Akurasi Self Assessment Audit, Self Assessment Harvesting Dan Sensus Terhadap Nilai Residual Wood Assessment (RWA)
Kata Kunci:
diameter, kayu, panjang, penilaian, volumeAbstrak
Dalam kegiatan pemanenan hasil hutan tanaman industri diperlukan hasil yang maksimal dan sesuai dengan target, maka dari itu perlu dilakukan kegiatan Residual Wood Assessment (RWA) yaitu kegiatan penilaian kayu yang tertinggal di lapangan yang bertujuan untuk mengetahui kualitas kerja dari Departement Harvesting. Penelitian ini menggunakan tiga metode sampling penilaian RWA yaitu Self Assessment Audit, Self Assessment Harvesting dan Sensus dengan parameter total limbah kayu yang meliputi Merchantable Wood, Stump Wood dan Waste Wood. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui total limbah kayu yang diukur pada tiga metode sampling dan mengetahui perbandingan total limbah kayu yang diukur dengan tiga metode sampling tersebut. Dari data penelitian yang didapatkan maka peneliti menggunakan Uji Paired-Samples T Test dan Uji One Sample T-test untuk menguji perbandingan hasil dari masing-masing metode sampling. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan Self Assessment Audit dan Self Assessment Harvesting yang dilakukan terdapat perbedaan atau pengaruh yang signifikan, kemudian dibandingkan dengan metode Sensus hasil analisis tidak terdapat perbedaan atau pengaruh signifikan. Kemudian rata-rata Self Assessment Audit dan Self Assessment Harvesting dibandingkan dengan Standar RWA hasil analisis menunjukkan tidak ada perbedaan atau pengaruh signifikan. Maka kesimpulan yang diambil adalah kegiatan Residual Wood Assessment (RWA) pada Self Assessment Audit dan Self Assessment Harvesting masih sesuai digunakan karena masih sesuai dengan standar yang ada
Referensi
Dewantara, I., & Yani, A. (2018). Analisis Angka Konversi Pengukuran Kayu Bulat Di Air Untuk Jenis Meranti (Shorea spp). 6.
Fadilla, A. R., & Wulandari, P. A. (2023). Literature Review Analisis Data Kualitatif: Tahap Pengumpulan Data. 1(3).
Jailani, M. S., & Saksitha, D. A. (t.t.). Tehnik Analisis Data Kuantitatif Dan Kualitatif Dalam Penelitian Ilmiah.
Nurba’id, A. R. C., Nafilah, Z., Magdalena, M., Nisyak, H. K., Lailatul, S., Mutmainah, R., Ghurri, A., Andriana, L. M., & Ningsih, A. W. (2024). Artikel Review: Penerapan Paired t-test pada Penelitian Farmasi. Jurnal Farmasi dan Farmakoinformatika, 2(2), 146–153. https://doi.org/10.35760/jff.2024.v2i2.10072
Ridho, A., Fahrudi Setiawan, A., & Vendyansyah, N. (2024). Klasifikasi Kualitas Kayu Dengan Metode K-Nearest Neighbors (Knn) Berbasis Website. JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika), 8(5), 8609–8617. https://doi.org/10.36040/jati.v8i5.10597
Santa Fermana, J., Sadjati, E., & Ikhwan, M. (2020). Analisis Biaya Pemanenan Dan Produktivitas Produksi Kayu Ekaliptus (Studi Kasus: Hphti Pt.Pspi Distrik Petapahan). Wahana Forestra: Jurnal Kehutanan, 14(2), 38–55. https://doi.org/10.31849/forestra.v14i2.3516
Suhartana, S., & Yuniawati, Y. (2020). Peningkatan Produktivitas Pemanenan Kayu Di Hutan Alam Melalui Kesesuaian Jumlah Pekerja. Jurnal Hutan Tropis, 8(2), 212. https://doi.org/10.20527/jht.v8i2.9051
Syarifah Nazia, Safrizal, & Muhammad Fuad. (2023). Peranan Statistical Quality Control (Sqc) Dalam Pengendalian Kualitas: Studi Literatur. Jurnal Mahasiswa Akuntansi Samudra, 4(3), 125–138. https://doi.org/10.33059/jmas.v4i3.8079
Triyono. (2017). Teknik Sampling Dalam Penelitian. INA-Rxiv. https://doi.org/10.31227/osf.io/dcq8u
Yuniawati, Y., & Margareth Tampubolon, R. (2021). Mengurangi keterbukaan hutan melalui teknik pemananenan kayu yang tepat di hutan alam. Jurnal Ilmu Lingkungan, 19(2), 373–382. https://doi.org/10.14710/jil.19.2.373-382
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Citation Check
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 AGROFORETECH

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


