Valuasi Keberlanjutan Agroforestry di Desa Ngestirejo, Kabupaten Gunungkidul: dengan Pendekatan Ekonomi dan Ekologi

Penulis

  • Ari Galih Pambuko Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • M. Darul Falah Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Rawana Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan INSTIPER Yogyakarta, Indonesia

Kata Kunci:

Agroforestry, ekonomi, ekologi, lahan karst

Abstrak

Agroforestry merupakan sistem pengelolaan lahan yang memadukan aktivitas pengelolaan hutan dan pertanian dalam satu unit pengelolaan yang berpotensi mendukung keberlanjutan ekonomi dan ekologi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai keberlanjutan pertanian agroforestry di Desa Ngestirejo, Kabupaten Gunungkidul, dengan pendekatan ekonomi dan ekologi. Penelitian ini melibatkan 25 petani yang dipilih secara Purposive Sampling. Aspek ekonomi petani agroforestry dianalisis berdasarkan sumber pendapatan, pendapatan bulanan dan luas lahan garapan. Adapun aspek ekologi dianalisis melalui keanekaragaman jenis burung sebagai indikator kualitas lingkungan dan presepsi petani terhadap sistem pertanian agroforestry sebagai pengendali iklim mikro. Metode pengamatan burung dilakukan dengan menggunakan metode Point Count dan dianalisis menggunakan indeks keberagaman (H’) dan indeks kekayaan jenis (R). Dalam hal ekologi, tujuh jenis burung memiliki nilai (H’) sebesar 1,79 dan nilai (R) sebesar 1,97 yang menunjukan keanekaragaman dan kekayaan jenis burung masih tergolong rendah. Hasil penelitian menunjukan bahwa sistem agroforestry memberikan kontribusi ekonomi bagi petani di Desa Ngestrejo, namun sebagian besar masih termasuk dalam kategori pendapatan rendah yang dipengaruhi oleh dominasi tanaman pokok sebagai kebutuhan rumah tangga dan keterbatas lahan garapan. Pola tanam yang diterapkan yaitu pola tanam Random Mixures yang dinilai mirip seperti struktur alami hutan dan sesuai dengan kondisi lahan karst.

Referensi

Alwandi, F. (2022). Analisis Pola Dan Jenis Tanaman Agroforestri Pada Kelompok Tani Hutan Sipatuo Sipatokkong Di Hutan Kemasyarakatan Desa Talabangi Kabupaten Bone. 02(01), 1–12.

Dewantara, J. R. (2018). Lempeng Dan Pathilo, Kuliner Andalan Desa Ngestirejo. Harian Jogja.

Endarto, R., & Gunawan, T. (2015). Kajian Kerusakan Lingkungan Karst Sebagai Dasar Pelestarian Sumberdaya Air ( Kasus Di Das Bribin Hulu Kabupaten Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta ). 29(1), 51–59.

Fikry, M. Y., & Sarjan, M. (2024). Peran Agroforestri Dalam Mendukung Pengelolaan Sumberdaya Alam Berkelanjutan. 4(1), 16–22.

Guslina, H., & Hanafiah, M. (2016). Pola Perlindungan Hutan Adat Terhadap Masyarakat Adat Di Provinsi Riau Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 35/Puu-X/2012. Jurnal Hukum Respublica, 16(1), 183–200.

Handoko T. (2024a). Jaga Karst Gunungkidul Dengan Ekowisata Agroforestri. Mongabay. Https://Mongabay.Co.Id/2024/11/03/Jaga-Karst-Gunungkidul-Dengan-Ekowisata-Agroforestri/

Handoko T. (2024b). Jaga Karst Gunungkidul Dengan Ekowisata Agroforestri. Mongabay. Https://Mongabay.Co.Id/2024/11/03/Jaga-Karst-Gunungkidul-Dengan-Ekowisata-Agroforestri/

Mulyono, B., & Qomar, N. & W. (2022). Microclimate Characteristics On Oil Palm ( Elaeis Guineensis Jacq .) And Agarwood ( Aquilaria Malaccensis Lamrk .) Agroforestry System. 4(1).

Prihatanto. Z. H. N. M, Tiara Zahran Rabbani, Andhina Putri Heriyanti, T. R. F. (2022). Perbedaan Karakteristik Ekosistem Karst Kecamatan Ponjong, Gunungkidul Dengan Ekosistem Karst Pracimontoro, Wonogiri. Proceeding Seminar Nasional Ipa Xii, 3, 142–149.

Syam, P. D. R. (2018). Kajian Ekologi Bentanglahan Terhadap Wilayah Usaha Pertambangan Karst Di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta Dalam Perspektif Kebencanaan Dan Tata Ruang. 3(2), 91–102.

Widiyanto, A., & Suhartono, S. (2019). Kesesuaian Lahan Untuk Sistem Agroforestry Di Kabupaten Purworejo Berdasarkan Potensi Pertanian Setempat. Agricore: Jurnal Agribisnis Dan Sosial Ekonomi Pertanian Unpad, 2(2), 306–311. Https://Doi.Org/10.24198/Agricore.V2i2.15146

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-31

Cara Mengutip

Pambuko, A. G., Falah, M. D., & Rawana. (2026). Valuasi Keberlanjutan Agroforestry di Desa Ngestirejo, Kabupaten Gunungkidul: dengan Pendekatan Ekonomi dan Ekologi. AGROFORETECH, 4(1), 516–523. Diambil dari https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/2432

Terbitan

Bagian

Kehutanan

Citation Check

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 4 5 > >>