Pengaruh Komposisi Media Tanam dengan Cocopeat dan Dosis Nitrogen (N) terhadap Efisiensi Penggunaan N & Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit Main Nursery (MN)
Kata Kunci:
kelapa sawit, , main nursery., cocopeat, pupuk NAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk pengaruh komposisi media tanam dengan cocopeat (1 : 1, 1 : 2, 2 : 1) dan dosis nirogen (3 g, 6 g, 9 g) terhadap efisiensi penggunaan n & pertumbuhan bibit kelapa sawit main nursery (mn) Penelitian ini dilaksanakan di lahan pertanian milik masyarakat Maguwoharjo, Depok, Sleman, Yogyakarta pada bulan juni sampai agustus 2026. Penelitian ini menggunakan metode percobaan faktorial yang disusun dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama adalah perbandingan media tanam cocopeat terdiri dari 3 aras yaitu : C1: mediatanam cocopeat 1:1, C2 media tanam cocopeat 1:2, C3 media tanam cocopeat 2:1. Sedangkan faktor kedua macam dosis pupuk N terdiri dari 3 aras yaitu: N1 : 3 g, N2 :6g, N3: 9g. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan sidik ragam (Anova) pada jenjang nyata 5%. Apabila terdapat berpengaruh nyata, dilanjutkan dengan uji DMRT pada jenjang nyata 5%. Parameter yang diamati antara lain tinggi bibit, jumlah daun, luas daun, berat segar tajuk, berat kering tajuk, berat segar akar, berat kering akar, panjang akar, jumlah akar, nitrogen, pengukuran pH, pengukuran EC dan kandungan klorofil. Hasil analisis menunjukkan bahwa kombinasi perbandingan media tanam cocopeat dan macam dosis pupuk n tidak memberikan interaksi nyata pada pertumbuhan bibit kelapa sawit di main nursery.
Referensi
Lahirsin, Minwal, M., & Gusmiatun. (2017). Pemberian pupuk nitrogen dan kompos tandan kosong kelapa sawit untuk meningkatkan pertumbuhan bibit kelapa sawit (elaeis guineensis jacq) stadia pre nursery. 2012, 73–77.
Lukita, S. Y., Rahayu, E., Dyah, W., & Parwati, U. (2023). Pengaruh aplikasi cocopeat pada media tanam dan penyiraman air leri terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit (elaeis guineensis jacq) di pre nursery. 1, 202–209.
Nitami, D., Sugiono, D., & Rahayu, Y. S. (2024). Respon pemberian pupuk n terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit (elaeis guineensis jacq.) varietas dxp yangambi pada pembibitan main nursery. 11(February), 4–6.
Purba, T. H., Khairani, S., & Sembiring, J. (2024). Respon pemberian pupuk nitrogen dan media tanam terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit (elaeis guineensis jacq.) Di main nursery. 8(2)
Ramadhaini, R. F., & Wachjar, A. (2014). Optimasi dosis pupuk majemuk npk dan kalsium pada bibit Kelapa sawit (elaeis guineensis jacq.) Di pembibitan utama. 42(1), 52–58.
Riyono, A. (2022). Peran perkebunan kelapa sawit dalam meningkatkan kondisi sosial ekonomi masyarakat desa wahau baru kabupaten kutai timur. EJournal Sosiatri-Sosiologi, 2022(1), 1–15.
Siahaan, M., & Darnius, O. (2023). Klasifikasi provinsi di indonesia berdasarkan luas pengusahaan dan produktivitas tanaman kelapa sawit menggunakan analisa klaster. 7(2), 1–10.
Sudradjat, Darwis, A., & Wachjar, A. (2014). Optimasi dosis pupuk nitrogen dan fosfor pada bibit kelapa sawit (elaeis guineensis jacq. ) di pembibitan utama. 42(3), 222–227.
Tampubolon, D. E., Suryanti, S., & Noviyanto, A. (2026). Pengaruh Pupuk Kieserite dan KCL terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit di Main Nursery Pada Tanah Latosol. 4, 365–370.
Wati, K. R., Hazriani, R., & Manurung, R. (2025). evaluasi status kesuburan tanahultisolpada dua penggunaan lahan di desa pak bulu kecamatan anjongan kabupaten mempawah. Jurnal Tanah Dan Sumberdaya Lahan, 12(1), 107–116. https://doi.org/10.21776/ub.jtsl.2025.012.1.11
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Citation Check
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 AGROFORETECH

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


