Perkecambahan Jabon pada Berbagai Ukuran Benih yang Berbeda

Penulis

  • Arga Yuliansyah Program Studi Kehutanan, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Surodjo Taat Andayani Program Studi Kehutanan, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Didik Surya Hadi Program Studi Kehutanan, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia

Kata Kunci:

Benih Jabon, Ukuran Benih, Jumlah Benih Yang Berkecambah, Indeks Vigor

Abstrak

Perkecambahan menjadi fondasi penting untuk memperoleh persediaan bibit Jabon. Perkecambahan merupakan proses awal dari pertumbuhan tanaman menjadi individu baru. Dalam proses perkecambahan terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi proses perkecambahan salah satunya. Ukuran benih merupakan salah satu faktor penting yang menentukan proses perkecambahan. Pengujian terhadap pengaruh ukuran benih terhadap perkecambahan benih Jabon perlu dilakukan untuk mengetahui perlakuan yang paling optimal dalam perkecambahan benih Jabon. Tujuan dari penelitian ini, yaitu untuk mengetahui pengaruh ukuran benih terhadap perkecambahan benih Jabon dan mengetahui ukuran benih Jabon yang memiliki respon terbaik terhadap jumlah benih yang berkecambah dan indeks vigor. Parameter dalam penelitian ini, yaitu jumlah benih yang berkecambah dan indeks vigor. Teknik penentuan sampel, yaitu dengan sistem Rancangan Acak Lengkap (RAL) menggunakan 5 perlakuan dan 3 ulangan. Setiap perlakuan menggunakan 1mg benih Jabon sehingga total benih yang digunakan, yiaitu 20 mg. Pengamatan dilakukan dengan mencatat jumlah benih yang berhasil berkecambah pada setiap perlakuan pada hari tumbuh tersebut. Perlakuan perbedaan ukuran benih Jabon berpengaruh nyata terhadap jumlah benih yang berkecambah, nilai indeks vigor, dan keserempakan benih untuk berkecambah pertama kali, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap keserempakan periode benih berkecambah terbanyak, 80% dan hari akhir benih berkecambah. Perlakuan ukuran benij yang terbaik terhadap perkecambahan benih Jabon, yaitu benih berukuran lebih besar dari 40 mesh.

Referensi

Ai, N. S. 2010. Peranan Air Dalam Perkecambahan Biji. Jurnal Ilmiah Sains, 10(2): 190–195.

Imansari, F., & Haryanti, S. 2017. Pengaruh Konsentrasi HCl Terhadap Laju Perkecambahan Biji Asam Jawa (Tamarindus Indica L.). Jurnal Buletin Anatomi Dan Fisiologi, 2(2): 187–192.

Junaidi, J., & Ahmad, F. 2021. Pengaruh Suhu Perendaman Terhadap Pertumbuhan Vigor Biji Kopi Lampung (Coffea canephora). Jurnal Inovasi Penelitian, 2(7): 2-4.

Kolly, S. W., Lapenangga, T., & Vertygo, S. 2022. Pengaruh Metode Skarifikasi Secara Mekanik Terhadap Perkecambahan Biji Lamtoro Tarramba (Leucaena leucocephala cv. Tarramba). Jurnal Ilmu Dan Teknologi Peternakan, 10(2): 63–69.

Mulyana, D. 2010. Bertanam jabon. Jakarta : AgroMedia.

Rodiah, S., Zulfatunnisa, Z., Sumadi, S., Nuraini, A., Rachmadi, M., Wicaksana, N., & Kadapi, M. 2017. Perubahan Bentuk dan Ukuran Benih Dua Kultivar Kedelai (Glycine max (L.) Merr.) di Jatinangor dan Cikajang. Paspalum: Jurnal Ilmiah Pertanian, 5(1): 1–6.

Rustam, E., Suharsi, T. K., Suhartanto, M. R., & Sudrajat, D. J. 2017. Daya Simpan Benih Jabon Putih (Neolamarckia cadamba (Roxb.) Bosser) Berdasarkan Populasi dan Karakteristik Benih (Seed Storability of Jabon Putih [Neolamarckia cadamba (Roxb.) Bosser] Base on Populations and Seed Characteristics). Jurnal Penelitian Hutan Tanaman, 14(1): 19–34.

Sandi, A. L. I., Indriyanto, I., & Duryat, D. 2014. Ukuran Benih dan Skarifikasi Dengan Air Panas Terhadap Perkecambahan Benih Pohon Kuku (Pericopsis mooniana). Jurnal Sylva Lestari, 2(3): 83–92.

Wulandari, W., Bintoro, A., & Duryat, D. 2015. Pengaruh Ukuran Berat Benih Terhadap Perkecambahan Benih Merbau Darat (Intsia palembanica). Jurnal Sylva Lestari, 3(2): 79–88.

Yuniarti, N., Megawati, M., & Leksono, B. 2017. The Effect of Method and Germination Paper Substrate on Viability of Eucalyptus pellita F. Mull Seed. Jurnal Penelitian Kehutanan Wallacea, 6(1): 13. https://doi.org/10.18330/jwallacea.2017.vol6iss1pp13-19

Unduhan

Diterbitkan

2025-03-26

Cara Mengutip

Yuliansyah, A., Taat Andayani, S., & Surya Hadi, D. (2025). Perkecambahan Jabon pada Berbagai Ukuran Benih yang Berbeda. AGROFORETECH, 3(1), 805–810. Diambil dari https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/1786

Terbitan

Bagian

Kehutanan

Citation Check