Respon Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit terhadap Pemberian Hidrogel Non Komposit dan Bakteri Fotosintesis

Penulis

  • Edsa Khairun Nufus Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta , Indonesia
  • Yovi Avianto Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta , Indonesia
  • Herry Wirianata Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta , Indonesia

Kata Kunci:

Bibit kelapa sawit pre nursery, Hidrogel, bakteri endofit, Rhodopseudomonas palustris

Abstrak

 Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi respons pre nursery bibit kelapa sawit terhadap aplikasi hidrogel dan bakteri fotosintesis. Pelaksanaan penelitian dilakukan di Kebun Pendidikan dan Penelitian (KP2) Sopalan, Desa Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada bulan Mei hingga Juli 2026. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor perlakuan. Faktor pertama adalah hidrogel yang terdiri atas empat taraf, yaitu tanpa hidrogel (0 g), hidrogel 0,6 g, 0,8 g, dan 1,0 g. Faktor kedua adalah bakteri fotosintesis dengan empat taraf perlakuan, yaitu bakteri fotosintesis, kontrol, 10 mL, 15 mL, dan 20 mL. Dengan demikian diperoleh 16 kombinasi perlakuan, dan setiap kombinasi diulang sebanyak 4 kali. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan sidik ragam pada taraf signifikansi 5%. Apabila terdapat perbedaan nyata, maka dilakukan uji lanjut Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Parameter yang diamati meliputi kadar lengas tanah, kadar air nisbi, skor kehijauan daun, diameter batang, jumlah daun, tinggi tanaman, panjang akar total, bobot segar akar, bobot kering akar, bobot kering tajuk, bobot segar tajuk, serta luas daun total. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara hidrogel dan bakteri fotosintesis tidak memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap seluruh parameter yang diamati. Hal ini diduga karena kondisi ketersediaan air pada media belum menjadi faktor pembatas, sehingga kebutuhan air bibit masih tercukupi. Selain itu, kebutuhan nutrisi tanaman kemungkinan juga masih berada pada tingkat yang memadai, sehingga kontribusi masing-masing perlakuan tidak menunjukkan efek saling memperkuat terhadap pertumbuhan dan fisiologi bibit kelapa sawit. Secara mekanistik, hidrogel dan bakteri fotosintesis bekerja melalui jalur yang berbeda: hidrogel lebih berperan dalam meningkatkan retensi air dan ketersediaan air bagi tanaman, sedangkan bakteri fotosintesis lebih berperan dalam membantu proses biologis yang berkaitan dengan ketersediaan nutrisi dan aktivitas fisiologis tanaman. Dengan mempertimbangkan perbedaan mekanisme tersebut, respon yang muncul pada rentang dosis yang digunakan kemungkinan belum cukup besar untuk menghasilkan perbedaan yang terdeteksi secara statistik maupun interaksi yang sinergis

Referensi

Adnan, I. S., Utoyo, B., & Kusumastuti, A. (2015). Pengaruh Pupuk NPK dan Pupuk Organik terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Main Nursery. Jurnal Agro Industri Perkebunan, 3(2), 69–81. https://jurnal.polinela.ac.id/index.php/AIP/article/view/20/19

Andesmora, E. V., Hamim, Sulistijorini, Muttaqin, M., & Triadiati. (2025). Drought-Induced Morphophysiological and Metabolite Changes in Oil Palm Seedlings from Jambi, Indonesia. HAYATI Journal of Biosciences, 32(2), 537–546. https://doi.org/10.4308/hjb.32.2.537-546

Ariyanti, M., Alvi, B., & Maxiselly, Y. (2018). Pemanfaatan beberapa jenis urin ternak sebagai pupuk organik cair dengan konsentrasi yang berbeda pada tanaman kelapa sawit (elaeis guineensis jacq.) di pembibitan utama. Jurnal Kultivasi, 17(2), 622–627. https://www.researchgate.net/publication/339650338

Astuti, Y. M., Hartati, R. M., & Triwaluyo, T. (2021). Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit Pre Nursery dengan Modifikasi Nutrisi dan Berbagai Macam Media Tumbuh pada Sistem Hidroponik. AGROISTA Jurnal Agroteknologi, 3(1), 89–92. https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/AGI/article/view/51

Badan Pusat Statistik Indonesia. (2024). Statistik Kelapa Sawit Indonesia. In Badan Pusat Statistik (Vol.17). https://www.bps.go.id/id/publication/2025/02/28/8cfe1a589ad3693396d3db9f/statistik-indonesia-2025.html

Barokah, M., Dewi, F. L. S., & Rahmawati, A. (2024). Dampak Keseimbangan Air terhadap Pertumbuhan Tanaman Kelapa Sawit ( Elaeis guineensis ). Journal of Agriculture and Technology, 2(01), 48–54. https://journal.eduartpia.id/index.php/agritechpedia/article/download/83/33/438

