Efektivitas Konsentrasi Herbisida terhadap Gulma Anak Sawit (Kentosan)
Kata Kunci:
Dosis, Herbisida, Konsentrasi, Pengendalian GulmaAbstrak
Tujuan penelitian untuk melihat bagaimana pengaruh herbisida dan konsentrasi, serta interaksi terhadap pengendalian gulma anak sawit (kentosan) di perkebunan kelapa sawit. Penelitian ini dilaksanakan di Distrik Kandrakai, Kecamatan Ulilin, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan. Pelaksanaan penelitian ini berlangsung mulai bulan Desember 2025 hingga Januari 2026. Penelitian ini menggunakan percobaan faktorial yang disusun dengan rancangan acak kelompok lengkap (RAKL) dan terdiri dari 2 faktor dengan 3 ulangan (3 blok). Faktor pertama jenis herbisida yaitu, Triklopir, Glufosinate , Triklopir + glufosinate. Faktor kedua adalah dosis herbisida yang terdiri dari 4 aras yaitu, D1 = 0 l/ha, D2 = 0,5 l/ha, D3 = 2 l/ha, D4 = 4 l/ha. Hasil yang di dapatkan akan dianalisis menggunakan sidik ragam (Analysis of Variance) pada jenjang nyata 5 %, dan apabila memiliki perbedaan secara statistik, maka dilanjutkan dengan uji lanjutan menggunakan uji jarak berganda Duncan (Duncan’ Multiple Range Test) pada taraf signifikan 5 %. Hasil analisis Triklopir pada dosis 4 l/ha menunjukkan kerusakan gulma yang berbeda nyata dibanding dosis 2 l/ha, 0,5 l/ha dan 0 l/ha. Herbisida glufosinat maupun campuran glufosinat dan triklopir pada dosis 2 l/ha dan 4 l/ha merupakan perlakuan yang paling efektif dalam pengendalian gulma anak sawit liar (kentosan).
Kata kunci : Dosis, Gulma kentosan, Herbisida, Konsentrasi, Pengendalian
Referensi
Anwar, R., Suzanna, E., Djatmiko, D., Andika, W. S. D., & Gurtiwo, M. T. (2019). Efektifitas Herbisida Formulasi pada Gulma Air di Lahan Rawa Tadah Hujan, Rawa Payau dan Saluran Drainase. Jurnal Agronomi Indonesia, 47(2), 210-216.
Darin, S. Y. D., Zaman, S., & Budiman, C. (2024). Manajemen Pengendalian Gulma Tanaman Cengkeh (Syzygium Aromaticum L.) Di Kebun Branggah Banaran, Blitar. Buletin Agrohorti, 12(1), 60–67
Dhini, E. N. R., Sarbino, S., & Syahputra, E. (2022). Aktivitas Herbisida Campuran Glifosat Dan 2,4-D Amina Terhadap Kentosan. Jurnal Sains Pertanian Equator, 11(4), 265.
Jatsiyah, V., & Hermanto, S.R., (2020). Efikasi Herbisida Isopropilamina Glifosat terhadap Pengendalian Gulma Kelapa Sawit Belum Menghasilkan. Agrovigor: Jurnal Agroekoteknologi, 13(1), 22-28.
Mawandha, H. G., Mu'in, A., & Febri, M. (2022). Kajian Pengendalian Gulma Ottochloa Nodosa Di Perkebunan Kelapa Sawit. Agroista: Jurnal Agroteknologi, 6(1), 70-79.
Prasetyo, H., & Zaman, S. (2016). Pengendalian Gulma Perkebunan Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Perkebunan Padang Halaban, Sumatera Utara. Buletin Agrohorti, 4(1), 87–93. https://doi.org/10.29244/agrob.v4i1.15005.
Pujisiswanto, H., Susanto, H., Sugiatno, S., & Saputra, R. A. (2022). Efikasi Herbisida Amonium Glufosinat Untuk Pengendalian Gulma Pada Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq.) Menghasilkan. Jurnal Agrotek Tropika, 10(2), 301.
Tarigan, R. G. T., Tarmadja, S., & Yuniasih, B. (2025). Uji Efikasi Herbisida Isopropil Amina Glifosat, Triklopir, Glufosinat dalam Mengendalikan Gulma Psychotria serpens di Perkebunan Kelapa Sawit. Agroista: Jurnal Agroteknologi, 9(1), 58-66.
Umiyati, U., & Kurniadie, D. (2018). Pengendalian Gulma Umum Dengan Herbisida Campuran (Amonium Glufosinat 150 G/L Dan Metil Metsulfuron 5 G/L) Pada Tanaman Kelapa Sawit Tbm. Jurnal Penelitian Kelapa Sawit, 26(1), 29.
Widiyani, D. P., Usodri, K. S., Sari, S., & Nurmayanti, S. (2022). Analisis Vegetasi Gulma Pada Berbagai Tegakan Tanaman Perkebunan. Jurnal Agrotek Tropika, 10(2), 55.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Citation Check
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 AGROFORETECH

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


