Palatabilitas Pakan Rusa Timor (Rusa Timorensis) di Kawasan Taman Raya Bunder Kabupaten Gunung Kidul

Penulis

  • Bernardino Juliano Meot Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Rawana Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Nanda Satya Nugraha Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia

Kata Kunci:

Tahura, Rusa Timor, Penangkaran, Pakan, Palatabilitas

Abstrak

Taman Hutan Rakyat Bunder berada di Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta tepatnya di Kecamatan Playen dan Patuk. Rusa timor termasuk satwa yang dilindungi, maka dari itu dilakukan penangkaran di kawasan tahura bunder. Pemeliharaan satwa liar di penangkaran harus memperhatikan beberapa faktor salah satunya yaitu dengan memperhatikan ketersediaan pakan. Tujuan penelitian ini untuk dapat mengetahui jenis pakan dan mengkaji tingkat konsumsi dari pakan yang dapat diberikan kepada rusa timor yang ada di tahura bunder. Metode dalam penelitian ini dapat di gunakan dengan menggunakan perhitungan Palatabilitas pakan yang dilakukan dengan mencatat hasil perhitungan berat tiap pakan yang dikonsumsi Rusa timor (Rusa timorensis) untuk dapat mengetahui tingkat kesukaan terhadap pakan. Hasil dari penelitian ini menunjukan ada 5 jenis pakan yang diberikan ke satwa Rusa timor yaitu Rumput gajah, Lamtoro, Gamal, Jagung dan Polar. Pakan yang paling banyak dikonsumsi adalah Rumput gajah dan paling sedikit dikonsumsi adalah Lamtoro.

Referensi

Hedges, S., Duckworth, J. W., Timmins, R., Semiadi, G., & Dryden, G. (2015). Rusa timorensis, Javan Deer Rusa timorensis. The IUCN Red List of Threatened Species 2015: e.T41789A22156866. In The IUCN Red List of Threatened Species (p. 1).

Ilmu, J. (2012). Jurnal Ilmu Ternak dan Tanaman Bungkil Kelapa Bumber Medium Chainfattyacid Dalam. 2(2).

Kwatrina, R. T., Takandjandji, M., & Bismark, M. (2011). Ketersediaan Tumbuhan Pakan dan Daya Dukung Habitat Rusa timorensis de Blainville, 1822 di Kawasan Hutan Penelitian Dramaga. Buletin Plasma Nutfah, 17(2), 129–137.

Nurcholis, Muchlis, D., Salamony, S. M., & Lesik, M. M. N. N. (2019). Detection of palatability properties of deer (Cervus timorensis) against alternative feed. International Journal of Civil Engineering and Technology, 10(2), 2013–2018.

Nurhayati, I., Partaya, & Priyono, B. (2020). Kesesuaian Habitat Rusa Timor di PT. Taman Satwa Semarang. Life Science, 9(1), 52–61.

Permen LHK No 20. (2018). Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia No.P.20/MENLHK/SETJEN/KUM. 1/6/2018 Tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa Yang Dilindungi (pp. 1–24).

Rawana, Prijono, A., Alma, E., & Elindawati, D. (2016). Keanekaragaman Jenis Pakan Gajah. Jurna Hutan Tropika, XI(148), 252–263.

Riyadi, A., Yoza, D., & Somadona, S. (2021). Potensi dan Produksi Pakan Rusa Timor (Cervus timorensis) Di Kampus Universitas Riau. Jurnal Ilmu-Ilmu Kehutanan, 5(2), 8. https://doi.org/10.31258/jiik.5.2.8-15

Santosa, Y., Diah, A., & Agus, P. K. (2008). Pendugaan Model Pertumbuhan dan Penyebaran Spasial Populasi Rusa Timor (Cervus timorensis de Blainville, 1822) di Taman Nasional Alas Purwo Jawa Timur. Media Konservasi, 13(1), 1–7.

Semiadi, G. (2007). Pemanfaatan Satwa Liar dalam Rangka Konservasi dan Pemenuhan Gisi Masyarakat. Zoo Indonesia Jurnal Fauna Tropika, 16(2), 64–74.

Sita, V., & Aunurohim. (2013). Tingkah Laku Makan Rusa Sambar ( Cervus unicolor ) dalam Konservasi Ex-situ di Kebun Binatang Surabaya. JUrnal Sains Dan Seni Pomits, 2(1), 171–176.

Sumanto, Masy’ud, B., & Thohari, A. (2007). Disain penangakaran rusa timor (cervus timorensis de blainville) berdasarkan sistem deer farming di kampus IPB dramaga bogor.

Xavier, S., Harianto, S. P., & Dewi, B. S. (2018). Pengembangan penangkaran rusa timor (Cervus timorensis) di Taman Hutan Raya Wan Abdul Rachman Lampung. Jurnal Sylva Lestari, 6(2), 94–102.

Unduhan

Diterbitkan

2024-03-25

Cara Mengutip

Meot, B. J., Rawana, & Nugraha, N. S. (2024). Palatabilitas Pakan Rusa Timor (Rusa Timorensis) di Kawasan Taman Raya Bunder Kabupaten Gunung Kidul. AGROFORETECH, 2(1), 749–755. Diambil dari https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/1159

Terbitan

Bagian

Kehutanan

Citation Check

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 4 > >>