Pengaruh Dosis Kompos Limbah Baglog Jamur Tiram dan Volume Penyiraman terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit di Pre Nursery pada Tanah Pasiran
Kata Kunci:
kompos limbah baglog jamur tiram, Volume Penyiraman, Bibit kelapa sawit, Tanah PasiranAbstrak
Riset ini dimaksudkan guna mengidentifikasi pengaruh pemberian dosis kompos limbah baglog jamur tiram serta volume penyiraman dalam pertunbuhan bibit-bibit kelapa sawit pada pre nursery dalam tanah pasiran. Studi ini dilaksanakan pada Kebun Pendidikan dan Penelitian (KP2) Institut Pertanian STIPER Yogyakarta yang ada pada Desa Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta di bulan Februari sampai Mei 2025. Studi ini memakai percobaan faktorial yang meliputi dari 2 aspek yang dirancang pada Rancangan Acak Lengkap (RAL). Aspek utama ialah pemberian macam media kompos limbah baglog jamur tiram yang meliputi atas 3 aras yaitu ( Dosis 0, 250, 500 g/tanaman). Aspek kedua ialah pemberian volume penyiraman yang meliputi atas 4 aras yakni (Dosis 50,100, 150 ml/polibag). Oleh dua perlakukan itu didapatkan 3 x 3 = 9 kombinasi dengan tiap perlakukan diulangi sebanyak 4 kali akibatnya jumlah kesemuaan tumbuhan dalam penelititan ini ialah 36 tumbuhan. Data yang didapat dianalisa memakai sidik ragam ANOVA (Analysis of Variance) dalam jenjang nyata 5%. Perlakuan yang mempunyai pengaruh nyata diukur lanjut melalui DMRT dalam taraf 5%. Hasil analisa menyatakan bahwasanya tidak ada hubungan nyata antara pemberian dosis kompos limbah baglog jamur tiram serta ukuran penyiraman dalam perkembangan bibit kelapa sawit pada pre nursery dalam tanah pasiran. Memberikan kompos limbah baglog jamur tiram dalam dosis 250 g/tumbuhan memberi pengaruh yang baik untuk perkembangan bibit kelapa sawit pada pre nursery dalam tanah pasiran. Pemberian volume penyiraman 150 ml/tanaman bisa menambah panjang akar bibit kelapa sawit pada pre nursery dalam tanah pasiran
Referensi
Hari, A., Ni Made Titiaryanti2, Santosa, & Budi, T. N. (2018). Pengaruh Lama Simpan Kecambah Kelapa Sawit dan Volume Penyiraman Terhadap Pertumbuhan Di Prenursery. 3(11), 2017–2019.
Haryanto, H. (2018). Sistem Penyiraman Bibit Tanaman Berdasarkan Programmable Logic Controller (PLC). Unistek, 5(1), 7–11. https://doi.org/10.33592/unistek.v5i1.278
Hiyung, V., Ayu, N. H. D., & Sari, N. (2021). Limbah Baglog Jamur Tiram Putih sebagai Kompos pada Cabai Rawit ( Capsicum frutescens L .) Var . Hiyung White Oyster Mushroom Baglog Waste as Compost for Cayenne Pepper ( Capsicum frutescens L .). 17(1), 83–88. https://doi.org/10.30598/jbdp.2021.17.1.83
Ir. Sunarko, M. S. (2014). Budidaya Kelapa Sawit di Berbagai Jenis Tanah. PT AgroMedia Pustaka.
Marsha, N., Aini, N., & Sumarni, T. (2014). Pengaruh Frekuensi dan Volume Pemberian Air pada Pertumbuhan Tanaman Crotalaria mucronata Desv. Jurnal Produksi Tanaman, 2(8), 673–678.
Maruli, Ernita, & Gultom, H. (2012). Pengaruh Pemberian Npk Grower dan Kompos Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Cabe Rawit (Capsicum Frutescent L). Dinamika Pertanian, XXVII(2), 149–256.
Matondang, I. A., Hakim, A. R., Wijaya, N. C., Yuliasie Mumpung, Martadinata, R., & Arianti, S. (2022). Analisis Finansial Budidaya Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq.) Pada Lahan Spodosol (Studi Kasus Di Pt. Sakti Mait Jaya Langit). … : Jurnal Ilmiah Ilmu …, 6(1). http://jurnal.uppr.ac.id/index.php/AGRISILVIKA/article/download/52/49
Nio Song, A., & Banyo, Y. (2011). Konsentrasi Klorofil Daun Sebagai Indikator Kekurangan Air Pada Tanaman. Jurnal Ilmiah Sains, 15(1), 166. https://doi.org/10.35799/jis.11.2.2011.202
Pamuji, A., Pratomo, B., & Manurung, S. (2018). Pengaruh kompos limbah baglog jamur tiram dan urin sapi yang difermentasi terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di pre nursery. Agroprimatech, 1(2), 44–56. http://jurnal.unprimdn.ac.id/index.php/Agroprimatech/article/view/763
Wibawati, R. H. (2006). Pertumbuhan dan kandungan saponin daun gynura segetum (lour.) merr. pada pemberian air yang berbeda. https://digilib.uns.ac.id/dokumen/detail/6524/Pertumbuhan-dan-kandungan-saponin-daun-gynura-segetum-lour-merr-pada-pemberian-air-yang-berbeda
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Citation Check
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 AGROFORETECH

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


