Pengaruh Campuran Bahan Organik sebagai Media Tanam terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Sorgum

Penulis

  • Ikhsan Habibi Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Wiwin Dyah Ully Parwati Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Retni Mardu Hartati Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia

Kata Kunci:

Sorgum, Bahan Organik, Media Tanam

Abstrak

Pada penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh campuran bahan organik (sekam bakar, cocopeat, bioslurry) sebagai media tanam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sorgum. Penelitian ini dilakukan di KP2 Institut Pertanian Stiper yang terletak di Desa Maguwoharjo, Kec. Depok, Kab. Sleman, DIY. Kegiatan penelitian ini berlangsung dari tanggal 05 Mei  2025 sampai dengan tanggal 11 Agustus 2025. Dalam penelitian ini menggunakan satu variabel yang dirancang menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL), yaitu macam media tanam menggunakan 7 kombinasi yang terdiri dari :Topsoil + Cocopeat (1:1), Topsoil + Sekam bakar (1: 1), Topsoil + Bioslurry (1:1), Topsoil + Cocopeat + Sekam bakar  (1:1:1), Topsoil + Cocopeat + Bioslurry (1:1:1), Topsoil + Sekam bakar + Bio slurry (1:1:1) dan tanah Topsoil sebagai Kontrol, setiap perlakuan diberi pengulangan sebanyak 3 kali. Media tanam dicampur sesuai perbandingan volume, contohnya Topsoil + Cocopeat 1:1 maka ½ Topsoil dan ½ Cocopeat yang disesuaikan dengan volume isi dari polybag tersebut, kemudian disusun sesuai layout percobaan. Parameter yang diperhatikan adalah ukuran diameter batang, tinggi tanaman, jumlah daun, berat segar dan berat kering tajuk, berat segar akar dan berat  kering akar, berat segar biji dan berat kering biji, serta berat segar 1000 biji dan berat kering 1000 biji. Data diambil dari hasil pengukuran dan observasi, analisis yang digunakan adalah analisis varians atau ANOVA (uji F) dengan tingkat signifikansi 0,05. Apabila hasil dari analisis tersebut menunjukkan perbedaan yang signifikan, maka dilakukan uji lebih lanjut menggunakan BNT pada tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan campuran Topsoil + Bioslurry sebagai media tanam menunjukkan pengaruh paling baik pada pertumbuhan dan hasil yang ditunjukkan berat kering tajuk dan berat segar biji, tetapi kualitas biji tidak dipengaruhi oleh semua campuran bahan organik. Campuran bahan organik tidak mempengaruhi pertumbuhan berat segar tajuk dan pertumbuhan akar (berat segar dan berat kering akar). Tanaman sorgum sudah dapat tumbuh baik pada tanah topsoil jenis tanah regosol.

Referensi

Addisid, Z., Amare, T., Kerebih, B., Abewa, A., Feyisa, T., Awoke, A., & Tenagne, A. (2024). Pengaruh pemberian bio-slurry kering dan pupuk nitrogen terhadap hasil panen kentang dan gandum pada sistem rotasi tanam. PLoS ONE, 19(7), 1–16. https://doi.org/https://doi.org/10.1371/journal.pone.030 6625

Badan Riset dan Inovasi Nasional. (2023). Hasil riset BRIN ungkap alasan produksi sorgum menurun. Www.Brin.Go.Id, 4–7. https://www.brin.go.id/news/117057/hasil-riset-brin-ungkap-alasan-produksi-sorgum-menurun

Irawan, A., & Kafiar, Y. (2015). Pemanfaatan cocopeat dan arang sekam padi sebagai media tanam bibit cempaka wasian (Elmerrilia ovalis). PROS SEM NAS MASY BIODIV INDON, 1(4), 805–808. https://doi.org/10.13057/psnmbi/m010423

Lubis, H. (2019). The effect of n and p fertilizer on the growth and yield of sorghum plants (Sorghum bicolor L. MOENCH). Sriwijaya.

Nikmah, Z. C., Slamet, W., & Kristanto, B. A. (2017). Aplikasi silika dan NAA terhadap pertumbuhan Anggrek Bulan (Phalaenopsis amabilis l.) pada tahap aklimatisasi. Journal of Agro Complex, 1(3), 101. https://doi.org/10.14710/joac.1.3.101-110

Raden, A. (2017). Pengaruh pemberian berbagai zat pengatur tumbuh dan media tanam terhadap daya tumbuh benih tanaman nila (Indigofera sp) (Vol. 11, Issue 1, pp. 92–105). Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin.

Suminar, R., Suwarto, ., & Purnamawati, H. (2017). Determination of N, P, and K Fertilizer Optimum Rates for Sorghum (Sorghum bicolor [L.] Moench). Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 22(1), 6–12. https://doi.org/10.18343/jipi.22.1.6

Vavilov, N. . (1926). Studies on origin of cultivated plants. Bull Appl Bot Indian Cancel of Agricultural Research. New Delhi, India, 16(20), 248.

Wishnu, J. S. A., Darmanti, S., & Saptaningsih, E. (2024). Buletin anatomi dan fisiologi pertumbuhan vegetatif tanaman sorgum (Sorghum bicolor L. Moench) var. Suri 4 Dengan Perlakuan Nanosilika Vegetative Growth of Sorghum (Sorghum bicolor L. Moench) var. Suri 4 Plants with Nanosilica Treatment. Buletin Anatomi Dan Fisiologi, 9(2), 186–192.

Yusro. (2001). Pengelompokan varietas galur sorgum (Sorghum bicolor L. Moench) berdasarkan ciri-ciri morfologisnya (p. 19311). Skripri. http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/19311

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-31

Cara Mengutip

Habibi, I., Parwati, W. D. U., & Hartati, R. M. (2026). Pengaruh Campuran Bahan Organik sebagai Media Tanam terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Sorgum. AGROFORETECH, 4(1), 344–349. Diambil dari https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/2489

Terbitan

Bagian

Agroteknologi

Citation Check

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 4 5 6 > >>