Pengaruh Beberapa Vegetasi Tumbuhan terhadap Kesuburan Fisik dan Kimia Tanah Inceptisol dan Ultisol di Perkebunan Kelapa Sawit

Penulis

  • Alpindo Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Abdul Mu'in Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Sri Manu Rohmiyati Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia

Kata Kunci:

Inceptisol, Ultisol, Vegetasi, Kesuburan Tanah, Kelapa Sawit

Abstrak

Kesuburan fisik dan kimia tanah merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung pertumbuhan kelapa sawit, terutama pada tanah Inceptisol dan Ultisol yang memiliki karakteristik berbeda. Keberadaan vegetasi tumbuhan di sekitar tanaman kelapa sawit diduga berkaitan dengan kondisi kesuburan tanah pada lokasi tumbuhnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik kesuburan fisik dan kimia tanah Inceptisol dan Ultisol pada beberapa vegetasi tumbuhan, mengetahui perbedaan tingkat kesuburan kedua jenis tanah, serta mengetahui mengetahui status kesuburan fisik dan kimia tanah berdasarkan kriteria atau harkat sifat tanah pada masing-masing kondisi vegetasi. Penelitian dilaksanakan pada Februari sampai April 2026 di PT Kencana Graha Permai, Desa Randai, Kecamatan Marau, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Penelitian menggunakan percobaan faktorial yang disusun dalam Rancangan Acak Kelompok Lengkap dengan dua faktor, yaitu jenis tanah Inceptisol dan Ultisol serta vegetasi Asystasia gangetica, Nephrolepis biserrata, dan Piringan, dengan tiga ulangan dan 36 sampel tanah. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif berdasarkan nilai rerata dan dibandingkan dengan kriteria atau harkat sifat tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Inceptisol memiliki tekstur pasiran, sedangkan Ultisol memiliki tekstur geluh lempung pasiran. Kadar lengas, C-organik, kapasitas pertukaran kation, N-total, dan K-tersedia pada Ultisol lebih tinggi dibandingkan Inceptisol. P-tersedia pada kedua jenis tanah tergolong sangat rendah, sedangkan pH tanah berkisar dari sangat masam hingga masam. Variasi vegetasi menunjukkan adanya perbedaan nilai beberapa parameter, tetapi status kesuburan tanah tetap mengikuti karakteristik masing-masing jenis tanah.

Referensi

Ariyanti, M., Yahya, S., Murtilaksonot, K., Suwarto, & Siregar, H. H. (2015). Peranan Tanaman Penutup Tanah Nephrolepis biserrata terhadap Neraca Air di Perkebunan Kelapa Sawit Lampung Selatan. Jurnal Penelitian Kelapa Sawit, 23(2), 61–68. https://pis.iopri.co.id/upload/journalIOPRI/files/230829082507.pdf

Asbur, Y., Yahya, S., Murtilaksono, K., & Edy, S. (2015). Study of Asystasia gangetica ( L .) Anderson Utilization as Cover Crop under Mature Oil Palm with Different Ages. International Journal of Sciences: Basic and Applied Research (IJSBAR), 19(2), 137–148. https://www.researchgate.net/publication/327230694_Study_of_Asystasia_gangetica_L_Anderson_Utilization_as_Cover_Crop_under_Mature_Oil_Palm_with_Different_Ages

Bara, muhammad N. B., & Yosephine, I. O. (2026). Soil cover vegetation analysis on soil physical properties at PT Cibaliung Tunggal Plantation Cibaliung I Rokan Hilir regency Riau province. Jurnal Agronomi Tanaman Tropika, 8(2), 466 – 471. https://doi.org/https://doi.org/10.36378/juatika.v8i2.5573

Haryati, U. (2014). Karakteristik Fisik Tanah Kawasan Budidaya Sayuran Dataran Tinggi, Hubungannya dengan Strategi Pengelolaan Lahan. Jurnal Sumberdaya Lahan, 8(2), 125–138. https://doi.org/10.2018/jsdl.v8i2.6475

Muhlisin, A., Ermadani, E., & Sa’ad, A. (2022). Evaluasi Status Hara Kalium dan Kapasitas Tukar Ultisol Pada Perkebunan Kelapa Sawit. Jurnal Agroecotania : Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian, 5(1), 40–49. https://doi.org/10.22437/agroecotania.v5i1.22826

Oktapiani, T., Widiarso, B., & Suryadi, U. E. (2024). Kajian Sifat Fisika Tanah Inceptisols Pada Tiga Penggunaan Lahan Di Desa Semadin Lengkong Kabupaten Melawi. Jurnal Sains Pertanian Equator, 13(2), 525. https://doi.org/10.26418/jspe.v13i2.73959

Pratamaningsih, M. M., Hati, D. P., & Erwinda, E. (2024). Soil Characteristics and Management of Ultisols Derived from Claystones of Sumatra. 29(3), 115–125. https://doi.org/10.5400/jts.2024.v29i3.115-125

Sibarani, F. T., Saidy, A. R., Priatmadi, B. J., Langai, B. F., Sinaga, R. A., Kurniawan, A. A., Diah, C., & Fitriana, A. (2024). Exploring Soil Fertility Variations Under Nephrolepis Biserrata in Multi-Soil Type of Oil Palm Plantations. Revista de Gestão Social e Ambiental (RGSA), 18(1), 1–24. https://doi.org/10.24857/rgsa.v18n1-137

Sutanto, R. (2005). Dasar-Dasar Ilmu Tanah: Konsep dan Kenyataan. (5th ed.). Kanisius.

Ulfa, N., Yulnafatmawati, & Rasyidin, A. (2024). Kajian Sifat Fisika Tanah pada Beberapa Umur Tanaman Kelapa Sawit ( Elaeis guineensis Jacq .) Rakyat di Nagari Ladang Panjang Kabupaten Pasaman, Sumatra Barat. Jurnal Agrikultura, 35(2), 365–376. https://doi.org/https://doi.org/10.24198/agrikultura.v35i2.55692

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-29

Cara Mengutip

Alpindo, Mu’in, A., & Rohmiyati, S. M. (2026). Pengaruh Beberapa Vegetasi Tumbuhan terhadap Kesuburan Fisik dan Kimia Tanah Inceptisol dan Ultisol di Perkebunan Kelapa Sawit. AGROFORETECH, 4(3), 1124–1130. Diambil dari https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/2830

Terbitan

Bagian

Agroteknologi

Citation Check

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

<< < 2 3 4 5 6 7