Analisis Pengaruh Variasi Curah Hujan Bulanan dan Perbedaan Topografi terhadap Produksi Kelapa Sawit Usia Tua di Perkebunan Kelapa Sawit
Kata Kunci:
curah hujan, kelapa sawit, produksi, topografi datar, topografi bergelombangAbstrak
Curah hujan merupakan salah satu faktor iklim yang berperan penting dalam mendukung pertumbuhan dan produksi kelapa sawit, terutama dalam memenuhi kebutuhan air tanaman. Selain curah hujan, kondisi topografi lahan dapat mempengaruhi kondisi lingkungan tumbuh dan produksi kelapa sawit, khususnya pada tanaman usia tua. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi curah hujan dan perbedaan topografi terhadap produksi kelapa sawit usia tua. Penelitian ini dilaksanakan diperkebunan kelapa sawit yang terletak di Kabupaten Asahan, Kecamatan Aek Ledong, Sumatera Utara. Pengambilan sampel penelitian dilakukan pada maret hingga April 2026. Penelitian menggunakan metode survei lapangan dan pendukung pengelolaan kebun kelapa sawit dengan topografi datar dan bergelombang. Data diuji menggunakan uji analisis korelasi antara curah hujan dan produksi kelapa sawit, regresi linier sederhana melihat apakah curah hujan berpengaruh untuk 0-2 tahun kedepan, uji t membandingkan rerata pada topografi lahan datar dan bergelombang, dan regresi linier berganda apakah ada pengaruh produksi terhadap curah hujan dan topografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan curah hujan dengan produksi cenderung positif pada topografi datar dan negatif pada topografi bergelombang, namun hubungan keduanya tergolong lemah. Produksi rata-rata pada topografi datar dan topografi bergelombang tidak berbeda nyata. Regresi linier berganda menunjukkan antara faktor curah hujan dengan topografi terhadap produksi bahwa curah secara simultan tidak berpengaruh nyata terhadap produksi Y=22,952 +0,00115X1−0,34X2. Hal ini menunjukkan bahwa variasi produksi kelapa sawit pada tanaman usia tua diduga lebih banyak dipengaruhi oleh faktor lain diluar curah hujan dan topografi.
Referensi
Alatas, A. (2015). Trend Produksi dan Ekspor Minyak Sawit (CPO) Indonesia. AGRARIS: Journal of Agribusiness and Rural Development Research, 1(2), 114–124. https://doi.org/10.18196/agr.1215
Aziza, H., Marani, E. N., Wartomo, & Ngapiyatun, S. (2023). Analisis Kualitas Buah dan Losses Berondolan Kelapa Sawit pada Topografi Berbeda di PT. Tritunggal Sentra Buana. Buletin Loupe, 19(01), 42–50.
Corley, R. H. V., & Tinker, P. B. (2015). The Oil Palm (1 ed.). Wiley. https://doi.org/10.1002/9781118953297
Fikri, A., Hastuti, P. B., & Firmansyah, E. (2023). Pengaruh Topografi terhadap Produktivitas Tanaman Kelapa Sawit pada Panen Perdana. Jurnal Agroforetech, 1, 1358–1367.
Kafrawi, K., Hesti, N., Syatrawati, S., Rahim, I., & Kumalawati, Z. (2023). Tingkat Pertumbuhan dan Produksi Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) pada Berbagai Topografi Lahan. Jurnal Galung Tropika, 12(2), 203–212. https://doi.org/10.31850/jgt.v12i2.1109
Megayanti, L., Zurhalena, Z., Junedi, H., & Fuadi, N. A. (2022). Kajian Beberapa Sifat Fisika Tanah yang Ditanami Kelapa Sawit pada Umur dan Kelerengan yang Berbeda (Studi Kasus Perkebunan Sawit Kelurahan Simpang Tuan, Kecamatan Mendahara Ulu,Tanjung Jabung Timur). Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan, 9(2), 413–420. https://doi.org/10.21776/ub.jtsl.2022.009.2.22
Miskana, Suliansyah, I., & Edwin. (2022). Hubungan Kelerengan Lahan terhadap Produksi Tandan Buah Jaya Kabupaten Sijunjung Relationship Of Land Slope To The Production Of Oil Palm Fresh Fruit Fruits At Pt. Bina Pratama Sakato Jaya , Sijunjung Regency. Jurnal Riset Perkebunan, 3(1), 27–37.
Paterson, R. R. M., Kumar, L., Taylor, S., & Lima, N. (2015). Future climate effects on suitability for growth of oil palms in Malaysia and Indonesia. Scientific Reports, 5(1), 14457. https://doi.org/10.1038/srep14457
Pradiko, I., Hariyadi, H., & June, T. (2023). Quantification of Climate Factors Contributing to Variation of Oil Palm Yield. Jurnal Penelitian Kelapa Sawit, 31(2), 108–123. https://doi.org/10.22302/iopri.jur.jpks.v31i2.222
Pratama, T. P. E., Supardi, Prihadita, W. P., Yuliatama, V. P., Ramadhani, S. P., Safitri, W., & Syifa, H. N. (2020). Analisis Index Overlay Untuk Pemetaan Kawasan Berpotensi Banjir di Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan. Jurnal Geosains dan Remote Sensing, 1(1), 52–64. https://doi.org/10.23960/jgrs.2020.v1i1.26
Rianjes, A., Yuniasih, B., & Suryanti, S. (2023). Pengaruh Curah Hujan terhadap Produksi Tanaman Kelapa Sawit di Kebun Kalianta Dua PT. Padasa Enam Utama pada Berbagai Umur Tanaman. jurnal agroforetech, 1(3), 1–8.
Widiatningrum, T., Wisika, S. D., & Amelia, D. R. (2022). Ekofisiologi Tumbuhan sebagai Bagian dari Pertanian Berkelanjutan. Jurnal Ekonomi, 35–48
Windari, G. A., & Sudarti, (2024). Mekanisme Terjadinya Hujan dan Pengaruhnya Terhadap Lingkungan. Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL, 8(2), 11–20.
Woittiez, L. S., Van Wijk, M. T., Slingerland, M., Van Noordwijk, M., & Giller, K. E. (2017). Yield gaps in oil palm: A quantitative review of contributing factors. European Journal of Agronomy, 83, 57–77. https://doi.org/10.1016/j.eja.2016.11.002
Yonanda, S., Rahayu, E., & Andayani, N. (2024). Produktivitas Tanaman Kelapa Sawit ( Elaeis Guineensis Jacq ) pada Topografi Berbeda di Estate BKCE PT. Bumitama Agro (BGA). Jurnal Agroforetech, 2, 1–8.
.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Citation Check
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 AGROFORETECH

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


