). Alfabeta. https://cvalfabeta.com/product/metode-penelitian-kuantitatif-kualitatif-dan-rd-mkk/

Susanti, D., Listiana, N. H., & Widayat, T. (2016). Pengaruh Umur Petani, Tingkat Pendidikan dan Luas Lahan terhadap Hasil Produksi Tanaman Sembung. Jurnal Tumbuhan Obat Indonesia, 9(2), 75–82.

Susilowati, S. H., & Maulana, M. (2012). Luas lahan usahatani dan kesejahteraan petani: Eksistensi petani gurem dan urgensi kebijakan reforma agraria. Analisis Kebijakan Pertanian, 10(1), 17–30.

Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2012). Economic Development (11th ed.). Addison-Wesley, Pearson.

Ula, D. Q., Azizah, N., & Suryanto, A. (2019). Pembungaan kembali tanaman mawar (Rosa sp.) sebagai tanaman taman melalui pemangkasan dan pemberian pupuk. Plantropica: Journal of Agricultural Science, 4(1), 1–10.

Widyaningsih, H., & Novindra, N. (2022). Analisis Saluran dan Efektivitas Pemasaran Tembakau di Sukabumi, Cepogo, Boyolali. Journal of Integrated Agribusiness, 4(1), 46–60. https://doi.org/10.33019/jia.v4i1.2967.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-29

Cara Mengutip

Napitupulu, K. J. P., Dinarti, S. I., & Hernowo. (2026). Identifikasi Potensi Pertanian di Desa Sruni Kecamatan Musuk. AGROFORETECH, 4(2), 719–727. Diambil dari https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/2610

Terbitan

Bagian

Agribisnis

Citation Check

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 > >>