Keragaan Pemetik Teh di PT. Candi Loka Desa Girikerto, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur

Penulis

  • Ilham Arganata Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Tri Endar Suswatiningsih Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Danang Manumono Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian INSTIPER Yogyakarta, Indonesia

Kata Kunci:

Produktivitas, Tenaga Kerja, Pemetik teh

Abstrak

Produktivitas tenaga kerja yakni hal yang penting bagi perusahaan. Meningkatkan produktivitas tenaga kerja, menjadikan pekerjaan lebih efektif dan efisien, sehingga perlu tercapainya tujuan yang telah ditetapkan oleh perusahaan terutama untuk meningkatkan produksi. Hasil dari penelitian ini guna untuk mengetahui sejauh mana gambaran keragaan pemetik teh dilihat dari pendapatan, umur, pendidikan, lama bekerja, asal daerah, anggota keluarga dan jenis kelamin yang telah diterapkan oleh PT. Candiloka. Analisis faktor yang dapat mempegaruhi produktivitas tenaga kerja menggunakan analisis regresi non linier berganda yang memiliki 7 variabel yang meliputi pendapatan, usia, pendidikan, lama bekerja, asal daerah, anggota keluarga dan jenis kelamin.

Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa profil karyawan pemetik teh berasal dari sekitar daerah PT. Candi Loka, Kebutuhan tenaga pemetik di Perkebunan PT.Candi Loka berjumlah 125 orang. Kurangnya tenaga pemetik teh dapat diatasi pekerja yang mempunyai potensi kapasitas diatas rata-rata. Pemetik di Perkebunan PT. Candi Loka memiliki potensi berproduktivitas rendah karena merupakan tenaga pemetik yang  berusia tidak ‘produktif. Kapasitas pemetik dipengaruhi oleh pendapatan, umur, pendidikan, lama bekerja, asal daerah, anggota keluarga dan jenis kelamin, tapi tidak dipengaruhi atas latar belakang pendidikan. Berdasarkan usia pemetik, kapasitas produktivitas pemetik tertinggi dengan usia 28-40 tahun. Berlandaskan pengalaman kerja, pekerja yang memiliki potensi tertinggi pada pemetik dengan pengalaman kerja > 5 tahun.

Referensi

Badan Pusat Statistik (BPS). 2022. Statistik Teh Indonesia. Jakarta Pusat : Badan

Pusat Statistik

Efendi dan Chris Manning. (1989). Prinsip-Prinsip Analisis Data, Metode Penelitian

Survai (Edisi Revisi): Marsi Singaribun dan Sofyan Effendi. LP3ES. Jakarta

Linggaarya, P. (2021). Analisis Produktivitas Tenaga Kerja Pemetik Teh di PT. Candi Loka (Agrowisata Kebun Teh Jamus) Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, Provinsi Jawa Timur. Universitas Brawijaya Malang. Malang.

Notoadmojo, Soekidjo. 2018. Metodologi Penelitian. Jakarta : Rineka Cipta.

Sugiyono, (2016:85). Metode penentuan sampling accindental. Bandung https://fip.um.ac.id/wp-content/uploads/2015/12/2_Metpen-Kuantitatif.pdf

Sugiyono. 2018. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Bandung : Alfabeta

Sunarti,E (2008). Keragaan Pemetik Teh Wanita: sosial ekonomi, ketahanan keluarga, konsumsi pangan, pertumbuhan dan perkembangan anak. Bogor. Fakultas Ekologi Manusia, Institut Pertanian Bogor.

Unduhan

Diterbitkan

2023-03-20

Cara Mengutip

Arganata, I., Suswatiningsih, T. E., & Manumono, D. (2023). Keragaan Pemetik Teh di PT. Candi Loka Desa Girikerto, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. AGROFORETECH, 1(1), 266–274. Diambil dari https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/367

Terbitan

Bagian

Agribisnis

Citation Check

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

<< < 1 2 3 4 

Artikel Serupa

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.