Peran Stakeholder terhadap Pengembangan Potensi Bunga Mawar di Desa Cluntang Kecamatan Musuk Kabupaten Boyolali

Penulis

  • Aulia Afifah Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Siwi Istiana Dinarti Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Sofia Rahmawati Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia

Kata Kunci:

Peran Stakeholder, Bunga Mawar, Pengembangan Potensi

Abstrak

Bunga mawar merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi tinggi serta potensi untuk dikembangkan melalui berbagai bentuk usaha agribisnis. Desa Cluntang, Kecamatan Musuk, Kabupaten Boyolali merupakan salah satu sentra produksi bunga mawar di Jawa Tengah yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Namun demikian, pengembangan potensi tersebut masih menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan akses pasar, rendahnya diversifikasi produk, serta kurangnya inovasi dalam pengolahan hasil. Oleh karena itu, peran stakeholder menjadi penting dalam mendukung pengembangan potensi bunga mawar secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui program yang diberikan oleh stakeholder serta menganalisis peran stakeholder dalam pengembangan potensi bunga mawar di Desa Cluntang, Kecamatan Musuk, Kabupaten Boyolali. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara purposive sampling, sedangkan penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis data Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stakeholder berperan melalui berbagai program seperti pendampingan kelompok tani, pelatihan pengembangan kapasitas, bantuan sarana dan prasarana produksi, dukungan pemasaran melalui pameran dan bazar, serta fasilitasi koordinasi antar lembaga. Peran stakeholder dalam pengembangan potensi bunga mawar meliputi Dinas Pertanian sebagai pembina teknis, Dinas UMKM dalam pengembangan usaha dan pemasaran, pemerintah desa sebagai fasilitator dan koordinator, serta petani sebagai pelaku utama dalam kegiatan budidaya dan produksi. Sinergi antar stakeholder tersebut menjadi faktor penting dalam mendukung pengembangan potensi bunga mawar secara berkelanjutan.

Referensi

Astuti, R. P., & Nugroho, R. A. (2020). Peran Stakeholder dalam Pengembangan Usaha Tani Holtikultura Berbasis Komunitas. Jurnal Agribisnis Dan Pengembangan Masyarakat, 5(1), 112–120.

Dewi, R. (2025). Peran Penyuluh Pertanian Dalam Pengembangan Kelompok Tani Padi Sawah Di Kecamatan Sekampung Dan Kecamatan Batanghari Kabupaten Lampung Timur.

Edy, S., Zarliani, W. O. Al, Basir, M. A., & Pattiha, M. (2024). Kolaborasi Stakeholder Dalam Pengembangan Kapasitas Usaha Dalam Memaksimalkan Potensi Petani Nenas. Jurnal Pengabdia Masyarakat Sabangka, 03(01), 12–20.

Hidayati, F., Rahmat Syahni, Suliansyah, I., & Tanjung, H. B. (2025). Adopsi Inovasi Teknology Pertanian Di Indonesia: Tantangan Dan Alternatif Solusi. 12(1), 329–348.

Huda, N., Wibowo, A., & Winarno, J. (2021). Pengembangan Kapasitas Kelompok Tani dalam Penerapan Pertanian Terpadu di Nglebak , Karanganyar. 2(2), 143–154.

Ladunni, F. T., Kurniawati, F., & Dinarti, S. I. (2025). Pemberdayaan Kelompok Tani Kelapa Sawit di Desa Suka Maju Kecamatan Tapung Hilir Kabupaten Kampar Provinsi Riau. 3, 319–325.

Nurdiansyah, D., Fauziah, R., Hambali, M. R., Ni’mah, F., & Fawaiq, M. J. (2023). Pelatihan Pengolahan Mawar sebagai Produk Makanan di Desa Kalangan Kabupaten Bojonegoro. 12(2), 735–742.

Purnamasari, A. M., & Sukmana, H. (2025). Peran Pemerintah Desa Dalam Pengembangan Pertanian Di Desa Wilayut. 4(2), 601–622.

Putri, N. D., & Sari, M. Y. (2022). Kebijakan Pemerintah dalam Meningkatkan Daya Saing Produk Hortikultura Lokal. Jurnal Kebijakan Dan Inovasi Pembangunan, 3(1), 88–96.

Sukmayanto, M. (2021). Kapasitas Petani dan Produktivitas Padi Sawah Di Kabupaten Lampung Tengah.

Sulistyorini, A., & Utomo, R. B. (2023). Peningkatan Kapasitas Melalui Pelatihan Manajemen Persediaan Pada Ukm Putri Mawar Desa Cluntang Kecamatan Musuk Kabupaten Boyolali. 4(2), 2766–2771.

Wibowo, A. (2023). Analisis Peran Lembaga Dan Model Kelembagaan Pada Sistem Agribisnis Hortikultura Sayuran Semusim Di Kelurahan Kampung Enam.

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-31

Cara Mengutip

Afifah, A., Dinarti, S. I., & Rahmawati, S. (2026). Peran Stakeholder terhadap Pengembangan Potensi Bunga Mawar di Desa Cluntang Kecamatan Musuk Kabupaten Boyolali. AGROFORETECH, 4(1), 424–437. Diambil dari https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/2451

Terbitan

Bagian

Agribisnis

Citation Check

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 > >>