Perbandingan Efektivitas Waktu Fogging (Pest Control 9) terhadap Keberhasilan Pengendalian Hama Pachypeltis sp. Pada Tanaman Eucalyptus pellita Umur 24 Minggu

Penulis

  • Reynaldo Anggie Thigana Pasaribu Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Agus Prijono Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Karti Rahayu Kusumaningsih Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia

Kata Kunci:

Insidensi, Severitas, Waktu Fogging

Abstrak

Pengembangan kawasan HTI yang ditanami dengan Eucalyptus pellita masih terdapat kendala yang sering dihadapi, salah satunya yaitu gangguan Hama. Penelitian dilakukan di Estate Nagodang PT. Nusa Wana Raya, Provinsi Riau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pengaruh waktu fogging pada pagi hari, siang hari, dan sore hari terhadap penurunan insidensi (tingkat kejadian) dan penurunan severitas (tingkat keparahan) serangan hama Pachypeltis sp. Rancangan percobaan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok Lengkap dengan faktor perlakuan waktu fogging pada pagi hari, siang hari, dan sore hari. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis varians dan diuji lanjut menggunakan uji LSD (Least Significant Difference) apabila hasil analisis menunjukkan pengaruh nyata. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah penurunan insidensi (tingkat kejadian) dan penurunan severitas (tingkat keparahan) serangan hama Pachypeltis sp. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi interaksi waktu fogging dan waktu pengamatan terhadap penurunan insidensi dan penurunan severitas serangan hama Pachypeltis sp. pada Eucalyptus pellita umur 24 minggu. Perlakuan waktu fogging pada pagi hari memberikan hasil penurunan insidensi (tingkat kejadian) dan penurunan severitas (tingkat keparahan) serangan hama Pachypeltis sp. terbesar dibandingkan waktu fogging pada siang hari dan sore hari yaitu masing-masing 45,1% untuk penurunan insidensi dan 6,25% untuk penurunan severitas

Referensi

Anggraini, R., Khabibi, J., & Tamin, R. P. (2019). Karakteristik Minyak Atsiri Eucalyptus dari 3 Klon Pohon Eucalyptus pellita F. Muell. Jurnal Silva Tropika, 3(1), 71–83.

Butar-butar, & Mas’ud. (1995). Studi pendahuluan riap rata-rata tahunan dan riap berjalan tahunan tanaman Eucalyptus urophylla umur 4 tahun dan 6 tahun di Aek Nauli, Sumatera Utara. Buletin Penelitian Kehutanan, 11 (2).

Development, L. and. (2022). Pest Control Module.

Direktorat Perlindungan Tanaman. (2000). Pedoman Pengamatan dan Pelaporan Perlindungan Tanaman Pangan. Direktorat Jendral Produksi Tanaman Pangan.

Gumilang, A., Triwidodo, H., & Wiyono, S. (2018). Hama dan Penyakit Tanaman Poh-pohan (Pilea trinervia) di Kebun Petani di Bogor. Horticulturae Journal, 2(1).

Haneda, N. F., & Suheri, M. (2018). Hama Mangrove di Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya, West Kalimantan. Journal of Tropical Silviculture, 9(1), 16–23.

Leksono, B. (2010). Efisiensi seleksi awal pada Kebun Benih Semai Eucalyptus Pellita. Jurnal Penelitian Hutan Tanaman, 7,(1), 1–13.

Pratama, I. E., Santjaka, A., & Widyanto, A. (2016). Kohort Evaluasi Nyamuk Dewasa Setelah Pelaksanaan Fogging Focus Di Desa Sidamulih Kecamatan Rawalo Kabupaten Banyumas Tahun 2016. In Jurusan Kesehatan Lingkungan. Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang.

Senewe, R. E., Triwidodo, H., Pudjianto, N., Rauf, A., & Pesireron, M. (2019). Gejala dan Intensitas Serangan Serangga Fitofagus pada Sagu [The Symptoms and Intensity Attacks of Phytophagous Insects on Sago]. Buletin Palma, 20(1), 57. https://doi.org/10.21082/bp.v20n1.2019.57-68

Sutiharni, Chairiyah, N., Wahyuni, S., Wilyus, Afifah, L., Nurmaisah, Sutiharni, Azis, S., Syafutra, R., & Hayata. (2023). Hama Utama Tanaman Perkebunan (A. Meilin (ed.)). Yayasan Penerbit Muhammad Zaini.

Unduhan

Diterbitkan

2024-03-25

Cara Mengutip

Pasaribu, R. A. T., Prijono, A., & Kusumaningsih, K. R. (2024). Perbandingan Efektivitas Waktu Fogging (Pest Control 9) terhadap Keberhasilan Pengendalian Hama Pachypeltis sp. Pada Tanaman Eucalyptus pellita Umur 24 Minggu. AGROFORETECH, 2(1), 618–625. Diambil dari https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/1155

Terbitan

Bagian

Kehutanan

Citation Check

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 4 5 6 > >>