Pengaruh Aplikasi Dosis Pupuk Abu Janjang Sawit dan Dosis Pupuk K terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Main Nursery
Kata Kunci:
kelapa sawit, main nursery, abu janjang, pupuk KAbstrak
Peneliti ingin menganalisis yang bertujuan mengetahui pengaruh dosis pupuk abu janjang sawit dan pupuk K terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di main nursery dengan menggunakan tanah regosol. Penelitian dilakukan di lahan percobaan milik Institut Pertanian Yogyakarta instiper, yang berada di Maguwoharjo, Kec. Depok, Kab. Sleman, Yogyakarta dalam rentang waktu Januari 2026 sampai April 2026. Metode penelitian adalah percobaan faktorial menggunakan susunan Rancangan Acak Lengkap. Faktor pertama yaitu dosis pupuk abu janjang sawit (A) terdiri dari 4 Aras : 0,0 gram (A1), abu janjang sawit 100 gram (A2), abu janjang sawit 125 gram (A3), abu janjang sawit 150 gram (A4), dan faktor kedua adalah dosis pupuk Kalium (K) dengan 3 Aras : 10 gram kalium (K1), 30 gram Kalium (K2), 50 gram Kalium (K3). Maka diperoleh dua belas kombinasi dari kedua faktor, pada masing-masing kombinasi kedua faktor diulang sebanyak 4 ulangan, sehingga total sampel berjumlah 48 sampel. Data hasil pengamatan dianalisis dengan sidik ragam (Analysis of Variance) dengan alfa 0.05. Apabila terjadi pengaruh nyata dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan (Duncan’s Multiple Range Test) dengan alfa 0.05. Data yang diperoleh menunjukkan dari 12 kombinasi perlakuan tidak terjadi interaksi yang nyata terhadap seluruh parameter yang diamati. Faktor dosis pupuk abu janjang sawit memberikan pengaruh nyata pada beberapa parameter yakni, pertambahan jumlah daun, berat segar tanaman, berat segar tajuk, berat kering bibit, dan berat kering tajuk. Selanjutnya faktor dosis pupuk K menunjukkan pengaruh yang relatif sama terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di main nursery.
Referensi
Badan Pusat Statistik Kabupaten Sleman, (2026), Indikator Iklim Kabupaten Sleman, Bps Sleman, https://slemankab,bps,go,id/id/statistics-table/2/MTA4IzI%3D/indikator-iklim-sleman,html?utm_source=chatgpt,com
Fauzi, W, R,, & Susila Putra, E, T, (2019), Dampak pemberian kalium dan cekaman kekeringan terhadap serapan hara dan produksi biomassa bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq,), Jurnal Penelitian Kelapa Sawit, 27(1), 41–56, https://doi,org/10,22302/iopri,jur,jpks,v27i1,74
Ginting, E, N,, Anwar, S,, Murtilaksono, K,, Nugroho, B,, & Rahutomo, S, (2023), Efisiensi Penggunaan Hara Kalium Dari Pupuk Kalium Berbahan Dasar Zeolit Alam Pada Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq,) Menggunakan Media Tanah Gambut, Jurnal Penelitian Kelapa Sawit, 31(3), 139–152,
Gunady, P, S,, Wirianata, H,, & Andayani, N, (2023), Respon Stress Air dan Pupuk K Terhadap Pertumbuhan Morfologi Kelapa Sawit di Pembibitan, Agroforetech, 1(3), 1596–1600, https://jurnal,instiperjogja,ac,id/index,php/JOM/article/view/901
Hidayanti, N,, & Reflis, R, (2025), Pemanfaatan Limbah Padat Industri Kelapa Sawit dalam Remediasi Tanah Marginal melalui Kajian Agronomis dan Sosial, Jejak Digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(3), 586–597, https://doi,org/10,63822/ryc6vd45
Hidayati, N,, Rosawanti, P,, & Sayuti, S, (2018), Perlakuan Lokasi Penanaman dan Pemberian Pupuk KCl terhadap Serangan Cendawan Patogen pada Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq,) di Main–Nursery: Jurnal Ilmiah Pertanian Dan Kehutanan, 5(2), 111–118,
Mahkota, P, (2026), Pupuk tunggal makro, https://www,pupukmahkota,co,id/produk/pupuk-tunggal-makro/kcl-kanada-id
Marschner, P, (2012), Marschner’s mineral nutrition of higher plants, In Mineral nutrition of higher plants (3rd ed,), Elsevier, https://www,sciencedirect,com/book/edited-volume/9780123849052/marschners-mineral-nutrition-of-higher-plants?via=ihub%3D
Mashud, N, Maliangkay, R,B, , dan Nur, M, (2013), Pengaruh Pemupukan Terhadap Pertumbuhan Vegetatif Tanaman Aren Belum Menghasilkan, Buletin Palma, 14(1), 13–19,
Morgan, J, B,, & Connolly, E, L, (2013), Plant-soil interactions: nutrient uptake, Nature Education Knowledge, 4(8), 2,
Muhammad Al Amin, Intan sari, & Elfi yenny yusuf, (2017), Pengaruh Pemberian Ameliorant Abu Janjang Kelapa Sawit Terhadap Produksi Tanaman Jagung Manis (Zea mays) Di Tanah Gambut, Jurnal Agro Indragiri, 2(2), 167–180,
Pahan, I, (2011), Panduan Lengkap Kelapa Sawit Manajemen Agribisnis Dari Hulu Hingga Hilir, Penebar Swadya,
Pahan, I, (2021), Panduan Budidaya Kelapa Sawit Untuk Pekebun (1st ed,), Penebar Swadya,
Prasetio, I, R, (2023), Perbandingan Komposisi Media Tanam dan Pemberian Pupuk Urea Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq,) Di Pre-Nursery, Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian …, 3(5), 584–599, http://jurnalmahasiswa,umsu,ac,id/index,php/jimtani/article/view/1714%0Ahttp://jurnalmahasiswa,umsu,ac,id/index,php/jimtani/article/viewFile/1714/1744
Prasetyo, T, B, (2009), Pemanfaatan Abu Jenjang Kelapa Sawit (Prasetyo): 95-100, Jurnal Solum, VI(2), 95–100,
Puspitorini, P, (2024), Dasar Ilmu Tanah, Universitas Islam Blitar, https://repository,unisbablitar,ac,id/id/eprint/74/1/3, Buku-Dasar Ilmu Tanah,pdf
Ramanda, R, F,, Setiawan, B,, & Wijaya, A, (2022), Pengaruh Pemberian Abu Janjang Kosong Kelapa Sawit Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) Pada Media Gambut, Journal of Agro Plantation (JAP), 1(2), 93–102, https://doi,org/10,58466/jap,v1i2,731
Seraya Agri Perkasa, (2026), UD, Seraya Agri Perkasa | Abu Janjang Sawit, https://serayaagriperkasa,com/
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Citation Check
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 AGROFORETECH

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


