Perbandingan Pengendalian Oryctes Rhinoceros pada Kebun Kelapa Sawit Replanting dengan Sistem Tumbang Benam dan Tumbang Chipping

Penulis

  • Rizky Alayudi Siregar Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta , Indonesia
  • Samsuri Tarmaja Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta , Indonesia
  • Herry Wirianata Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta , Indonesia

Kata Kunci:

Oryctes rhinoceros, kelapa sawit, replanting, tumbang benam, tumbang chipping

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode efektif pengendalian Oryctes rhinoceros pada kebun kelapa sawit replanting dengan sistem tumbang benam dan tumbang Chipping. Penelitian ini dilaksanakan pada lahan kelapa sawit di Desa Teluk Panji, Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhan Batu Selatan, Provinsi Sumatera Utara pada bulan Juni sampai Juli 2025. Penelitian ini menggunakan metode survei lapangan dengan pengamatan langsung pada areal replanting kelapa sawit. Pengamatan dilakukan pada dua sistem replanting, yaitu sistem tumbang benam dan sistem tumbang Chipping pada tanaman kelapa sawit dengan umur  Tanaman belum menghasilkan 2, Tanaman belum menghasilkan 3, dan Tanaman menghasilkan 1. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis statistik untuk mengetahui perbedaan kepadatan populasi Oryctes rhinoceros dan tingkat serangan pada kedua sistem replanting. Parameter yang diamati meliputi kepadatan populasi Oryctes rhinoceros stadia dewasa dan stadia pradewasa serta tingkat serangan pada tanaman kelapa sawit. Hasil analisis menunjukkan bahwa kepadatan populasi Oryctes rhinoceros stadia dewasa dan stadia pradewasa pada sistem tumbang benam lebih rendah dibandingkan dengan sistem tumbang Chipping pada seluruh umur tanaman yang diamati. Selain itu, tingkat serangan Oryctes rhinoceros pada sistem tumbang benam juga lebih rendah dibandingkan sistem tumbang Chipping, sehingga sistem tumbang benam lebih efektif dalam menjaga populasi dan serangan Oryctes rhinoceros pada kebun kelapa sawit replanting.

Referensi

Bandu, M. L., Tarore, D., & Tairas, R. W. (2018). Serangan Hama Kumbang (Oryctes Rhinoceros L.) Pada Tanaman Kelapa (Cocos Nucifera L.) Di Desa Mapanget Kecamatan Talawaan Kabupaten Minahasa Uutara Pest Beetle Attack (Oryctes Rhinoceros L.) On Coconut Plants (Cocos Nucifera L.) In Mapanget Talawaan Subdi.

Fauzana, H., Rustam, R., Salbiah, D., Aritonang, P., & Riau, U. (2023). Kesesuaian Bahan Organik Kompos Sebagai Tempat Hidup Larva Kumbang Tanduk ( Oryctes Rhinoceros Linnaeus ) Pada Lahan Sawit. : : Jurnal Proteksi Tanaman (Journal Of Plant Protection), 7(1), 11–21.

Fauzana, H., & Ustadi, U. (2019). Pertumbuhan Larva Kumbang Tanduk (Oryctes Rhinoceros L.) Pada Berbagai Media Tumbuh Tanaman Famili Arecaceae. Jurnal Entomologi Indonesia, 17(2), 89. Https://Doi.Org/10.5994/Jei.17.2.89

Ganadi, E. Y., Gunawan, S., & Firmansyah, E. (2023). Kajian Peremajaan Sawit Rakyat Di Perkebunan Rakyat Di Kabupaten Sanggau , Kalimantan Barat. 1(September).

Handoko, J., Hafiz, F., & Agus, S. (2017). Populasi Dan Intensitas Serangan Hama Kumbang Tanduk (Oryctes Rhinoceros L.) Pada Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq.) Belum Menghasilkan. JOM Faperta UNRI, 4(1), 1–8.

Herman, J. H., Laoh, & Salbiah, D. (2012). Uji Tingkat Ketinggian Perangkap Feromon Untuk Mengendalikan Kumbang Tanduk (Coleoptera: Scarabaeidae) Pada Tanaman Kelapa Sawit.

Kamaruddin, N., Salim, H., & Wahid, M. B. (2001). Actors Affecting Development Of Oryctes Rhinoceros In Some Substrates Commonly Found In The Oil Palm Environment. Journal Of Oil Palm Research.

Kementerian Pertanian Direktorat Jenderal Perkebunan. (2023). Analisis Kinerja Perdagangan Kelapa Sawit (Vol. 16, Nomor 1).

Lobalohin, S., Noya, S. H., & Hasinu, J. V. (2014). Kerusakan Tanaman Kelapa (Cocos Nucifera L.) Akibat Serangan Hama Sexava Sp. Dan Oryctes Rhinoceros Di Kecamatan Teluk Elpaputih, Kabupaten Maluku Tengah. Jurnal Budidaya Pertanian, 10(1), 35–40. Https://Ejournal.Unpatti.Ac.Id/Ppr_Iteminfo_Lnk.Php?Id=896

Mahmoud, G. A.-E. (2021). Microbial Scavenging Of Heavy Metals Using Bioremediation Strategies (K. Vivek, P. Ram, & K. Manoj (Ed.); 1st Editio). Springer US.

Malaysian Palm Oil Green Conservation Foundation. (2022). Zero Burning Techniqueno Title.

Pangestu, A., Ismiasih, & Purwadi. (2021). Strategi Petani Dalam Melakukan Peremajaan ( Replanting ) Pada Perkebunan Kelapa Sawit Di Desa Bandar Tongah Kec. Bandar Huluan, Kab. Simalungun, Sumatera Utara. Journal Agrifitia, 1(1).

Prasetyo, A. E., Purba, W. O., & Susanto, A. (2014). Elaeidobius Kamerunicus: Application Of Hatch And Carry Technique For Increasing Oil Palm Fruit Set. Journal Of Oil Palm Research, 26(3), 195–202.

Roundtable On Sustainable Palm Oil (RSPO). (2019). Manual On Best Management Practices (Bmps) – Existing Oil Palm Cultivation On Peat.

Wong, A. J., Hidrayani, Hamid, H., Ikhsan, Z., & Oktavia, A. (2022). Populasi Dan Tingkat Serangan Kumbang Tanduk ( Oryctes Sejati , Provinsi Riau Population And Attack Level Of Rhinoceros Beetle ( Oryctes Rhinoceros L .) On Palm Oil Plantation In Pt . Cakra Alam Sejati , Riau Province. Jurna Riset Perkebunan, 3(1), 1–11.

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-31

Cara Mengutip

Siregar, R. A., Tarmaja, S., & Wirianata, H. (2026). Perbandingan Pengendalian Oryctes Rhinoceros pada Kebun Kelapa Sawit Replanting dengan Sistem Tumbang Benam dan Tumbang Chipping. AGROFORETECH, 4(1), 122–131. Diambil dari https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/2399

Terbitan

Bagian

Agroteknologi

Citation Check

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

<< < 1 2 3 4 5 > >>