Pengaruh Pelatihan dan Pengembangan terhadap Kinerja Karyawan Panen di Afdeling 1 PT. Socfindo Bangun Bandar, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai
Kata Kunci:
Usia, Pendidikan, Pelatihan, Pengembangan, Kinerja KaryawanAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengengetahui peran usia, pendidikan, pelatihan, dan pengembangan terhadap kinerja karyawan panen di PT. Socfindo Bangun Bandar. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei. Data diperoleh dari 30 responden melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji regresi linear berganda, uji t, uji F, serta uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel usia, pendidikan, dan pelatihan tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan panen. Sementara itu, variabel pengembangan terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja. Uji F menunjukkan bahwa secara simultan variabel pendidikan dan pengembangan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan panen. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,840, yang berarti 84% variasi kinerja karyawan panen dapat dijelaskan oleh variabel independen dalam penelitian, sedangkan sisanya 16% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah pengembangan sumber daya manusia merupakan faktor utama yang berkontribusi terhadap peningkatan kinerja karyawan panen, sementara usia, pendidikan, dan pelatihan tidak memberikan pengaruh signifikan. Penelitian ini merekomendasikan agar perusahaan lebih memfokuskan perhatian pada program pengembangan karyawan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kinerja, di samping tetap memperhatikan faktor pelatihan dan kompetensi dasar yang dimiliki karyawan.
Referensi
Febianti, A., Shulthoni, M., Masrur, M., & Aris Safi, M. (2023). Pengaruh Tingkat Pendidikan, dan Pengalaman Kerja Terhadap Produktivitas Kerja di Indonesia. Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, 2(1), 198–204.
Handoko, H. . (2011). Manajemen Personalia dan Sumberdaya Manusia.pdf.
Ichdan, D. A. (2024). The effect of training , work environment , motivation , job satisfaction , and career satisfaction on employee productivity. 6(1), 57–69.
Kalengkoangan, N., Lengkong, V. P. K., Saerang, R. T., Manado, I. K., Kalengkoangan, N., Lengkong, V. P. K., & Saerang, R. T. (2023). Efektivitas Program Pelatihan Dan Pengembangan Dalam Rangka Meningkatkan Kinerja Pegawai (Studi Kasus Dinas Komunikasi Dan Informatika Kota Manado). Jurnal EMBA, 11(4), 860–866.
Nursam, N. (2017). Manajemen Kinerja. Kelola: Journal of Islamic Education Management, 2(2), 167–175. https://doi.org/10.24256/kelola.v2i2.438
Putra, A. B., Nasution, I., & Yahfizham, Y. (2024). Manajemen kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sekolah menengah pertama islam terpadu madani. Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia, 10(1), 435. https://doi.org/10.29210/1202424376
Siyoto, S., & Sodik, A. (2015). Dasar Metodelogi penelitian.
Supian, D., & Fuad, M. (2023). The Strategic Role of Human Capital in Value Creation and Financial Performance : A Systematic Literature Review Based on the Resource-Based View. 379–385.
Suryantiko, D., & Lumintang, G. (2018). Pengaruh Pelatihan Kerja dan Pegembangan Karir Terhadap Kinerja Karyawan (Studi Pada PT. AIR MANADO). Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis Dan Akuntansi, 6(1), 351–360.
Syafitri, H. H., & Adiwaty, M. R. (2025). The Impact of HR Training and Development on Employee Performance Through Organizational Culture at Bank BRI Malang. 7(4), 1213–1230.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Citation Check
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 AGROFORETECH

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


