Analisis Kelayakan Usahatani Madu Klanceng (Trigona sp) di Desa Penyangga Taman Nasional Way Kambas Kabupaten Lampung Timur Provinsi Lampung

Penulis

  • Fatkhu Rohman Salim Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Didik Surya Hadi Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Hastanto Bowo Woesono Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan INSTIPER Yogyakarta, Indonesia

Kata Kunci:

Hasil Hutan Bukan Kayu, Lebah Madu Klanceng, Budidaya Madu

Abstrak

Hasil hutan bukan kayu (HHBK), seperti madu lebah Trigona sp., merupakan sumber daya alam yang melimpah di Indonesia dengan potensi pengembangan yang menjanjikan. Budidaya madu lebah Trigona merupakan sumber pendapatan bagi warga Desa Daerah Penyangga Taman Nasional Way Kambas di Lampung Timur. Analisis kelayakan budidaya madu di dusun tersebut menunjukkan bahwa budidaya madu tersebut berkelanjutan, dengan pendapatan bersih rata-rata petani sebesar Rp 158.261.571 per tahun. Hal ini berdasarkan pendapatan tahunan sebesar Rp 204.600.000 dan biaya produksi tahunan sebesar Rp 46.338.429. Hal ini menunjukkan bahwa petani masih memperoleh keuntungan dari produksi madu Trigona sp. Rata-rata produksi madu per tahun adalah 311 liter, dengan titik impas sebesar 86,06 liter. Harga jual madu di atas titik impas adalah Rp 538.462,00 per liter. Rasio R/C untuk kegiatan budidaya ini adalah 3,42, yang menunjukkan keuntungan yang besar bagi petani.

Referensi

Abdillah. (2024). Mengetahui Pengertian dan Rumus B / C Ratio dan R / C Ratio Rumus B / C Ratio Benefit Cost Ratio dengan Inkremental Pengertian R / C ratio Rumus R / C Ratio.

Herawati, A. (2020). Analisis Biaya: Pengertian, Tujuan, Cara Hitung, dan Kapan Harus Digunakan. Https://Kledo.Com/Blog/Analisis-Biaya/#Apa_Yang_Dimaksud_Analisis_Biaya.

Kamaliya, H., Hidayat, M. I., & Ifada, I. I. (2020). Kontribusi Usaha Ternak Lebah Madu Kelulut (Trigona sp) Terhadap Pendapatan Rumah Tangga Petani Di Kecamatan Takisung Kabupaten Tanah Laut. Repository UNISKA. http://eprints.uniska-bjm.ac.id/514/

Mardani, R. (2024). Break Even Point ( BEP ): Konsep , Rumus , Dan Contoh.

Puspitojati, T. (2011). Persoalan Definisi Hutan Dan Hasil Hutan Dalam Hubungannya Dengan Pengembangan Hhbk Melalui Hutan Tanaman. Jurnal Analisis Kebijakan Kehutanan, 8(3), 210–227. https://doi.org/10.20886/jakk.2011.8.3.210-227

Rahmadi. (2011). Pengantar Metedelogi Penelitian. In Antares Press. Jl. A. Yani, Km. 4,5 Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Cet. I: Oktober 2011.

Rahmayanti, S. A., Yusuf, M., & Husni, S. (2018). Kontribusi Usaha Budidaya Lebah Madu (Trigona Sp) Terhadap Pendapatan Rumah Tangga Petani Di Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara the Contribution of (Trigona Sp) Honey Beestowards Income of Farmer Households in Bayan Sub-District of North Lombok Distri. Agroteksos: Agronomi Teknologi Dan Sosial Ekonomi Pertanian, 28(2), 73–80.

Riadi Muchlisin. (2013). Pendapatan (Revenue) - Pengertian, Jenis, Karakteristik dan Pengukuran. -.

Setyawan, D. (2021). Potensi Dan Pemanfaatan Hasil Hutan Bukan Kayu. Strofor Journal, 5(2), 1–11.

Sherly, A., Widia, N., & Putri, A. M. (2019). Fixed Cost Analysis (Case Study in Pinochio Stores in Duri) Analisis Biaya Tetap (Studi Kasus Pada Toko Pinochio Di Duri). Research In Accounting Journal, 1(2), 283–290. http://journal.yrpipku.com/index.php/raj%7C

Tatang Nurjaman, Soetoro, m. N. Y. (2003). Analisis Biaya, Penerimaan, Pendapatan, Dan R/C Usahatani Kacang Tanah (Arachis hypogaea L). 585–590. Jurnal Penelitian. Mahasiswa Fakultas Pertanian. Universitas Galuh. Ciamis. Jawa Barat. 585–590.

Unduhan

Diterbitkan

2024-09-20

Cara Mengutip

Salim, F. R., Hadi, D. S., & Woesono, H. B. (2024). Analisis Kelayakan Usahatani Madu Klanceng (Trigona sp) di Desa Penyangga Taman Nasional Way Kambas Kabupaten Lampung Timur Provinsi Lampung. AGROFORETECH, 2(3), 1633–1642. Diambil dari https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/1514

Terbitan

Bagian

Kehutanan

Citation Check

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

<< < 1 2 3 4 5 6 7 > >>