Studi Pengembangan Agrowisata Teh Berbasis Masyarakat di Dusun Trirtis Desa Ngargosari Kecamatan Samigaluh Kabupaten Kulon Progo

Penulis

  • Deni Choeruli Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Arum Ambarsari Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Resna Trimerani Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia

Kata Kunci:

Petani, Kontribusi, Potensi

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi yang dimiliki Dusun Tritis dalam mengembangkan agrowisata teh dan mengetahui kontribusi petani teh dalam mengembangkan agrowisata kebun teh di Dusun Tritis Desa Ngargosari dan mengetahui. Metode yang digunakan adalah deskritif kualitatif dengan menggunakan sampel jenuh. Pengambilan dan pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, kuisioner, dan dokumentasi yang kemudian dilengkapi dengan informan utama dan pendukung. Hasil penelitian ini adalah Potensi yang dimiliki Dusun Tritis dalam pengembangan Agrowisata Teh adalah Daya Tarik (pemandangan kebun teh yang memukau dan terawat serta edukasi memetik mengolah teh), akses (kondisi akses yang baik dan didukung jasa transportasi odong odong), fasilitas (terdapat fasilitas umum , penginapan, dan kedai teh), kelembagaan (kelembagaan disini adalah desa wisata, dan kelompok tani Arum Sari). Kontribusi petani teh lebih dominan berkontribusi sebagai narasumber dan pembangunan fasilitas serta akses jalan dengan presentase 100%. Selebihnya kontribusi sebagai penyedia lahan, penyusunan paket wisata, dan pengolahan teh.

Referensi

Andriani, W., Theresia, O., Sunggu, O., Farwati, R., Studi, P., Pancasila, P., Sultan, U., & Tirtayasa, A. (2023). Kontribusi Masyarakat Pegunungan Dalam Pengelolaan Usaha Ternak Di Kampung Domba. 6.

Guritnno, T. (2007). Kamus Besar Bahasa Indonesia dan Kamus Ekonomi. Kencana.

I Gusti, B. R. U., & I Wayan, R. J. (2015). Agrowisata Sebagai Pariwisata Alternatif Indonesia. Deepublish.

Mpila, G. P., Gosal, P. H., & Mononimbar, W. (2020). Pengembangan Kawasan Agrowisata Di Kecamatan Modoinding. Pengembangan Kawasan Agrowisata Di Kecamatan Modoinding, 7(2), 176–185.

Muzaki Ahmad Dayan1, M. I. S. (2022). Potensi Agrowisata Berbasis Masyarakat. National Multidisciplinary Sciences UMJember Proceeding Series, 1 No 1, 53–59.

Nadiro, H. (2014). bab iii Metode penelitian. Uin-Malang.Ac.Id. http://etheses.uin-malang.ac.id/715/7/10510050 BAB III.pdf

Ngargosari, pemerintah K. (2022). Mini Profil Kalurahan Ngargosari.

Sugiyono. (2013). Cara Mudah Menyusun Skripsi, Tesis, Dan Disertasi. Alfabeta.

Suwarsito, Aman S, A Nurul Hidayah, I. M. (2022). Strategi Pengembangan Agrowisata Berbasis Masyarakat di Desa

Sambirata, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas. Sainteks, 19 No 2, 231–240.

Titing Kartika , Emron Edison, R. N. (2021). Pengembangan Agrowisata Berbasis Masyarakat Di Desa Lamajang Kabupaten Bandung. Jurnal Hospitaliti Dan Pariwisata Edisi 4, 2.

Unduhan

Diterbitkan

2024-03-25

Cara Mengutip

Choeruli, D., Ambarsari, A., & Trimerani, R. (2024). Studi Pengembangan Agrowisata Teh Berbasis Masyarakat di Dusun Trirtis Desa Ngargosari Kecamatan Samigaluh Kabupaten Kulon Progo. AGROFORETECH, 2(1), 315–324. Diambil dari https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/1084

Terbitan

Bagian

Agribisnis

Citation Check