Pengujian Aplikasi Jamur Trichoderma sp. pada Bibit Acacia crassicarpa untuk Mengatasi Serangan Patogen Pythium myriotylum dan Rhizoctonia solani

Penulis

  • Agustinus Jonathan Winky Suharnyo Program Studi Kehutanan, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Karti Rahayu Kusumaningsih Program Studi Kehutanan, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Agus Prijono Program Studi Kehutanan, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia

Kata Kunci:

Agen Pengendali Hayati, Trichoderma sp, Insidensi, Pythium myriotylum, Rhizoctonia solani

Abstrak

Trichoderma sp. merupakan agen hayati yang berpotensi mengendalikan patogen pada tanaman Acacia crassicarpa. Jamur ini memiliki kemampuan antagonis terhadap berbagai patogen tular tanah, terutama pada jamur Pythium myriotylum dan Rhizoctonia solani yang masing-masing memiliki sifat yang agresif dan menjadi ancaman bagi ketahanan tanaman Acacia crassicarpa. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi jamur Trichoderma sp. terhadap ketahanan bibit Acacia crassicarpa terhadap serangan jamur Pythium myriotylum, dan Rhizoctonia solani. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan uji lanjut Least Significant Difference (LSD). Adapun jumlah perlakuan dalam penelitian ini terdiri dari 5 perlakuan dengan 5 aras, sebanyak 96 bibit Acacia crassicarpa dalam setiap aras, sehingga total tanaman sampel yang digunakan sebanyak 2400 tanaman. Parameter yang diamati dalam penelitian ini yaitu insidensi serangan jamur Pythium myriotylum, dan Rhizoctonia solani. Hasil penelitian menunjukkan aplikasi jamur Trichoderma sp. tidak berbeda nyata terhadap insidensi (tingkat kejadian) serangan jamur Pythium myriotylum dan Rhizoctonia solani. Pada perlakuan Trichoderma sp. padat dicampur di media tanam dan penyemprotan Trichoderma sp. cair minggu ke-2 dan minggu ke-4 menghasikan insidensi serangan jamur Pythium myriotylum lebih rendah dengan nilai sebesar 23,75%. Sedangkan pada insidensi serangan jamur Rhizoctonia solani, perlakuan Trichoderma sp. padat dicampur di media tanam dan Penyemprotan Trichoderma sp. cair minggu ke-2 menghasilkan nilai lebih rendah dengan nilai sebesar 0,42%.

Referensi

Achmad, Hadi, S., Herlinayana, E. N., & Setiawan, A. (1999). Patogenisitas Rhizoctonia solani pada Semai Pinus merkusii dan Acacia mangium Pathogenicity of Rhizoctonia solani on Pinus merkusii and Acacia mangium Seedlings. Manajemen Hutan Tropika. Journal of Tropical Forest Management, 5(1), 11–21.

Ali, M. A., Lou, Y., Hafeez, R., Li, X., Hossain, A., Xie, T., Lin, L., Li, B., Yin, Y., Yan, J., & An, Q. (2021). Functional Analysis and Genome Mining Reveal High Potential of Biocontrol and Plant Growth Promotion in Nodule-Inhabiting Bacteria Within Paenibacillus polymyxa Complex. Frontiers in Microbiology, 11. https://doi.org/10.3389/fmicb.2020.618601

Daly, P., Zhou, D., Shen, D., Chen, Y., Xue, T., Chen, S., Zhang, Q., Zhang, J., McGowan, J., Cai, F., Pang, G., Wang, N., Majid, T., Sheikh, M., Deng, S., Li, J., Soykam, H. O., Irem, K., Fitzpatrick, D. A., … Wei, L. (2022). Genome of Pythium myriotylum Uncovers an Extensive Arsenal. Microbiology Spectrum, 10(4), 1–26.

Djamhuri, E., Yuniarti, N., & Purwani, H. D. (2012). Viabilitas Benih dan Pertumbuhan Awal Bibit Akasia Krasikarpa (Acacia crassicarpa A. Cunn . Ex Benth.) dari Lima Sumber Benih di Indonesia. Jurnal Silvikultur Tropika, 03(03), 187–195.

Hamzah, P., Subandiyah, S., Wibowo, A., & Farhanah, A. (2021). Variabilitas morfologi Rhizoctonia solani Penyebab Penyakit Hawar Pelepah Padi di Sulawesi Selatan. Jurnal Agrisistem, 17(June), 40–45. https://doi.org/10.52625/j-agr.v17i1.192

Sarno, L., Oliveira, S., Jung, T., Milenković, I., Tarigan, M., Horta, M., David, P., Lumbangaol, M., Andriany, B., & Álvaro, S. (2021). Damping-off , root rot and wilting caused by Pythium myriotylum on Acacia crassicarpa in Sumatra, Indonesia. Forest Pathology (WILEY), January, 1–8. https://doi.org/10.1111/efp.12687

Susanna, S. (2020). Faktor Lingkungan dan Teknik Budi daya terhadap Epidemi Penyakit Mati Meranggas pada Pohon Pala di Aceh Selatan. Jurnal Fitopatologi Indonesia, 15(6), 213–220. https://doi.org/10.14692/jfi.15.6.213-220

Widiantini, F., Yulia, E., & Fiko, D. S. (2022). Penghambatan Pertumbuhan Rhizoctonia solani dan Penekanan Serangannya pada Perkecambahan Tanaman Padi oleh Bakteri Endofit Padi. Growth Inhibition of Rhizoctonia solani and Its Infection Inhibition on the Rice Seedling by Rice Endophytic Bacteri. Jurnal Fitopatologi Indonesia, 18, 75–84. https://doi.org/10.14692/jfi.18.2.

Woo, S. L., Ruocco, M., Vinale, F., Nigro, M., Marra, R., Lombardi, N., Pascale, A., Lanzuise, S., Manganiello, G., & Lorito, M. (2014). Trichoderma-based Products and their Widespread Use in Agriculture. The Open Mycology Journal, 8(1). https://doi.org/10.2174/1874437001408010071

Zhang, Y. Q., Zhang, S., Sun, M. L., Su, H. N., Li, H. Y., Kun-Liu, Zhang, Y. Z., Chen, X. L., Cao, H. Y., & Song, X. Y. (2022). Antibacterial activity of peptaibols from Trichoderma longibrachiatum SMF2 against gram-negative Xanthomonas oryzae pv. oryzae, the causal agent of bacterial leaf blight on rice. Frontiers in Microbiology, 13. https://doi.org/10.3389/fmicb.2022.1034779

Unduhan

Diterbitkan

2025-03-24

Cara Mengutip

Suharnyo, A. J. W., Kusumaningsih, K. R., & Prijono, A. (2025). Pengujian Aplikasi Jamur Trichoderma sp. pada Bibit Acacia crassicarpa untuk Mengatasi Serangan Patogen Pythium myriotylum dan Rhizoctonia solani. AGROFORETECH, 3(1), 642–646. Diambil dari https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/1802

Terbitan

Bagian

Kehutanan

Citation Check

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 4 5 6 > >>