Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair Daun Lamtoro dan Biochar terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit di Main Nursery

Penulis

  • Tri Mahfud Budianto Program Studi Agroteknologi, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Fariha Wilisiani Program Studi Agroteknologi, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Yovi Avianto Program Studi Agroteknologi, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia

Kata Kunci:

biochar, pupuk organik cair (POC) daun Lamtoro, main nursery

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian pupuk organik cair (POC) daun lamtoro dan biochar pelepah kelapa sawit terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit serta menentukan dosis optimal keduanya. Metode yang digunakan adalah percobaan faktorial dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) melibatkan dosis POC daun lamtoro (0, 100, 200 ml) dan biochar (0, 100, 200, 300 g) dengan 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biochar berpengaruh nyata terhadap diameter batang dan jumlah daun, sedangkan POC lamtoro berpengaruh nyata terhadap jumlah daun. Dosis biochar 200 g memberikan hasil terbaik dalam meningkatkan diameter batang dan kadar air nisbi tanpa efek negatif, sementara POC lamtoro efektif pada dosis rendah (≤100 ml). Kombinasi biochar 200 g dengan POC dosis rendah dapat meningkatkan retensi air dan ketersediaan hara, meskipun pupuk anorganik NPK 10 g/polybag masih memberikan hasil pertumbuhan terbaik.Kesimpulannya, penggunaan biochar dan POC daun lamtoro dengan dosis tepat dapat menjadi alternatif pupuk organik yang berkelanjutan untuk pembibitan kelapa sawit, mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia. Disarankan dosis optimal biochar sekitar 200 g/polybag dan POC daun lamtoro ≤100 ml, serta perlunya penelitian lanjutan untuk pengamatan jangka panjang.

 

Referensi

Cahyo, B. F. (2020). Pengaruh Pemberian POCDaun Lamtoro Dan Pupuk NPKMg (15:15:6:4) Terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Di Pre Nursery. Scholar, 1–60.

Hartatik, W., Husnain, & Widowati, L. R. W. (2015). Peranan pupuk organik dalam peningkatan produktivitas tanah dan tanaman. Jurnal Sumberdaya Lahan, 107–120.

Ismiasih, I., & Afroda, H. (2023). Faktor Penentu Produksi Kelapa Sawit Rakyat Di Provinsi Riau. Jurnal Penelitian Pertanian Terapan, 23(2), 211–218. https://doi.org/10.25181/jppt.v23i2.2726

Kurniawan, A., & Sari, D. (2019). Pengaruh POC Lamtoro Terhadap Pertumbuhan Tanaman. Jurnal Pertanian Dan Lingkungan, 12(3), 45–52.

Lehmann, J., & Joseph, S. (2015). Biochar for environmental management: An introduction. In Lehmann, J., & Rondon, M. (Eds.), Biochar for Environmental Management: Science and Technology, 1, 13–35.

Lehmann, J., & Rondon, M. (2006). Biochar soil management. Earthscan.

Nasution, H. H., Hanum, C., & Lahay, R. R. (2014). Pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) pada berbagai perbandingan media tanam sludge dan tandan kosong kelapa sawit (TKKS) di pre nursery. Jurnal Online Agroekoteknologi, 2(4), 12.

Prasetyo, B., & Sari, D. (2019). Pengaruh Pupuk Organik Cair dan Biochar terhadap Kapasitas Menahan Air Tanah. Jurnal Teknologi Dan Pengelolaan Tanah, 12(3), 210–218.

Pratiwi, R., & Wulandari, S. (2020). Efek Pupuk Organik Cair terhadap Pertumbuhan Tanaman. Jurnal Agribisnis Dan Teknologi, 8(2), 78–85.

Sari, D., & Nurhidayati, S. (2020). Pengaruh Bahan Organik terhadap Ketersediaan Air Tanah dan Pertumbuhan Tanaman. Jurnal Agribisnis Dan Teknologi, 9(1), 45–52.

Yahya, M., & Rahman, A. (2018). Pengaruh Biochar Terhadap Perbaikan Kondisi Tanah Asam. Jurnal Ilmu Tanah Dan Lingkungan, 10(2), 150–157.

Unduhan

Diterbitkan

2025-09-24

Cara Mengutip

Budianto , T. M., Wilisiani , F., & Avianto, Y. (2025). Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair Daun Lamtoro dan Biochar terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit di Main Nursery. AGROFORETECH, 3(3), 1599–1606. Diambil dari https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/2197

Terbitan

Bagian

Agroteknologi

Citation Check

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 > >>