Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Hibrida (Zea mays L.) Terhadap Pengaplikasian Berbagai Dosis Mikoriza dan Konsentrasi Pupuk Anorganik Cair
Kata Kunci:
Mikoriza, pupuk anorganik cair, jagung hibridaAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh aplikasi mikoriza dan pupuk anorganik cair terhadap pertumbuhan dan hasil jagung hibrida. Percobaan dilakukan menggunakan metode faktorial dalam Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan dua faktor utama, yaitu dosis mikoriza (0 g, 4 g, dan 8 g per tanaman) serta konsentrasi pupuk anorganik cair (0 ppm, 1.000 ppm, 1.250 ppm, dan 1.500 ppm). Hasil penelitian menunjukkan adanya interaksi nyata antara mikoriza dan pupuk anorganik cair terhadap tinggi tanaman, berat segar tajuk, dan berat kering tajuk. Kombinasi mikoriza 8 g dengan pupuk anorganik cair 1.000 ppm memberikan tinggi tanaman terbaik, sedangkan kombinasi mikoriza 4 g tanpa pupuk anorganik cair menghasilkan berat segar tajuk tertinggi. Parameter lain, seperti diameter batang, berat segar dan kering akar, jumlah tongkol, serta panjang dan diameter tongkol, tidak menunjukkan interaksi yang signifikan
Referensi
Eliyani, Dwi Shulichantini, E., & Shindi Anggraini. (2022). Uji Efektivitas Pupuk Hayati Mikoriza terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill). Agroekoteknologi Tropika Lembab, 5(1), 56–64.
Gianinazzi, S., Gollotte, A., Binet, M.-N., van Tuinen, D., Redecker, D., & Wipf, D. (2010). Agroecology: the key role of arbuscular mycorrhizas in ecosystem services. Mycorrhiza, 20(8), 519–530. https://doi.org/10.1007/s00572-010-0333-3
Husna, Arif, A., Hermansyah, Tuheteru, F. D., Basrudin, Karepesina, S., & Albasri. (2021). Uji Efektivitas Fungi Mikoriza Arbuskula ( FMA ) Lokal Terhadap Pertumbuhan Semai Pala Hutan ( Knema latericia ) pada Media Tailing Emas. Prosiding Seminar Nasional Mik, 149–168.
Khristyana, L., Anggarwulan, E., & Marsusi. (2005). Pertumbuhan, Kadar Saponin dan Nitrogen Jaringan Tanaman Daun Sendok (Plantago major L.) pada Pemberian Asam Giberelat. Biofarmasi, 3(1), 11–15.
Laksmi Hendrati, R., & Husna Nurrohmah, S. (2016). PENGGUNAAN RHIZOBIUM DAN MIKORIZA UNTUK PERTUMBUHAN Calliandra calothyrsus UNGGUL. Jurnal Pemuliaan Tanaman Hutan, 10(2), 71–81. https://doi.org/10.20886/jpth.2016.10.2.71-81
Rikardo, R., Sitepu, F. E. T., & Meiriani. (2015). Respons Pertumbuhan Bibit Bud Chips Tebu (Saccharum officinarumL.) terhadap Dosis dan Frekuensi Pemberian Pupuk N, P dan K pada Wadah Pembibitan yang Berbeda. Jurnal Online Agroteknologi, 3(3), 1089–1098.
Saragih, D. P. P., Ma’as, A., & Notohadisuwarno, S. (2019). Various Soil Types, Organic Fertilizers and Doses with Growth and Yields of Stevia rebaudiana Bertoni M. Ilmu Pertanian (Agricultural Science), 3(1), 57. https://doi.org/10.22146/ipas.33176
Sumanto. (2016). Pertumbuhan dan Produksi Bibit Tebu G3 Kultur Jaringan Varietas PS 862 Pada Perlakuan Jarak Tanam dan Pupuk Kandang. Jurnal Littri, 22(2), 99–106.
Yani, R. R. (2019). pengaruh pemberian cendawan mikoriza arbuskula (CMA) terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kacang hijau (vigna radita L). Universitas Islam Riau.
Yusnida, V. A. (2022). Pengaruh Metode Pengendalian Gulma Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Dua Varietas Tanaman Jagung (Zea mays). Universitas Muhammadiyah Purwokerto.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Citation Check
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 AGROFORETECH

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


