Efektivitas Bioinsektisida untuk Mengendalikan Larva Kumbang Tanduk (Oryctes rhinoceros) pada Cacahan Batang Kelapa Sawit
Kata Kunci:
Metarihzium anisopliae, Beauveria bassiana, Steinernema spp., Larva kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros)Abstrak
ABSTRAK
Kumbang tanduk merupakan salah satu hama yang menyerang tanaman kelapa sawit. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan efektivitas bioinsektisida untuk mengendalikan larva kumbang tanduk pada dosis yang berbeda. Penelitian dilaksanakan di PT. PP. London Sumatra Indonesia, Tbk. Kebun Kali Tawang Estate yang terletak di Desa Kali Tawang, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara. Penelitian dilakukan mulai bulan Januari - Maret 2025. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap non faktorial (RAL) dengan 2 faktor perlakuan yaitu jenis insektisida dan dosis aplikasi. Faktor pertama adalah jenis bioinsektisida Metarhizium anisopliae, Beauvaria bassiana, Steinernema spp., dan diberi pembanding insektisida kimiawi Fipronil dan Karbofuran. Faktor kedua adalah dosis yaitu 3,4 kg/ha; 4,2 kg/ha; 5,1 kg/ha. Aplikasi dilakukan pada cacahan batang kelapa sawit. Hasil penelitian membuktikan bahwa infeksi Steinernema spp. lebih tinggi dari pada Metarihzium anisopliae dan Beauvaria bassiana, tetapi mortalitas Beauvaria bassiana lebih tinggi dari pada Metarihzium anisopliae dan Steinernema spp., dosis 3,4 kg/ha sudah memiliki presentase infeksi yang tinggi.
Referensi
Baliadi, Y., Sastrahidayat, I. R., Djauhari, S., & Rahardjo, B. T. (2011). Pathogenicity, Development and Reproduction of The Entomopathogenic Nematodae Steinernema sp., In Mealworm Tenebrio molitor. Agrivita, 33(3), 233–244.
Chaerani, & Nurbaeti, B. (2006). Efektivitas Nematoda Patogenik Serangga (Rhabditida:Steinernema dan Heterorhabditis) Terhadap Penggerek Batang Padi Putih (Scirpophaga innotata). Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia, 12(2), 92–103.
Ditjenbun. (2023). Peluang Rantai Pasok Industri Bio Diesel melalui Kemitraan Petani Sawit. Direktorat Jendral Perkebunan.
Falah, M. F., Sukorini, H., Septia, E. D., Roeswitawati, D., & Fahmi, I. Z. (2024). Test of Entomopathogenic Fungus Metarhizium rileyi on Mortality of Main Pets of Cabbage (Brassica oleracea var capitata). Journal of Global Sustainable Agriculture, 5(1), 84–92. https://doi.org/10.32502/jgsa.v5i1.303
Fatimatus, S. S., & Suryaminarsih, P. (2023). Faktor Efektivitas Penggunaan Nematoda Entomopatogen. Exact Papers in Compilation, 5(1), 30–34.
Harun, Y., Parawansa, A. K., & Haris, A. (2022). Kajian Patogenensis Beauveria bassiana dan Metarhizium sp Terhadap Larva Ulat Grayak (Spodoptera frugiperda) Pada Tanaman Jagung. Jurnal Agrotek, 6(2), 81–93.
Herdatiarni, F., Himawan, T., & Rachmawati, R. (2014). Eksplorasi Cendawan Entomopatogen Beauveria sp. Menggunakan Serangga Umpan Pada Komoditas Jagung, Tomat Dan Wortel Organik Di Batu, Malang. Jurnal HPT, 1(3), 2338–4336.
