Alokasi Pendapatan Rumah Tangga Karyawan Panen Kelapa Sawit di PT. Bakrie Sumatera Plantation Kisaran Kabupaten Asahan
DOI:
https://doi.org/10.55180/aft.v6i1.2162Keywords:
Household Income, Income Allocation, Household Consumption, Harvesting Workers, Oil Palm, Pendapatan Rumah Tangga, Alokasi Pendapatan, Konsumsi Rumah Tangga, Pekerja Panen, Kelapa SawitAbstract
Income is one of the factors influencing consumption patterns, particularly among harvesting workers in oil palm plantations. This study aims to determine 1.) the level of income, 2.) the pattern of income allocation, and 3.) the effect of income on household consumption of oil palm harvesting workers at PT. Bakrie Sumatera Plantations Tbk, Kisaran, Asahan Regency. The research was conducted from November to December 2024 using a quantitative descriptive method with a simple random sampling technique involving 30 respondents. Data were obtained from both primary and secondary sources. Primary data were collected through interviews and questionnaires, and analyzed using descriptive analysis and simple linear regression. The results show that the average household income of harvesting workers is Rp4,549,333 per month, with the majority of respondents (76.66%) earning more than Rp4,000,000. The income allocation pattern indicates that 52% is spent on consumption needs, 22% on entertainment or discretionary spending, and 26% on savings and emergency funds, exceeding the 50-30-20 budgeting rule. Regression analysis shows that income has a positive and significant effect on household consumption, explaining 39.4% of the variation, while the remaining percentage is influenced by other factors. These findings indicate that harvesting workers are not only able to meet their basic needs but also demonstrate a relatively strong awareness of saving, which contributes to improving household welfare.
ABSTRAK
Pendapatan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi pola konsumsi, khususnya di kalangan pekerja panen di perkebunan kelapa sawit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1.) tingkat pendapatan, 2.) pola alokasi pendapatan, dan 3.) pengaruh pendapatan terhadap konsumsi rumah tangga pekerja panen kelapa sawit di PT. Bakrie Sumatera Plantations Tbk, Kisaran, Kabupaten Asahan. Penelitian ini dilakukan dari November hingga Desember 2024 menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel acak sederhana yang melibatkan 30 responden. Data diperoleh dari sumber primer dan sekunder. Data primer dikumpulkan melalui wawancara dan kuesioner, dan dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan rumah tangga rata-rata pekerja panen adalah Rp4.549.333 per bulan, dengan mayoritas responden (76,66%) memperoleh pendapatan lebih dari Rp4.000.000. Pola alokasi pendapatan menunjukkan bahwa 52% dihabiskan untuk kebutuhan konsumsi, 22% untuk hiburan atau pengeluaran diskresioner, dan 26% untuk tabungan dan dana darurat, melebihi aturan penganggaran 50-30-20. Analisis regresi menunjukkan bahwa pendapatan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap konsumsi rumah tangga, menjelaskan 39,4% dari variasi, sedangkan persentase sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Temuan ini menunjukkan bahwa pekerja panen tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan dasar mereka tetapi juga menunjukkan kesadaran yang relatif kuat untuk menabung, yang berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan rumah tangga.
References
Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS). (2024). Kontribusi Besar Industri Perkebunan Kelapa Sawit Terhadap Aspek Ketenagakerjaan. BPDP. http://www.bpdp.or.id/kontribusi-besar-industri-perkebunan-kelapa-sawit-terhadap-aspek-ketenagakerjaan
Feninda, T. (2023). Analisis Pengaruh Perkebunan Kelapa Sawit Terhadap Perekonomian Masyarakat di Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2011 – 2020. Co-Value Jurnal Ekonomi Koperasi Dan Kewirausahaan, 14(3), 238–254. https://doi.org/10.59188/covalue.v14i3.3659
Hanafiah, A. (2024). Manajemen Sumber Daya Mnausia dalam Sektor kesehatan. Dalam PT. Literasi Nusantara Abadi Grup.
Handayani, S., & Yulistiyono, H. (2023). Pengaruh Pendapatan, Jumlah Anggota Keluarga dan Pendidikan Terhadap Konsumsi Rumah Tangga Miskin di Kabupaten Banyuwangi. Neo-Bis, 12(1), 32–47.
Keluarga, P. K. (2024). Pendapatan Karyawan Pemanen Kelapa Sawit Pt. Agro Sinergi Nusantara Terhadap Pemenuhan Kebutuhan Keluarga. 2(1), 122–131.
Ngadi, N., & Meilianni, R. (2020). Alokasi Tenaga Kerja Dan Pendapatan Petani Kelapa Sawit Di Kabupaten Musibanyuasin, Sumatera Selatan. Jurnal Ketenagakerjaan, 15(1). https://doi.org/10.47198/naker.v15i1.29
Paujiyah, W., Musthofa, M. A., & Kadarsih, S. (2023). Pengaruh Pendapatan Rumah Tangga Dan Pendidikan Terhadap Pola Konsumsi Masyarakat Di Desa Lagan Tengah. Jurnal Al Mujaddid Humaniora, 9(2), 49–61.
Rohima, S., & Suhel. (2019). Analisis Konsumsi Pangan Dan Ketahanan Pangan Rumah Tangga Ojek Di Kota Palembang. Proceeding Sriwijaya Economic and Busimess Conference, 5(Nicholson 1995), 133–158.
Romadlon, D. F., & Wijaya, A. (2022). Faktor-faktor yang mempengaruhi pengeluaran konsumsi rumah tangga miskin. Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman (JIEM), 7(2). https://doi.org/10.29264/jiem.v7i2.9826
Rosaline, G. A. (2015). Literasi Keuangan dan Alokasi Pendapatan (Studi Empiris Pada Ibu Rumah Tangga di Kelurahan Panggung Lor, Kecamatan Semarang Utara Kota Semarang). Ekonomi Bisnis, (September), 1–65.
Sembiring, Y. C., & Saragih, J. L. (2024). Metode budgeting 50-30-20. Devotionis: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 49–53.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Ummah, M. S. (2019). Alokasi Pendapatan dan Literasi Keuangan. Sustainability (Switzerland), 11(1), 1–14.
Warren, E., & Tyagi, A. W. (2005). All Your Worth: The Ultimate Lifetime Money Plan. Simon and Schuster.
Yanti, Z., & Murtala, M. (2019). Pengaruh Pendapatan, Jumlah Anggota Keluarga dan Tingkat Pendidikan terhadap Konsumsi Rumah Tangga di Kecamatan Muara Dua. Jurnal Ekonomika Indonesia, 8(2), 72–81. https://doi.org/10.29103/ekonomika.v8i2.972









