Partisipasi Masyarakat dalam Pengembangan Agrowisata Bawang Merah Glowing di Dusun Nawungan 1, Desa Selopamioro, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul

Penulis

  • Pebrian Hasintongan Siregar Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Fitri Kurniawati Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Dimas Deworo Puruhito Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia

Kata Kunci:

Bawang Merah, Agrowisata, Usaha Tani

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan pelaksanaan agrowisata di Dusun Nawungan, Desa Selopamioro, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul; (2) menganalisis bentuk partisipasi masyarakat dalam pengembangan agrowisata di Dusun Nawungan, Desa Selopamioro, Kecamatan Imogiri; serta (3) mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pengembangan agrowisata di wilayah tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan penentuan responden melalui teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Agrowisata Bawang Merah Glowing telah berlangsung secara baik, terorganisasi, dan terstruktur. Selain itu, partisipasi masyarakat berperan penting dalam mendukung keberhasilan pengembangan agrowisata. Secara keseluruhan, Agrowisata Bawang Merah Glowing memiliki prospek yang menjanjikan karena berpotensi memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan pariwisata bagi masyarakat setempat apabila dikelola secara berkelanjutan serta didukung oleh peningkatan partisipasi masyarakat.

Referensi

Adiputra, I. G., Suprastha, N., & R, T. H. (2019). Pengembangan Agrowisata Berbasis Tanaman Hias Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat. 1(1), 84–96.

Edy, H. J. (2022). Pemanfaatan Bawang Merah (Allium cepa L) Sebagai Antibakteri di Indonesia. Jurnal Farmasi Medica/Pharmacy Medical Journal (PMJ), 5(1), 27. https://doi.org/10.35799/pmj.v5i1.41894

Gunawan, G., Wahyu, M., Ernaldi, E. M., Budiarti, T., Muflikhati, I., Bachtiar, A., Windia, W., & Astiti, W. (2016). Analisis Strategi Pengembangan Agrowisata Di Kampung Kramat Tanjung Desa Bunihara Kecamatan Anyer Kabupaten Serang. Jurnal Agribisnis Terpadu, 9(1), 26–36.

Maia, E. E., Dzaki, A., Sajjad, A., Putra, R. P., & Dan, I. K. (2025). Strategi Inovatif Agrowisata Berbasis Komunitas di Sentra Bawang. 9(2), 312–329.

Noviana, N., Dolorosa, E., Erlinda, Y. (2023). Strategi Pemasaran Agrowisata Danau Laet di Kabupaten Sanggau Danau Laet Agro-Tourism Marketing Strategy In Sanggau Regency. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis (JEPA), 7, 600–614.

Oktaviani, S., Rofatin, B., & Nuryaman, H. N. (2021). Faktor ­ Faktor yang Mempengaruhi Nilai Tukar Petani Subsektor Factors That Affect The Horticultural Subsector Farmers ’ Term. Jurnal AGRISTAN, 3, 44–53.

Rahmawati,A,A, N. (2021). Varietas bawang merah unggul spesifik dari daerah istimewa yogyakarta. 9–12.

Ramadan M, R., M. (2021). Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Kepariwisataaan. Jurnal Ilmu Administrasi Publik, 7(2), 214–226. https://doi.org/10.25299/jiap.2021.vol7(2).7749

Ramdani, Z., & Karyani, T. (2020). Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Agrowisata Dan Dampaknya Terhadap Sosial Ekonomi Masyarakat. Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 6(2), 675–689.

Raule, R. D., Sela, R. L. E., & Tilaar, S. (2020). Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Agrowisata Salak Di Pulau Tagulandang Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro. Jurnal Spasial, 7(3), 302–312.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-29

Cara Mengutip

Siregar, P. H., Kurniawati, F., & Puruhito, D. D. (2026). Partisipasi Masyarakat dalam Pengembangan Agrowisata Bawang Merah Glowing di Dusun Nawungan 1, Desa Selopamioro, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul. AGROFORETECH, 4(2), 754–762. Diambil dari https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/2654

Terbitan

Bagian

Agribisnis

Citation Check

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 > >>