Dampak Pemberian Pupuk Organik dan NPK terhadap Serapan Nitrogen di Pembibitan Kelapa Sawit Main nursery

Penulis

  • Muhammad Rafif Irsyad Program Studi Agroteknologi: Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Enny Rahayu Program Studi Agroteknologi: Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Herry Wirianata Program Studi Agroteknologi: Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia

Kata Kunci:

pupuk organik, pupuk kandang sapi, serapan nitrogen

Abstrak

Pupuk organik merupakan jenis pupuk yang berasal dari sisa-sisa organisme, baik dari hewan maupun tumbuhan, yang telah melalui proses dekomposisi secara alami atau dengan bantuan mikroorganisme. Tujuan penelitian iini Adalah untuk mengetahui pengaruh berbagai jenis Dosis terhadap serapan nitrogen dan pertumbuhan bibit kelapa sawit pada tahap main nursery. Penelitian ini dilaksanakan dikebun pendidikan dan penelitian (KP2 Instiper) Jl. Nangka II, Maguwoharjo, Depok, Sleman Yogyakarta. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 06 Maret 2026 sampai dengan tanggal 06 Juni 2026. Penelitian ini disusun mengunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor perlakuan. Faktor pertama adalah pemberian pupuk Organik yang terdiri dari  tiga jenis, yaitu : PKS (pupuk kotoran sapi), PKK (pupuk kotoran kambing) dan PHD (pupuk hijau daun) dan Faktor kedua adalah pemberian Dosis Pupuk Organik yang terdiri dari 4 aras dosis, yaitu : PO 1 (1:1), PO 2 (1:2), PO2 (1:3) dan  P0 (kontrol 25g.) Dari kedua faktor tersebut  diperoleh 3 x 4 = 12 kombinasi perlakuan, setiap kombinasi  perlakuan diulang sebanyak 3 kali. sehingga jumlah tanaman yang diperlukan sebanyak 12 x 3 = 36 tanaman. Analisis data menggunakan ANOVA dengan α = 5%. Bila hasil menunjukkan perbedaan signifikan, analisis dilanjutkan dengan uji DMRT pada taraf 5%. Hasil menunjukkan tidak ada interaski nyata namun Pemberian berbagai macam pupuk organik berpengaruh nyata terhadap serapan nitrogen serta sebagian besar parameter pertumbuhan bibit kelapa sawit di main nursery. Pupuk kandang dari kambing (PKK) menghasilkan performa paling baik bila dibandingkan dengan pupuk hijau berbahan daun (PHD) meskipun pada beberapa parameter pupuk kandang kambing (PKK) tidak terdapat perbedaan signifikan dengan pupuk kandang sapi (PKS), dan dosis pupuk organik berpengaruh nyata terhadap beberapa aspek pertumbuhan, terutama pada berat segar akar, meskipun tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan pada sebagian besar parameter lainnya. Dosis 1:2 menunjukkan kecenderungan memberikan hasil terbaik.

Referensi

Ekawati, R., & Romadhoni, A. (2023). Aplikasi pupuk organik vermikompos sebagai komposisi media tanam pada pertumbuhan bibit kelapa sawit di pre-nursery. AGROLOGIA: Jurnal Ilmu Budidaya Tanaman, 12(2), 131-140.

Ginting, E. N., & Putri Pane, R. D. (2023). Boron – hara mikro esensial untuk tanaman kelapa sawit. Warta Pusat Penelitian Kelapa Sawit, 28(2), 71–84.

Havlin, J. L., Tisdale, S. L., Nelson, W. L., & Beaton, J. D. (2014). Soil fertility and fertilizers: An introduction to nutrient management (8th ed.). Pearson.

Hazra, F., Istiqomah, F. N., & Fadilla, A. N. (2023). Potensi Fumyco (Fungi Mikoriza Arbuskula) dalam meningkatkan pertumbuhan kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di pembibitan. Jurnal Penelitian Kelapa Sawit, 31(3), 153–162.

Irfan, Rasdiansyah, & Munadi, M. (2017). Kualitas bokasi dari kotoran berbagai jenis hewan. Jurnal Teknologi dan Industri Pertanian Indonesia, 9(1), 23–27.

Kurniasari, R., Suwarto, & Sulistyono, E. (2023). Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Sorgum (Sorghum bicolor (L.) Moench) Varietas Numbu dengan Pemupukan Organik yang Berbeda. Buletin Agrohorti, 11(1), 69-78.

Lestari, R. H., Amaliah, R., Juanda, & Jusri. (2023). Kualitas pupuk organik feses ternak kombinasi limbah buah untuk mendukung pertumbuhan rumput gajah. Jurnal Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan, 21(3), 194–200. https://doi.org/10.29244/jintp.21.3.194-200.

Munir, M., & Swasono, M. A. H. (2013). Potensi pupuk hijau organik (daun trembesi, daun paitan, daun lantoro) sebagai unsur kestabilan kesuburan tanah. Agromix, 3(2), 1–17.

Purnamasari, M., Nisa, F., & Pohan, M. S. A. (2025). Ekstraksi dan penentuan gugus fungsi asam humat dari kotoran sapi peternakan Yayasan Sasmita Jaya Serang. Jurnal Crystal: Publikasi Penelitian Kimia dan Terapannya, 7(1), 40–45.

Zahrah, S., Kustiawan, N., Mulyani, S., & Fikri, B. A. (2024). Uji aplikasi pupuk organik kasgot dan NPK 16:16:16 terhadap pertumbuhan serta produksi tanaman okra (Abelmoschus esculentus L. Moenc). Vegetalika, 13(4), 330–347.

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-29

Cara Mengutip

Rafif Irsyad, M., Rahayu, E., & Wirianata, H. (2026). Dampak Pemberian Pupuk Organik dan NPK terhadap Serapan Nitrogen di Pembibitan Kelapa Sawit Main nursery. AGROFORETECH, 4(3), 1111–1117. Diambil dari https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/2828

Terbitan

Bagian

Agroteknologi

Citation Check

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

<< < 2 3 4 5 6 7 8 9 > >>