Dominansi Tumbuhan Sumber Pakan Parasitoid di Perkebunan Kelapa Sawit
Kata Kunci:
tumbuhan sumber pakan, parasitoid, nektar, polenAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dominansi tumbuhan sumber pakan parasitoid serta ketersediaan nektar dan polen di perkebunan kelapa sawit. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan penentuan lokasi secara purposive sampling berdasarkan keberadaan tumbuhan berbunga yang berpotensi sebagai sumber pakan parasitoid. Penelitian dilaksanakan pada 1 divisi yang terdiri dari 5 blok dengan 3 plot pengamatan pada setiap blok, sehingga diperoleh 15 plot. Pengamatan dilakukan di gawangan pada setiap 1 plot dengan metode transek garis berpola Y dengan 4 titik yang masing-masing memiliki luas 1m x 1m sehingga 1 plot diperoleh luas 4m2.Parameter yang diamati meliputi jenis dan jumlah individu tumbuhan, jumlah bunga, volume nektar, dan berat polen. Jumlah individu tumbuhan dianalisis menggunakan Indeks Nilai Penting (INP), sedangkan ketersediaan sumber pakan dianalisis berdasarkan jumlah bunga, volume nektar, dan berat polen. Hasil penelitian menunjukkan terdapat lima jenis tumbuhan berbunga, yaitu Asystasia gangetica, Ageratum conyzoides, Melastoma malabathricum, Chromolaena odorata, dan Mimosa pudica. A. conyzoides memiliki nilai INP tertinggi sebesar 57,96% dengan 470 individu/60m2, sedangkan M. pudica memiliki INP terendah sebesar 24,97% dengan 177 individu/60m2. A. conyzoides juga memiliki jumlah bunga tertinggi sebanyak 3.179 bunga/60m2, volume nektar 15,90 ml/60m2, dan berat polen 1,70 g/60m2. M. malabathricum memiliki volume nektar terendah 2,71 ml/60m2, sedangkan M. pudica memiliki berat polen terendah 0,30 g/60m2. A. conyzoides menunjukkan dominansi dan ketersediaan sumber pakan yang tinggi sehingga berpotensi sebagai penyedia pakan parasitoid di perkebunan kelapa sawit.
Referensi
Anggraini, S., & Berutu, A. G. (2022). Intensitas Serangan Ulat Api (Setothosea asigna Van Eecke) terhadap Tanaman Menghasilkan (TM) Kelapa Sawit Masyarakat di Desa Biskang, Kecamatan Danau Paris, Kabupaten Aceh Singkil, Aceh. Jurnal Pertanian Agros, 24(2), 295–300.
Anita, D., & Haryadi, N. T. (2022). Pengaruh Lama Mekar Bunga Refugia Terhadap Keragaman Populasi Musuh Alami dan Hama pada Tanaman Padi ( Oryza sativa ). AGRI-TEK: Jurnal Ilmu Pertanian,Kehutanan Dan Agroteknologi, 23(September), 38–42.
Azhar, A., Grass, I., Rizali, A., Pudjianto, & Buchori, D. (2024). Rainforest transformation reduces parasitoid wasp diversity—Can the enrichment of flowering vegetation alleviate this? Ecological Entomology, July 2023, 825–836. https://doi.org/10.1111/een.13355
Daulay, N. P., Putri, A. A., Ramadani, O. N., Agata, E. V., & Hamid, M. (2025). Analisis Perkembangan Produksi Kelapa Sawit Berdasarkan Luas Lahan dan Jumlah Pabrik Kelapa Sawit ( Studi Pada Kabupaten Rokan Hulu ). Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(2), 11335–11342.
Firmansyah, W., Santi, I. S., & Wijayani, S. (2024). Keanekaragaman Serangga Fitofagus dan Entomofagus Pengunjung Tumbuhan Mimosa pudica , Chromolaena odorata , dan Asytasia gangetica di Perkebunan Kelapa Sawit. AGROFORETECH, 2(01), 247–255.