Hohenadel, K., Harris, S. A., McLaughlin, J. R., Spinelli, J. J., Pahwa, P., Dosman, J. A., Demers, P. A., & Blair, A. (2011). Exposure to multiple pesticides and risk of non-Hodgkin lymphoma in men from six Canadian provinces. International Journal of Environmental Research and Public Health, 8(6), 2320–2330. https://doi.org/10.3390/ijerph8062320
Ikawati, B., Marbawati, D., & Wahyudi, B. F. (2017). Efek Beauveria bassiana pada Anopheles maculatus Fase Efek Beauveria bassiana pada Anopheles maculatus Fase Aquatik di Laboratorium. Buletin Penelitian Kesehatan, 45(2), 137–144. https://doi.org/10.22435/bpk.v45i2.5161.137-144.
Litwin, A., Nowak, M., & Różalska, S. (2020). Entomopathogenic Fungi: Unconventional Applications. In Reviews in Environmental Science and Biotechnology 19(1), 23–42. https://doi.org/10.1007/s11157-020-09525-1.
Lubis, R. E., & Widanarko, A. (2011). Buku Pintar Kelapa Sawit (1st ed.). Agromedia. https://books.google.co.id/books?id=PUU1TkIn_L8C&lpg=PR2&hl=id&pg=PR4#v=onepage&q&f=false
Magfira, A., Himawan, A., & Tarmadja, S. (2022). Perbandingan Aplikasi Jamur Beauvaria Bassiana Dan Metarihizium Anisopilea Untuk Pengendalian Hama Kumbang Tanduk. Jurnal Agroista, 6(1), 2684–7019.
Prabowo, H., & IG.A.A. Indrayani. (2009). Potensi Nematoda Patogen Serangga Steinernema spp. dalam Pengendalian Hama Utama Tanaman Kapas Potency of Entomopathogenic Nematodes Steinernema spp. Against Major Insect Pest of Cotton. Buletin Tanaman Tembakau, Serat & Minyak Industri, 1(2), 101–110.
Pujiastuti, Setiawan, & Arinafril. (2010). Pendugaan Perkembangan Popupasi Oryctes Rhinoceros L. (Coleoptera: Scarabaeidae) Di Perkebunan Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq.). 6(2), 199–205.
Rini, S., Mukhtar, yusuf, & Kabeakan, N. T. M. B. (2020). Pengendalian Hama Penggerek Batang Sawit Oryctes rhinoceros Dengan. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 2685–9882.
Rosmayuningsih, A., Rahardjo, B. T., & Rina Rachmawati. (2014). Patogenensitas Jamur Metarhizium anisopliae Terhadap Hama Kepinding Tanah (Stibaropus Molginus) (Hemiptera:Cydnidae) Dari Beberapa Formulasi. Jurnal HPT, 2(2), 28– 37.
Salbiah, D., Hennie Laoh, J., & Nurmayani. (2013). Uji Beberapa Dosis Beauveria bassiana vuillemin terhadap Larva Hama Kumbang Tanduk Oryctes rhinoceros (Coleoptera; Scarabaeidae) pada Kelapa Sawit. Jurnal Teknobiologi, 4(2), 137– 142.
Sihombing, R. H., Oemry, S., & Lubis, L. (2014). Uji Efektifitas Beberapa Entomopatogen Pada Larva Oryctes rhinoceros The Effectivity of Some Entomopathogenic on the Larvae Oryctes rhinoceros L. (Coleoptera: Scarabaeidae) in the Laboratory". 2(4), 1300–1309.
Sitinjak, E. S. (2018). Uji Efektivitas Jamur Entomopatogenik Metarhizium anisopliae dan Beauvaria bassiana Terhadap Mortalitas Larva Kumbang Tanduk (Oryctes rhinoceros) Pada Chiping Batang Kelapa Sawit. universitas medan area.
Wagiman, F. X., Triman, B., & Astuti, S. R. (2003). Keefektifan Steinernema Spp. Terhadap Spodoptera Exigua. Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia, 9(1), 22– 27.
Wahyono, T. E., Tarigan, N. 2007. Uji patogenisitas agen hayati Beauveria bassiana dan Metarhizium anisopliae terhadap ulat serendang (Xystrocera festiva). Bul. Teknik Pertanian. 12(1):27-29.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Citation Check
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 AGROFORETECH

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


