Pengaruh Topografi Terhadap Produktivitas dan Efisiensi Kegiatan Penebangan (Felling) Menggunakan Chainsaw di Estate Teso Timur PT. RAPP

Penulis

  • Josua Simanullang Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Hastanto Bowo Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Didik Suryahadi Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan INSTIPER Yogyakarta, Indonesia

Kata Kunci:

Pemanenan, Topografi, Produktivitas

Abstrak

Penebangan merupakan langkah pertama dalam proses mengkonversi pohon menjadi produk hutan yang lainnya. Hal tersebut menegaskan bahwa kegagalan dalam kegiatan penebangan mengakibatkan tersendatnya porses pemanenan hasil hutan kayu. Penebangan menjadi salah satu penentu kualitas kayu yang diproduksi. Kesalahan dalam penebangan dan kesalahan dalam pembagian batang akan sangat berpengaruh terhadap kualitas kayu yang dihasilkan. Kesalahan-kesalahan tesebut dapat mengakibatkan kerusakan pada kayu hasil tebangan bahkan dapat mengakibatkan kayu yang ditebang tidak dapat diproses lebih lanjut. Kegiatan penebangan dan pembagian batang yang efektif dan efisien diperlukan dalam pemanenan hasil hutan kayu (Herlina, 2021).

            Rancangan penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak kelompok (RAK) dengan percobaan faktorial. faktor yang digunakan adalah faktor  tunggal  yaitu kelerengan lahan yang terdiri dari 3 aras: Datar (Flat) dengan kemiringan 0-10%, Landai (Moderate) dengan kemiringan 10-25%, Curam (Steep) dengan kemiringan 25-35% . 

              Dengan total rata-rata produktivitas tebangan (m3/jam) pada masing-masing topografi sebagai berikut: topografi datar 12,61 m3/jam, landai 11,59nm3/jam, curam 9,58 m3/jam. Dengan total rata-rata produktivitas tebangan (m3/jam) pada masing-masing minggu sebagai berikut:  minggu I sebesar 11,27 m3/jam, minggu II sebesar 11,36 m3/jam, minggu III sebesar 10,83 m3/jam, minggu IV sebesar 11,58 m3/jam.

Referensi

Abrar, M. (2022). Teknik Pengaturan Hasil Panen Kayu Bitti (Vitex Cofassus) Di Desa Pariwang Kecamatan Maiwa Kabupaten Enrekang. http://repository.unhas.ac.id/id/eprint/18749/

Afani, I. Y. N., Yuwono, B. D., & Nurhadi, B. (2019). Optimalisasi Pembuatan Peta Kontur Skala Besar Menggunakan Kombinasi Data Pengukuran Terestris Dan Foto Udara Format Kecil. Jurnal Geodesi Undip.

Aumora, N. S., Bakce, D., & Dewi, N. (2016). Analisis Efisiensi Produksi Usahatani Kelapa di Kecamatan Pulau Burung Kabupaten Indragiri Hilir. Sorot, 11(1), 47. https://doi.org/10.31258/sorot.11.1.3870

Brier, J., & lia dwi jayanti. (2020). Analisis Faktor-Faktor Produktivitas Kerja Pada Pegawai Perpustakaan Its. http://journal.um-surabaya.ac.id/index.php/JKM/article/view/2203

Chowira, E. A., Falah, D., Kayu, B. P., Biaya, P., & Kayu, P. (n.d.). Studi Perbandingan Biaya Pengangkutan Kayu Eucalyptus Pellita Berdasarkan Lama Waktu Kayu Di Lapangan Setelah.

Forest Watch Indonesia. (2015). Pelanggaran Perusahaan Hutan Tanaman Industri (HTI) dan Pembiayaan “Studi Kasus PT. Toba Pulp Lestari dan APRIL Group.” http://responsibank.id/media/277205/case-study-responsibank-indonesia-pelanggaran-perusahaan-hutan-tanaman-industri-hti-dan-pembiayaan.pdf

Hanafi, R., Harlen, P. :, & Harahap, A. (2017). Efficiency Analysis of the Usage of Factors of Production in Small and Medium Furniture Industries in Pekanbaru City. JOM Fekon.

Hendrayana, Y., Adhya, I., Supartono, T., Karyaningsih, I., & Nurlaela, A. (2020). Pelatihan Operator Chainsaw Dan Teknik Penebangan Di Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (Kph) Tasikmalaya. Empowerment : Jurnal Pengabdian Masyarakat. https://doi.org/10.25134/empowerment.v3i02.3470

Herlina, H. (2021). Perbandingan Efektifitas Chainsaw Stihl 070 Dan Stihl Ms 381 Pada Kegiatan Penebangan Pohon.

Hutasuhut, I. L., Sadjati, E., & Tri Ratnaningsih, A. (2021). Identifikasi Kelayakan Chainsaw Pada Kegiatan Penebangan Untuk Keselamatan Dan Kesehatan Pekerja Di Pt. Perawang Sukses Perkasa Industri (Pspi). Wahana Forestra: Jurnal Kehutanan. https://doi.org/10.31849/forestra.v16i2.6878

Hutauruk, J. M. (2022). Studi Perbandingan Nilai Self Assessment Terhadap Topografi Lahan Di Areal Mineral Soil Pt. Rapp Estate Baserah.

Maiti, & Bidinger. (2007). Konsep Produktivitas. Journal of Chemical Information and Modeling.

Muafiah, A. F. (2019). Produktivitas Penebangan Dan Penyaradan Kayu Di Hutan Alam (Studi Kasus Pt. Karya Lestari). Αγαη.

Pusat, P. (1990). Tentang hak pengusahaan hutan tanaman industri. 1–28.

Ramadhan, M. (2020). Pengaruh Pengalaman Operator Dan Umur Alat (Chainsaw) Terhadap Produktivitas Kegiatan Pemanenan (Felling) Di Pt.Rapp Estate Nagodang.

Rostianingsih, S., & Gunadi, K. (2004). Pemodelan Peta Topografi Ke Objek Tiga Dimensi Silvia Rostianingsih , Kartika Gunadi Ivan Handoyo. Jurnal Informatika.

Santa Fermana, J., Sadjati, E., & Ikhwan, M. (2020). Analisis Biaya Pemanenan Dan Produktivitas Produksi Kayu Ekaliptus (Studi Kasus: Hphti Pt.Pspi Distrik Petapahan). Wahana Forestra: Jurnal Kehutanan, 14(2), 38–55. https://doi.org/10.31849/forestra.v14i2.3516

Tamba, J. (2017). Studi Produktivitas Proses Ektraksi Kayu Menggunakan Excavator Ponton Tarik Berdasarkan Perbedaan Topografi Skripsi.

Diterbitkan

2023-05-29

Cara Mengutip

Simanullang, J., Bowo , H., & Suryahadi, D. (2023). Pengaruh Topografi Terhadap Produktivitas dan Efisiensi Kegiatan Penebangan (Felling) Menggunakan Chainsaw di Estate Teso Timur PT. RAPP. AGROFORETECH, 1(1), 784–795. Diambil dari https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/571

Terbitan

Bagian

Kehutanan

Citation Check