Handayani, T. S., Rahmadina, & Selvia, I. N. (2025). The Influence of PSB Application on the Growth of Aloe vera in a Verticulture Cultivation System. Jurnal Biologi Tropis, 25(3), 2846–2853. https://doi.org/10.29303/jbt.v25i3.9538

Indriyani, N., Ratnawati, & Wardhani, D. H. (2023). Sintesa dan pemanfaatan hidrogel: review. Inovasi Teknik Kimia., 8(4), 1. https://publikasiilmiah.unwahas.ac.id/index.php/inteka/article/view/9073

Indriyati, L. T., Purwakusuma, W., & Ichwani, S. (2021). Resistance of Sunflower (Helianthus Annuus L.) on Water Stress by Application of Hydrogel and Watering Time in Regosol. Jurnal Ilmu Tanah Dan Lingkungan, 23(2), 72–77. https://journal.ipb.ac.id/index.php/jtanah/article/view/37043

Laoli, A. B., Suryanti, S., & Rusmarini, U. K. (2023). Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit Pre-nursery Pada Kondisi Cekaman Kekeringan Dengan Aplikasi Abu Janjang Kosong Dan Beberapa Jenis Tanah. Jurnal Pengelolaan Perkebunan, 4(1), 16–22. https://ojs.polteklpp.ac.id/index.php/JPP/article/view/28.

Martha, K. H., Ardian, & Khoiri, M. A. (2015). Penggunaan bahan penyimpanan air dan volume pemberian air terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaeis guineensisJacq.) di main nursery. Jom Faperta Vol 2 No 2 Oktober 2015, 2(2), 1–15. https://www.neliti.com/publications/202358

Najihah, T. S., Ibrahim, M. H., Razak, A. A., Nulit, R., & Wahab, P. E. M. (2019). Effects of water stress on the growth, physiology and biochemical properties of oil palm seedlings. AIMS Agriculture and Food, 4(4), 854–868. https://doi.org/10.3934/agrfood.2019.4.854

Nugroho, M. S., Prijono, S., & Sudiana, I. M. (2018). Effect of Hydrogel and Compost Application on Water Retention and Growth of Sorgum on an Ultisol. Jurnal Tanah Dan Sumberdaya Lahan, 5(1), 2549–9793. http://jtsl.ub.ac.id801

Simangunsong, Y. J., & Sakiah. (2026). Efisiensi penyiraman dan kelembapan media bibit mucuna bracteata melalui penambahan kristal hidrogel. Jurnal Agro Industri Perkebunan, 14(2), 133–142. https://jurnal.polinela.ac.id/index.php/AIP/article/view/4927

Sundar, L. S., Yen, K. S., Chang, Y. T., & Chao, Y. Y. (2024). Utilization of Rhodopseudomonas palustris in Crop Rotation Practice Boosts Rice Productivity and Soil Nutrient Dynamics. Agriculture (Switzerland), 14(5), 6 of 26. https://doi.org/10.3390/agriculture14050758

Suriadikusumah, A. (2014). Pengaruh Aplikasi Hidrogel Terhadap Beberapa Tanah Karakteristik. Jurnal Teknotan, 8(1), 1144–1149. https://jurnal.unpad.ac.id/teknotan/article/view/4148

Sutejo, H., Napitupulu, M., Rahmi, A., Syahfari, H., Jannah, N., Sujalu, A. P., Astuti, P., Sherina, Annisa Bella Kemnyien, M., Kustiwi, W., & Suhebi, Y. (2025). Pelatihan Pembuatan Dan Aplikasi Fotosintesis Bakteria (Psb) Pada Komoditi Padi Sawah Di Kelompok Tani Panca Kelurahan Lempake Kecamatan Samarinda Utara. Jurnal Abdimas Untag Samarinda, 3(1), 33–44.

Teng, B., Wu, J., Zhong, Y., Cai, L., Qi, P., & Luo, Z. (2024). Enhancing Drought Tolerance in Barley through the Application of Watermelon Rind Hydrogels: A Novel Approach to Sustainable Agriculture. Agronomy, 14(10). https://doi.org/10.3390/agronomy14102329

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-29

Cara Mengutip

Nufus, E. K., Avianto, Y., & Wirianata, H. (2026). Respon Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit terhadap Pemberian Hidrogel Non Komposit dan Bakteri Fotosintesis. AGROFORETECH, 4(3), 1192–1199. Diambil dari https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/2850

Terbitan

Bagian

Agroteknologi

Citation Check

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

<< < 1 2 3 4 5 6 > >>