Irsan, C., & Margaretha, S. (2024). Inventarisasi Serangga Entomofag yang Berasosiasi pada Bunga Pukul Delapan ( Turnera ulmifolia ) dan ( Turnera subulata ) di Perkebunan Kelapa Sawit ( Elais guineensis Jacq . ) PT . Dendy Marker Indah. AGRI-TEK: Jurnal Ilmu Pertanian,Kehutanan Dan Agroteknologi, 25(1), 10–16.
Joffry, S. M., Yob, N. J., Rofiee, M. S., Affandi, M. M. R. M. M., Suhaili, Z., Othman, F., Akim, A. M., Desa, M. N. M., & Zakaria, Z. A. (2011). Melastoma malabathricum ( L .) Smith Ethnomedicinal Uses , Chemical Constituents , and Pharmacological Properties : A Review. Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine, 2012, 48. https://doi.org/10.1155/2012/258434
Kumar, D., Singh, H., Bhatt, U., Sharma, J., Sharma, S., & Soni, V. (2022). Physiological Performance of Mimosa pudica L . under Different Light Quality and Photoperiods. Physiologia, 2, 132–153. https://doi.org/https://doi.org/10.3390/physiologia2040012
Lopes, I. T. de F. V., Marques, D., & Nakajima, J. N. (2021). The Eupatorieae tribe (Asteraceae) in Caparaó National Park, Espírito Santo / Minas Gerais, Brazil. Rodriguésia, 72.
LUO, Z.-L., CHEN, S., & ZHANG, D.-X. (2012). Floral reward presentation favored the expression of male function in the pollen-only flower Melastoma malabathricum. Journal of Systematics and Evolution, 50(6), 488–495. https://doi.org/10.1111/j.1759-6831.2012.00213.x
Luo, Z., Zhang, D., & Renner, S. S. (2008). Why two kinds of stamens in buzz-pollinated flowers ? Experimental support for Darwin ’ s division-of-labour hypothesis. Functional Ecology, 22(Buchmann 1983), 794–800. https://doi.org/10.1111/j.1365-2435.2008.01444.x
Putra, I. L. I., Pudjianto, & Maryana, N. (2016). Keanekaragaman Hymenoptera Parasitoid Pada Perkebunan Kelapa Sawit Ptpn VII Cindali, Bogor. Jurnal Hama Dan Penyakit Tumbuhan Tropika, 16(2), 165–174. https://doi.org/10.23960/j.hptt.216165-174
Rahim, A., Hidayah, A. I., Faizal, & Murtikalsono, A. (2024). Konservasi Musuh Alami Melalui Pemanfaatan Gulma dan Tanaman Refugia di Perkebunan Kelapa Sawit Conservation of Natural Enemies Through Utilization of Weeds and Refugia Plants in Oil Palm Plantation. Agrosains : Jurnal Penelitian Agronomi, 26(1), 9–17.
Reddi, C. S., & Reddi, N. S. (1986). Pollen Production in Some Anemophilous Angiosperms. Grana, 25, 55–61. https://doi.org/10.1080/00173138609429933
Wan, N., Fu, L., Dainese, M., Kiær, L. P., Hu, Y., Xin, F., Goulson, D., Woodcock, B. A., Vanbergen, A. J., Spurgeon, D. J., Shen, S., & Scherber, C. (2025). Pesticides have negative effects on non- target organisms. Nature Communications, August 2023, 1–16. https://doi.org/10.1038/s41467-025-56732-x
Wibowo, D., Rahardjo, B. T., Karindah, S., & Muhammad, F. N. (2023). The diversity and abundance of weeds in sugarcane ( Saccharum officinarum ) plantations and its relationships with Hymenoptera parasitoids diversity. BIODIVERSITAS, 24(4), 2342–2349. https://doi.org/10.13057/biodiv/d240448
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Citation Check
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 AGROFORETECH

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


