Pengaruh Pupuk Organik Cair dan Bakteri Endofit dalam Meningkatkan Keragaan Tanaman Bibit Kelapa Sawit di Pre-Nursery

Penulis

  • M. Dhyka Febrian Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Achmad Himawan Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Elisabeth Nanik Kristalisasi Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia

Kata Kunci:

Bacillus sp., bakteri endofit, pre-nursery, pupuk organik cair

Abstrak

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kombinasi perlakuan konsentrasi pupuk organik cair dan dosis bakteri endofit dalam meningkatkan keragaan bibit kelapa sawit di pre-nursery, serta konsentrasi pupuk organik cair dan dosis bakteri endofit yang paling tepat untuk meningkatkan pertumbuhan bibit kelapa sawit di pre-nursery. Penelitian ini dilaksanakan di Jl Nangka, Karang nongko Rt 03/ Rw 09 yang terletak di Desa Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Penelitian dimulai dari bulan September – November 2025, dengan ketinggian 140 mdpl. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 faktor. Faktor pertama yaitu konsentrasi pupuk organik cair yang terdiri dari 4 aras yaitu:  0 , 75, 150, dan 225 ml/l. Faktor kedua dosis bakteri endofit terdiri dari 4 aras yaitu: 0 , 15, 25 ,dan 35 ml. Dari dua faktor tersebut di peroleh 16 kombinasi dengan setiap perlakuan diulang sebanyak 5 kali dan diperoleh 80 bibit. Data hasil penelitian dianalisis dengan sidik ragam (ANOVA) pada jenjang nyata 5%. Apabila terdapat beda nyata diuji dengan DMRT pada jenjang nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan terdapat interaksi nyata kombinasi perlakuan pupuk organik cair dan bakteri endofit pada parameter berat segar akar, berat kering tajuk, dan berat kering akar. Konsentrasi pupuk organik cair 75 dan dosis bakteri endofit memberikan pengaruh paling baik pada parameter berat sagar akar. Konsentrasi pupuk organik cair 150 ml/l dan dosis bakteri endofit 15 ml memberikan pengaruh paling baik pada parameter berat kering tajuk dan berat kering akar. Pupuk organik cair 150 ml/l sudah mampu meningkatkan berat segar tajuk pada bibit kelapa sawit di pre-nursery. Bakteri endofit 25 ml mampu memberikan pertumbuhan paling baik pada parameter tinggi bibit

Referensi

Aini, A., & Fhita, F. (2025). Pengaruh konsentrasi dan frekuensi aplikasi POC Kulit pisang terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit K (Elaeis guineensis Jacq) di Main-nursery. 19 maret 2025. https://eprints.instiperjogja.ac.id/id/eprint/2907

Alvi, B., Ariyanti, M., & Maxiselly, Y. (2018). