Pengaruh Bentuk dan Dosis Pupuk NPK terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) di Main Nursery

Penulis

  • Hafidh Alfandika Tambunan Program Studi Agroteknologi, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Ety Rosa Setyawati Program Studi Agroteknologi, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Yohana Theresia Maria Astuti Program Studi Agroteknologi, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia

Kata Kunci:

main nursery, bentuk pupuk, dosis pupuk

Abstrak

Studi ini memfokuskan diri pada pengujian pengaruh berbagai bentuk dan jumlah perlakuan pupuk NPK terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit pada tahap pembibitan utama (main nursery). Kegiatan dilaksanakan di Kebun Percobaan 2 (KP2) Institut Pertanian STIPER Yogyakarta selama bulan Juli hingga Oktober 2024. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini meliputi bibit kelapa sawit dari tahap pembibitan awal (prenursery), pupuk NPK, dan tanah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan pendekatan faktorial. Dosis pupuk NPK menjadi faktor pertama dalam perlakuan, yang dari empat tingkatan per bibit tanamannya (2,5 g; 5 g; 7,5 g; dan 10). Sementara itu, faktor kedua adalah bentuk pupuk, yang mencakup tiga jenis: granul, tablet, dan bubuk, semuanya dengan formula 15-15-15. Kombinasi kedua faktor tersebut menghasilkan 12 perlakuan berbeda (4 dosis × 3 bentuk pupuk), masing-masing diulang sebanyak empat kali, sehingga total melibatkan 48 bibit kelapa sawit. Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan vegetatif dan kandungan klorofil pada daun. Berdasarkan hasil analisis, tidak ditemukan pengaruh interaktif yang nyata antara variasi bentuk dan tingkat dosis pupuk terhadap perkembangan bibit tanaman. Namun, aplikasi dosis 10 gram memberikan hasil pertumbuhan paling optimal, dan dari segi bentuk, pupuk berbentuk bubuk menunjukkan pengaruh terbaik terhadap beberapa parameter pertumbuhan.

Referensi

Adnan, I. S., Utoyo, B., & Kusumastuti, A. (2015). Pengaruh Pupuk NPK dan Pupuk Organik terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Main Nursery. Jurnal Online Politeknik Negeri Lampung, 3(2), 69–81.

Kamal, N. (2018). Karakterisasi dan Potensi Pemanfaatan Limbah Sawit. Itenas Library, 61–68.

Kasno, A., & Anggria, L. (2017). Peningkatan Pertumbuhan Kelapa Sawit Di Pembibitan Dengan Pemupukan NPK. Jurnal Penelitian Tanaman Industri, 22(3), 107.

Khasanah, M. N. (2013). Pengaruh Pupuk NPK Tablet Dan Pupuk Nutrisi Organik Cair Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) Di Pembibitan Utama. Fakultas Pertanian Universitas Riau, 1(1827), 18–19.

Manahan, S., Idwar, & Wardati. (2016). Pengaruh pupuk npk dan kascing terhadap pertumbuhan kelapa sawit (Elaeis guineensis jacq.). JOM Faperta, 3(2), 1–10. https://jom.unri.ac.id/index.php/JOMFAPERTA/article/view/11802

Pamungkas, B., Kristalisasi, E. N., & Himawan, A. (2023). Pengaruh Pupuk Kascing sebagai Campuran Media Tanam dan Pupuk NPK 15 : 15 : 15 terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit ( Elaeis guineensis Jacq .) di Main Nursery. Agroforetech, 99, 6218242.

Purba, J. (2020). EFEKTIVITAS PENAMBAHAN PUPUK HAYATI DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI SELADA (Lactuca sativa L.). Agroprimatech, 4(1), 18–26. https://doi.org/10.34012/agroprimatech.v4i1.1327

Purba, J. H. V, & Sipayung, T. (2017). PERKEBUNAN KELAPA SAWIT INDONESIA DALAM. 81–94.

Ramanda, D., Rohmiyati, S. M., & Wilisiani, F. (2024). Pengaruh Volume Air Siraman dan Dosis Pupuk NPK terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit di Main Nursery. Agroforetech, 2(2).

Sukmawan, Y., Riniarti, D., Utoyo, B., & Rifai, A. (2019). Efisiensi Air Pada Pembibitan Utama Kelapa Sawit Melalui Aplikasi Mulsa Organik Dan Pengaturan Volume Penyiraman. Jurnal Pertanian Presisi (Journal of Precision Agriculture), 3(2), 141–154. https://doi.org/10.35760/jpp.2019.v3i2.2331

Unduhan

Diterbitkan

2025-08-27

Cara Mengutip

Tambunan, H. A., Setyawati, E. R., & Astuti, Y. T. M. (2025). Pengaruh Bentuk dan Dosis Pupuk NPK terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) di Main Nursery. AGROFORETECH, 3(2), 935–940. Diambil dari https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/2019

Terbitan

Bagian

Agroteknologi

Citation Check

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 4 5 6 7 8 > >>