Respon Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Main Nursery terhadap Pemeberian Pupuk Hayati Mikoriza dan Pupuk NPK
Kata Kunci:
Kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.), pupuk hayati mikoriza, pupuk NPKAbstrak
Pertumbuhan optimal bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di fase main nursery menjadi pondasi penting dalam menjamin produktivitas perkebunan kelapa sawit secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan bibit kelapa sawit terhadap pemberian pupuk hayati mikoriza dan pupuk NPK 15:15:15 dalam berbagai kombinasi dosis. Rancangan percobaan menggunakan Metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor : dosis pupuk mikoriza (0, 10, 20, dan 30 g/bibit) dan dosis pupuk NPK ( 0, 5 10 dan 15 g/bibit), masing-masing dengan 3 ulangan, sehingga menghasilkan 48 satuan percobaan. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, berat segar dan kering tajuk, berat segar dan kering akar, panjang akar, dan kolonisasi mikoriza. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi dosis mikoriza 20 g dan NPK 10 g memberikan pengaruh paling signifikan terhadap pertumbuhan vegetatif bibit, dengan peningkatan nyata pada tinggi tanaman (53,67 cm), jumlah daun (10 helai), dan panjang akar (38,00 cm). Sebaliknya, dosis pupuk mikoriza (0, 10, 20, dan 30 g/bibit) dan dosis pupuk NPK (0, 5, 10, dan 15 g/bibit) memberikan pengaruh yang sama terhadap diameter batang, berat segar dan berat kering tajuk, berat segar dan berat kering akar.
Referensi
Adrianto, A. S., Wirianata, H., & Andayani, N. (2023). Respon Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elais guineensis Jacq.) Di Main Nursery dengan Dosis Pupuk N dan P Serta Volume Penyiraman. Agroforetech, 1(3), 1560–1564.
BPS Indonesia. (2023). Indonesian Palm Oil Statistics. Bps, 16(ISSN 1978-9947), 152. https://www.bps.go.id/id/publication/2023/11/30/160f211bfc4f91e1b77974e1/statistik-kelapa-sawit-indonesia-2022.html
Dewi, R. K., & Panzi Fahreza, ) ; (2019). Pemanenan Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Dengan Sistem Spesialisasi Dan Mekanisasi. Agropross : National Conference Proceedings of Agriculture, 123–129. https://doi.org/10.25047/agropross.2019.532
Kunci, K. (2024). Respon Vegetatif Bibit Kelapa Sawit ( Elaeis guineensis Jacq.) Umur 5 bulan terhadap Pupuk Organik Cair pada Masa Pembibitan Utama. 16(1), 13–20.
Manahan S, Idwar, W. (2017). Pengaruh pupuk NPK dan kascing terhadap pertumbuhan kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq) fase main nursery. JOM. Faperta. 3(3): 1-10. Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Riau, 3(2), 1–10.
Mustaqim, N. S., Kristalisasi, E. N., & Rusmarini, U. K. (2023). Pengaruh Mikoriza Dan Penyiraman Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit Di Pre Nursery. Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, XXV(2).
Prodi, H. P., Dr. Ir. H. Wasi’an, M. S., & Dr. Ir. Basuni, M. S. (2022). RESPON PERTUMBUHAN KELAPA SAWIT TAHAP PRE-NURSERY TERHADAP PEMBERIAN NPK DAN GIBERELIN PADA MEDIA PODSOLIK MERAH KUNING. Jurnal Sains Pertanian Equator, 9(3). https://doi.org/10.26418/JSPE.V9I3.41812
Sinulingga, S. E. R., Ginting, J., & Sabrina, T. (2015). Pengaruh Pemberian Pupuk Hayati Cair dan Pupuk NPK Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit di Pre Nursery. Jurnal Online Agroekoteknologi, 3(3), 1219–1225. https://www.neliti.com/publications/105699/
Siswati, latifa, Harly, R., & Afrijon, A. (2017). MANAJEMEN PRODUKSI DAN PEMELIHARAAN KEBUN KELAPA SAWIT RAKYAT. Jurnal Agribisnis, 19(2), 95–101. https://doi.org/10.31849/AGR.V19I2.777
Sodikin, E., Sulaiman, F., Amar, M., Achadi, T., Yakup, Y., Sefrila, M., & Apria, A. (2022). Pengaruh Pemberian Dosis Pupuk Hayati Mikoriza pada Pertumbuhan Bibit Dua Varietas Kelapa Sawit di Pembibitan Awal. Jurnal Agro Industri Perkebunan, 10(2), 141–152. https://doi.org/10.25181/jaip.v10i2.2629
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Citation Check
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 AGROFORETECH

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


