Analisis Perubahan Tutupan Lahan Taman Nasional Bukit Duabelas Wilayah Resor II. E Air Hitam I SPTN II Tebo Provinsi Jambi Menggunakan Sistem Informasi Geografis
Kata Kunci:
Maximum Likelihood Classification, tutupan lahan, landsat 8, perubahan tutupan lahanAbstrak
Resor II.E Air Hitam I SPTN Wilayah II Tebo merupakan salah satu bagian wilayah Taman Nasional Bukit Duabelas yang berada di Kecamatan Air Hitam Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi. Sebagai Kawasan konservasi yang menjadi ruang hidup bagi suku anak dalam. Terjadinya perubahan tutupan lahan yang signifikan akibat aktivitas manusia seperti perambahan hutan, pembukaan lahan untuk pertanian, serta tekanan dari pertumbuhan penduduk di sekitar Kawasan. Studi analisis perubahan tutupan lahan diklasifikasikan dengan tujuan penelitian ini untuk menganalisis perubahan tutupan lahan di Resor II.E Air Hitam I SPTN Wilayah II Tebo dalam rentang waktu antara tahun 2020 dan tahun 2025. Penelitian ini menggunakan analisis Sistem Informasi Geografis (SIG) yang diklasifikasikan menggunakan klasifikasi terbimbing (supervised classification) dengan metode Maximum Likelihood Classification. MLC memperhitungkan probabilitas setiap piksel untuk menentukan kelas mana yang representasinya berdasarkan data statistik sesuai hasil dari citra multispektral dengan menjelaskan kondisi sesuai observasi yang telah dilakukan. Citra landsat 8 yang merupakan koleksi data penginderaan jauh, setiap piksel dalam citra landsat memiliki nilai digital yang merekam pantulan spektral dari permukaan bumi. Citra Landsat 8 tahun 2020 dan citra Landsat 8 tahun 2025. Hasil analisis menunjukkan adanya perubahan signifikan pada tutupan lahan di kawasan Resor II.E Air Hitam antara tahun 2020 dan 2025. Luas tutupan hutan menurun sebesar 470,51 hektar (-4%), tutupan belukar relatif stabil dengan sedikit penurunan 29,15 hektar (0%). yang sebagian besar beralih fungsi menjadi perkebunan seluas 658,15 hektar (+5%) dan lahan terbuka sebesar 252,45 hektar (+2%). Menunjukkan peningkatan akurasi citra dan pengelolaan data.
Referensi
Aini, A. (2007). Sistem Informasi Pengertian Dan Aplikasinya. Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952., 5–24.
Attohiroh, A., & Nofra, D. (2024). Sejarah Sosial Dan Kehidupan Ekonomi Suku Anak Dalam Muslim Kecamatan Air Hitam Kawasan Taman Nasional Bukit Duabelas. Majalah Ilmiah Tabuah: Ta`limat, Budaya, Agama Dan Humaniora, 28(1), 44–55.
Nofra, D., Pratama, F., S,. & Attohiroh. (2024). Eksistensi Taman Nasional Bukit Dua Belas dalam Pelestarian dan Pemberdayaan Lingkungan Hidup Suku Anak Dalam. Majalah Ilmiah Tabuah: Ta`limat, Budaya, Agama Dan Humaniora, 28(2), 116–134.
Dwiyahreni, A. A., Fuad, H. A. H., Sunaryo, Soesilo, T. E. B., Margules, C., & Supriatna, J. (2021). Forest cover changes in indonesia’s terrestrial national parks between 2012 and 2017. Biodiversitas, 22(3), 1235–1242.
Emi, A., Darmawan, A., & Hilmanto, R. (2019). Perbandingan Metode Maximum Likelihood Classification (MLC) dan Object Oriented Classification (OOC) Dalam Pemetaan Tutupan Mangrove Di Kabupaten Lampung Selatan. Estuarine, Coastal and Shelf Science, 2020(1), 473–484.
Juhadi. (2007). Pola-Pola Pemanfaatan Lahan Dan Degradasi Lingkungan Pada Kawasan Perbukitan. Jurnal Geografi, 4(1), 11–24.
Sanjoto, B. T., & Purwadhi, S. H. (2008). Pengantar Interpretasi Citra Penginderaan jauh. LAPANUNES, Semarang.
Taman Nasional Bukit Duabelas. (2016). TAMAN NASIONAL BUKIT Duabelas. Wordpress.
Wahyuni, S., Guchi, H., & Hidayat, B. (2014). Analysis of Land Use and Land Cover Change year 2003 and 2013 in Dairi Regency. Jurnal Online Agroekoteknologi, 2(4), 1310–1315.
Yusuf, M., & Baidawi, A. (2020). Community Based Conflict Management: Alternatif Resolusi Konflik Pengelolaan Taman Nasional Bukit Duabelas Provinsi Jambi (Issue November 2020).
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Citation Check
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 AGROFORETECH

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


