Respon Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit di Main Nursery terhadap Pemberian Dolomit dan Limbah Solid pada Tanah Masam

Penulis

  • Kholik Santoso Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Sri Manu Rohmiyati Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Retni Mardu Hartati Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia

Kata Kunci:

Pupuk Dolomit, Limbah Solid, Tanah Latosol, Main Nursery

Abstrak

Penelitian tentang pengaruh dosis dolomit dan limbah solid serta timbal bailknya terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di Main nursery. Media yang digunakan adalah tanah latosol, yang secara alami memiliki kadar hara makro rendah akibat pencucian intensif. Selain itu, tingginya kandungan aluminium dan besi pada tanah ini sering kali mengikat fosfor (fiksasi P), sehingga mengakibatkan rendahnya efektivitas aplikasi pupuk fosfor bagi tanaman. pH tanah latosol berada pada kisaran 4-5, maka diperlukan asupan hara yang mengandung kalsium dan magnesium (dolomit). Dolomit bertujuan menurunkan kemasaman (pH) sekaligus menekan kelarutan logam mikro, sehingga ketersediaan unsur hara makro seperti fosfor bagi tanaman meningkat. Penggunaan limbah solid sebagai material organik menjadi sumber hara sekaligus pembenah tanah untuk pertumbuhan bibit kelapa sawit. Eksperimen ini bertempat di Kebun Pendidikan dan Penelitian (KP2), Dusun Sempu, Sleman, Yogyakarta, mulai September hingga Desember 2025. Metodologi yang diterapkan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang melibatkan dua variabel: dosis dolomit (20, 25, dan 30 g/polybag) serta dosis limbah solid (0, 20, 25, 33, dan 50% volume). Dengan 15 kombinasi perlakuan dan 3 ulangan, total sampel yang digunakan mencapai 45 tanaman. Tanah latosol diambil dari kedalaman 20 cm di wilayah Patuk, Gunung Kidul. Data dianalisis melalui sidik ragam pada tingkat kepercayaan 5%. Temuan penelitian ini tidak ada interaksi signifikan antar dosis limbah solid dan dosis dolomit terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit main nursery.

Referensi

Aritonang, R. S. 2023. Pengaruh Aplikasi Dolomit dan Pupuk Kandang Ayam terhadap Pertumbuhan dan Produksi Kacang Panjang (Vigna sinensis L.) pada Tanah Ultisol. Skripsi Universitas Medan Area 1-79. Medan, Sumatra Utara.

Kementerian Pertanian. 2024. Statistik Perkebunan 2023-2025. Sekretariat Direktorat Jenderal Perkebunan 1–1080.

Koto, M, S., I. Zulfida dan D. S. Dewi. 2023. Pengaruh Pemberian Dolomit dan Pupuk NPK terhadap Pertumbuhan dan Produksi Jagung Manis (Zea mays Saccharata Sturt.). Jurnal Agroplasma 10(2):689–96.

Ramadhan, M., A. S. Hanafiah dan G. Hardy. 2018. Respon Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) terhadap Pemberian Dolomit, Pupuk dan Bakteri Pereduksi Sulfat pada Tanah Sulfat Masam di Rumah Kaca. Jurnal Agroekoteknologi FP USU 6(3):432–441.

Saptiningsih, E. dan S. Haryanti. 2015. Kandungan Selulosa dan Lignin Berbagai Sumber Bahan Organik setelah Dekomposisi pada Tanah Latosol. Buletin Anatomi dan Fisiologi 23(2):34–42.

Sarman, E, Indraswari dan A. Husni. 2021. Respons Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) terhadap Decanter Solid dan Pupuk Phospor di Pembibitan Utama. Jurnal Media Pertanian 6(1):14. doi: 10.33087/jagro.v6i1.110.

Sugiyarto, I Harlianingtyas., C. Triwidiarto dan Supriyadi. 2022. Pengaruh Pupuk Rock Phosphate dan Pupuk Dolomit terhadap Produksi Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Divisi I PT. Dwi Mitra Adiusaha. Agropross : National Conference Proceedings of Agriculture 115–23. doi: 10.25047/agropross.2022.280.

Sutandi, A., B. Nugroho, dan B. Sejati. 2011. Hubungan Kedalaman Pirit dengan Beberapa Sifat Kimia Tanah dan Produksi Kelapa Sawit (Elais guineensis Jacq). Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan 13(1):21. doi: 10.29244/jitl.13.1.21-24.

Sutanto, R. 2002. Penerapan Pertanian Organik: Pemasyarakatan dan Pengembangannya. Penerbit Kanisius.

Tufaila, M., D. D. Laksana dan A. S. Alam. 2014. Aplikasi Kompos Kotoran Ayam untuk Meningkatkan Hasil Tanaman Mentimun ( Cucumis sativus L .) di Tanah Masam. Agroteknos 4(2):119–26.

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-31

Cara Mengutip

Santoso, K., Rohmiyati, S. M., & Hartati, R. M. (2026). Respon Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit di Main Nursery terhadap Pemberian Dolomit dan Limbah Solid pada Tanah Masam. AGROFORETECH, 4(1), 57–61. Diambil dari https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/2360

Terbitan

Bagian

Agroteknologi

Citation Check

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

<< < 1 2 3 4 5 6 7 > >>