Kondisi Sosial Ekonomi Petani Tembakau di Desa Ketep, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang

Penulis

  • Iskak Jeni Cahyono Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Danang Manumono Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Arum Ambarsari Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia

Kata Kunci:

Sosial Ekonomi, petani, Tembakau, Pendapatan, Usahatani

Abstrak

Budidaya komoditas tembakau telah lama dilakukan baik oleh petani di Indonesia. Hal ini dikarenakan letak geografis sebagian wilayah di Indonesia yang cocok dan memenuhi syarat tumbuh tanaman tembakau. Sebagai salah satu tanaman komersial, tembakau memiliki andil dalam perekonomian melalui pajak dan cukai serta lapangan kerja dalam industri tembakau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi sosial ekonomi petani tembakau di Desa Ketep, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang saat ini. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Magelang wilayah tersebut merupakan salah satu daerah penghasil tembakau di Kabupaten Magelang. Pemilihan lokasi penelitian difokuskan pada Desa Ketep, Kecamatan Sawangan. Dengan pertimbangan bahwa Lokasi tersebut sebagaian besar penduduknya adalah petani tembakau. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Lokasi penelitian berada di Desa Ketep, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang. Penentuan responden dilakukan menggunakan teknik snowball sampling terhadap 45 petani tembakau. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakan tabulasi, rata-rata, persentase, serta analisis biaya produksi, penerimaan, pendapatan, dan kontribusi pendapatan usahatani terhadap pendapatan keluarga. Pendapatan petani tembakau di Desa Ketep sebesar Rp. 6.153.137 UT/tahun atau Rp. 34.159.400 Ha/tahun. Usahatani Tembakau memberikan keuntungan eksplisit yang menunjukan bahwa penerimaan mampu menutupi seluruh biaya produksi yang di butuhkan petani, dengan tenaga kerja dalam keluarga dan lahan milik sendiri memberikan keuntungan secara implisit yang diterima oleh petani Tembaku Kondisi sosial petani Tembakau dalam penelitian ini terdapat berbagai kegiatan sosial dalam masyarakat yang aktif dilakukan oleh petani Tembakau di Desa Ketep, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang.

Referensi

Amah, M. B. N., & Wadu, J. (2024). Pengaruh Modal Sosial terhadap Produktivitas Padi Kabupaten Sumba Timur. 7(2). https://jurnal.agribisnis.umi.ac.id/index.php/wiratani/article/view/465

Badan Pusat Statistik. (2024). Statistik pendapatan Februari 2024. Badan Pusat Statistik. https://www.bps.go.id/id/publication/2024/06/07/2db3f6357ef0359d6657bdc4/income-statistics-february-2024.html

BPS 2024. (n.d.). Indikator Kesejahteraan Rakyat Provinsi Kalimantan Selatan 2024. https://kalsel.bps.go.id/id/publication/2024/11/29/a40108175c54ec8f9643f348/indikator-kesejahteraan-rakyat-provinsi-kalimantan-selatan-2024.html

Fajar, A., & Maulidah, S. (2021). Fluktuasi Harga Dan Kesejahteraan Petani Tembakau Madura. 22, 19–23. https://jurnal.fp.unila.ac.id/index.php/jopfe/article/view/4492

Kurniawan, D., Insan, T., Dan, N., & Kurnia, R. (2024). Feasibility Analysis and Development Of Tobacco Farming In Margajaya Village , Pamarican District , Ciamis District. 11, 820–832.

Menteri Keuangan Republik Indonesia. (2020). Kawasan Industri Hasil Tembakau. https://jdih.kemenkeu.go.id/api/download/fulltext/2020/21~PMK.04~2020Per.pdf

Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif.

Nurjihadi, M., & Dharmawan, A. H. (2022). Lingkaran setan kemiskinan dalam masyarakat pedesaan, studi kasus petani tembakau di kawasan pedesaan pulau lombok. https://jurnal.fp.unila.ac.id/index.php/jopfe/article/view/4492

Rahman, A., Alamsyah, M., & Anwar, R. (2023). Analisis Beban Kerja Karyawan Dengan Metode Full Time Equivalent (Fte) Pada Unit Pemupukan Perkebunan Kelapa Sawit. Sebatik, 27(1), 9–15. https://doi.org/10.46984/sebatik.v27i1.2232

Rawanda, R., Mutama, R., Surya, M. H., & Dewi, B. sari. (2021). Pengaruh Pengelolaan Kopi Robusta Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat di HKM Binawana Register 45B Desa Tri Budisukur , Kecamatan Kebun Tebu , Lampung Barat , Lampung. Joupfe Journal, 1(1), 1–10. https://jurnal.fp.unila.ac.id/index.php/jopfe/article/view/4492

Suwarto, & Octavianty, Y. (2010). Budi daya 12 tanaman perkebunan unggulan. Penebar Swadaya.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-29

Cara Mengutip

Cahyono, I. J., Manumono, D., & Ambarsari, A. (2026). Kondisi Sosial Ekonomi Petani Tembakau di Desa Ketep, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang. AGROFORETECH, 4(2), 785–796. Diambil dari https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/2662

Terbitan

Bagian

Agribisnis

Citation Check

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

<< < 1 2 3 4 5 6 > >>