Pengaruh Komposisi Media Tanam dan Volume Penyiraman POC terhadap Pertumbuhan Kelapa Sawit di Pre Nursery
Kata Kunci:
media tanam, Pupuk organik cair, pembibitanAbstrak
Penelitian ini adalah buat menganalisis efek hubungan antara komposisi media tanam dan aplikasi pupuk organik cair (POC) terhadap parameter pertumbuhan bibit kelapa sawit pada fase pra pembibitan. Penelitian eksperimental ini dilakukan di Kebun Pendidikan INSTIPER Yogyakarta, selama periode Agustus sampai Oktober 2023. Desain penelitian yang dipergunakan ialah Rancangan acak Lengkap (RAL) faktorial menggunakan 2 faktor primer: (1) komposisi media tanam yg terdiri asal tanah regosol murni, campuran tanah regosol serta sekam padi menggunakan rasio 1:1, dan rasio 2:1; serta (2) konsentrasi POC yang diaplikasikan, yaitu 0%, 10%, 20%, serta 30%. dengan demikian, ada 12 kombinasi perlakuan yg diuji pada 48unit percobaan. Analisis data dilakukan menggunakan metode ANOVA buat mengevaluasi efek primer serta interaksi antar faktor, diikuti dengan uji DMRT pada taraf signifikansi lima% buat membandingkan perbedaan antar perlakuan. yang akan terjadi penelitian menyampaikan bahwa tidak terdapat hubungan yg konkret antara komposisi media tanam serta konsentrasi POC terhadap parameter pertumbuhan bibit kelapa sawit. namun, komposisi media tanam terbukti mempunyai imbas signifikan terhadap jumlah daun dan bobot segar akar, dengan campuran tanah regosol dan sekam padi 1:1 memberikan hasil terbaik. perangkat lunak POC menggunakan konsentrasi 30% menyampaikan pengaruh signifikan terhadap bobot kering tunas, menggunakan nilai tertinggi tercatat sebanyak 0,82 g. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa meningkatkan secara optimal pertumbuhan bibit kelapa sawit dapat dicapai melalui pemilihan komposisi media tanam yg sempurna dan software POC menggunakan konsentrasi optimal.
Referensi
Bahri, S., Mulyani, C., & Alfarizi, S. (2017). Respon Bibit Kelapa Sawit (Elaeis gueneensis Jacq.) di Main Nursery pada Media Tanam Sub Soil terhadap Bahan Pembenah Tanah dan Pupuk Organik. Jurnal Agrosamudra, 4(1), 84–90.
Direktorat Jenderal Perkebunan. (2021). Data Statistik Perkebunan Kelapa Sawit Indonesia.
Gunawan, R., Astuti, Y. T. M., & Parwati, W. D. U. (2022). Respon Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit di Pre Nursery pada Aplikasi Pupuk Organik Cair Limbah Sayuran. Prosiding Seminar Nasional Instiper, 1(1), 65–78.
Irianti, A. T. P., Suyanto, A., & Johansyah. (2022). Pengaruh Pupuk Kandang Burung Puyuh dan Trichoderma sp . Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Manis ( Zea mays L .) Pada Tanah Aluvial di Polybag. Jurnal Agrosains, 15(15), 42–46.
Mulyarti, V. (2018). efek anugerah Kompos Sekam Padi menjadi adonan Media Tanam terhadap Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di termin Pre-Nursery. Jurnal Agrotek, 5(2), 122–130.
Putra, R. P. (2021). Manajemen Produksi Kelapa Sawit: Bibit Sawit, Main Nursery, POC Eceng Gondok. Manajemen Produksi Kelapa Sawit, 14(1), 1–13.
Prasetyo, Bilman W. Simanihuruk, dan Z. M. (2022). Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit ( Elaeis Guineensis Jacq .) Tahap Main Nursery Pada Berbagai Campuran Media Tanam. 1(1), 214–221.
Ramadhan, S., & Nasrul, B. (2022). Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) dengan Pemberian Pupuk NPK dan Kompos Sekam Padi pada Media Inceptisol. Agrotek: Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian, 6(1), 1–14.
Suwahyono. (2017). Pengaruh Pupuk Organik terhadap Pertumbuhan Tanaman. Jakarta: Penerbit Agroindustri.
Qur’ania, A., Karlitasari, L., Maryana, S., Sudrajat, C., & Zolla. (2023). Identifikasi Defisiensi Nutrisi pada Tanaman Cabai Menggunakan Support Vector Machine. Jurnal Komputer dan Informatika, 11(1), 62–67.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Citation Check
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 AGROFORETECH

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


