Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair dari Kulit Bawang Merah dan Pupuk P terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Buncis (Phaseolus vulgaris L.)
Kata Kunci:
POC kulit bawang merah, pupuk fosfor, buncis (Phaseolus vulgaris L.)Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik cair (POC) dari kulit bawang merah dan pupuk fosfor (P) terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman buncis (Phaseolus vulgaris L.). Penelitian dilaksanakan di Kebun Pendidikan dan Penelitian (KP2) Institut Pertanian STIPER Yogyakarta pada bulan Mei hingga Juli 2025. Penelitian menggunakan metode percobaan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri atas dua faktor, yaitu konsentrasi POC kulit bawang merah (0, 60, 80, dan 100 ml/l) dan dosis pupuk P (0; 11,5; 13,5; dan 15,5 g/tanaman). Setiap kombinasi perlakuan diulang sebanyak empat kali sehingga diperoleh 64 satuan percobaan. Data dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) pada taraf 5% dan dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) apabila terdapat pengaruh nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara konsentrasi POC kulit bawang merah dengan dosis pupuk P terhadap seluruh parameter pertumbuhan dan hasil tanaman buncis.
Referensi
Alamsyah, F. (2013). Perubahan Sifat Fisika Tanah Pada Berbagai Interval Pemberian Air , Pelumpuran Dan Pengapuran Pada Entisol Guntarano Changes in physical properties of different interval giving ground water , puddling , and calcification entisol Guntarano Wilayah Lembah Palu umumnya Pengambilan dan Penyiapan Sampel. 1(5), 429–434.
Banu, L. S. (2020). Review: Pemanfaatan Limbah Kulit Bawang Merah dan Ampas Kelapa sebagai Pupuk Organik terhadap Pertumbuhan Beberapa Tanaman Sayuran. Jurnal Ilmiah Respati, 11(2), 148–155. https://doi.org/10.52643/jir.v11i2.1125
Haidlir, M. N., Koesriharti, & Armita, D. (2019). Pengaruh Pemberian Sumber Pupuk Kalium dan Dosis Pupuk Fosfor terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kacang Hijau (Vigna radiata L.) Effect of Potassium Fertilizer Source and Dosage of Phosphorus Fertilizer on the Growth and Yield of Mung Bean (Vigna radi. Jurnal Produksi Tanaman, 7(5), 874–880.
Hanafiyanto, F. W. (2021). Perbandingan Akurasi Pengukuran Klorofil Dan Kadar Nitrogen Antara Spad Dengan Ndvi. 8(2), 11–21.
Gunawan J., Hazriani R. (2019). Buku Ajar Morfologi Dan Klasifikasi Tanah.
James, A. (2013). Varietas-Varietas Buncis ( Phaseolus vulgaris L .). 2013(002), 1–9.
Nuryani, E., Haryono, G., & Historiawati. (2019). Pengaruh Dosis dan Saat Pemberian Pupuk P terhadap Hasil Tanaman Buncis (Phaseolus vulgaris L .) Tipe Tegak. Jurnal Imu Pertanian Tropika Dan Subtropika, 4(1), 14–17.
Pakpahan, I. G., & Saitama, A. (2025). Peningkatan Hasil Dua Varietas Buncis Tipe Tegak ( Phaseolus vulgaris L .) dengan Pemberian Fosfor Increasing the Yield of Two Varieties of Common Beans ( Phaseolus vulgaris L .) by Providing Phosphorus. 13(2), 135–143.
Putri, Y. D. A., Kurniasih, S., & Munarti, . (2021). Efektivitas Kulit Bawang Merah (Allium ascalonicum) Terhadap Pertumbuhan Pakcoy (Brassica rapa). Ekologia, 21(2), 44–53. https://doi.org/10.33751/ekologia.v21i2.3635
Safira, W., & Maizar. (2021). Pengaruh Berbagai Pupuk Organik Dan Konsentrasi Hormon GA3 Terhadap Pertumbuhan Serta Produksi Tanaman Buncis (Phaseolus vulgaris L.). In Jurnal Agroteknologi Agribisnis dan Akuakultur (Vol. 2, Issue 1). Universitas Islam Riau.
Sulaeman, Suparto, E. (2005). Analisis Kimia Tanah , Tanaman , Air , Dan Pupuk.
Bachtiar T., Refina E., Anggraeni P., Zain N. M., dan I. S. (2013). Pengaruh Pupuk Organik Cair Terhadap Kontribusi Nitrogen Yang Ditentukan Dengan Teknik Isotop 15 N Dan Pertumbuhan Tanam An Sorghum ( Sorghum bicolor L . ). 111–120.
Tenaya, I. M. N. (2015). Pengaruh Interaksi dan Nilai Interaksi pada Percobaan Faktorial ( Review ). 5(1), 9–20.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Citation Check
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 AGROFORETECH

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


