Pemberian Empty Fruit Bunch (EFB) terhadap Sifat Fisik Lahan Pasir di Perkebunan Kelapa Sawit

Penulis

  • Johan Bagus Suwarno Program Studi Teknik Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Sentot Purboseno Program Studi Teknik Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Nuraeni Dwi Dharmawati Program Studi Teknik Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia

Kata Kunci:

Kelapa sawit, Tanah pasir, Janjang kosong, Sifat fisik tanah, RAL

Abstrak

Kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) merupakan komoditas strategis yang mendukung perekonomian nasional, terutama di wilayah Kalimantan Tengah yang memiliki areal perkebunan luas. Namun, produktivitas tanaman di lahan berpasir masih rendah akibat keterbatasan sifat fisik tanah seperti rendahnya kemampuan menahan air dan unsur hara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian janjang kosong kelapa sawit (jangkos) terhadap sifat fisik tanah pasir pada areal perkebunan kelapa sawit. Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif eksploratif di lahan milik PT Wilmar Plantation Group, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, pada Agustus–September 2024. Sampel tanah diambil dari dua lokasi (dengan dan tanpa aplikasi jangkos) pada tiga kedalaman berbeda (0–30 cm, 30–60 cm, dan 60–90 cm). Parameter yang diamati meliputi tekstur, struktur, berat jenis, berat volume, porositas, kadar lengas maksimum, dan pH tanah. Data dianalisis menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dan uji ANOVA pada taraf signifikansi 5%, dilanjutkan dengan uji DMRT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi jangkos sebanyak 300 kg memberikan pengaruh nyata terhadap berat volume, porositas, kadar air, kadar lengas maksimum, dan pH tanah, namun tidak berpengaruh signifikan terhadap berat jenis. Perlakuan pada kedalaman 60 cm memberikan hasil paling optimal dalam memperbaiki sifat fisik tanah pasir. Janjang  kosong kelapa sawit juga berkontribusi dalam meningkatkan kapasitas menahan air (Water Holding Capacity/WHC). Struktur fibrosa dari janjang kosong bersifat menyerap dan menyimpan air dalam pori-porinya, sehingga tanah yang mendapat perlakuan EFB lebih mampu mempertahankan kelembapan dibandingkan tanah pasir biasa. Hal ini penting dalam menurunkan kehilangan air akibat evaporasi. Lebih lanjut, proses dekomposisi janjang kosong juga mendorong terbentuknya struktur tanah berpori (biopori) yang mempermudah infiltrasi air dan penetrasi akar.

Referensi

Afrianti, S., Purba, M. P., & Napitupulu, K. (2019). Karakteristik Sifat Fisika Tanah Pada Berbagai Kelas Umur Tegakan Kelapa Sawit Di PT. PP. London Sumatera Indonesia, Tbk Unit Sei Merah Estate. Agroprimatech, 2(2).

Laoli, A. B., Suryanti, S., & Rusmarini, U. K.. (2023). Pengaruh aplikasi abu janjang kosong terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit pre nursery di tanah latosol dan regosol pada cekaman kekeringan. Jurnal Pengelolaan Perkebunan (JPP), 4(1). https://doi.org/10.54387/jpp.v4i1.28

Holilullah, Afandi, & Novpriansyah, H. (2020). Karakterisitik sifat fisik tanah pada lahan produksi rendah. Jurnal Agrotek Tropika, 3(2).

Loekito, H. (2002). Teknologi Pengelolaan Limbah Industri Kelapa Sawit. Jurnal Teknologi Lingkungan, 3(3).

Radwitya, E., Nopriyanti, M., & Septiani, N. (2023). ANALISIS PRODUKTIFITAS PADA MESIN EMPTY BUNCH PRESS UNTUK MENAIKKAN JUMLAH OIL EXTRACTION RENDEMEN (OER) MINYAK KELAPA SAWIT. Jurnal Teknologi Pangan Dan Industri Perkebunan (LIPIDA), 3(1). https://doi.org/10.58466/lipida.v3i1.1021

Ramanda, R. F., Setiawan, B., & Wijaya, A. (2022). PENGARUH PEMBERIAN ABU JANJANG KOSONG KELAPA SAWIT TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq) PADA MEDIA GAMBUT. Journal of Agro Plantation (JAP), 1(2). https://doi.org/10.58466/jap.v1i2.731

Sarwono, E. (2008). Pemanfaatan Janjang Kosong Sebagai Substitusi Pupuk Tanaman Kelapa Sawit. In Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Vol. 8, Issue 1).

Sinuraya, R., & Hoiruddin, L. (2011). Aplikasi janjang kosong hasil proses pabrik kelapa sawit sebagai pengganti pupuk anorganik mop di areal tanaman kelapa sawit belum menghasilkan. Jurnal Citra Widya Edukasi, 3(2).

Sudaryono. (2015). Pengaruh Pemberian Bahan Pengkondisi Tanah Terhadap Sifat Fisik dan Kimia Tanah pada Lahan Marginal Berpasir. Jurnal Teknologi Lingkungan, 2(1).

Suryanto, T., Wachjar, A., & Supijatno. (2015). The Growth of Oil Palm (Elaeis guineensis Jacq.) Seedlings at Various Media and Containers in Double Stage Nursery. Asian Journal of Applied Sciences, 3(5).

Unduhan

Diterbitkan

2025-09-03

Cara Mengutip

Suwarno, J. B., Purboseno, S., & Dharmawati , N. D. (2025). Pemberian Empty Fruit Bunch (EFB) terhadap Sifat Fisik Lahan Pasir di Perkebunan Kelapa Sawit. AGROFORETECH, 3(2), 1263–1270. Diambil dari https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/2039

Terbitan

Bagian

Teknik Pertanian

Citation Check

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama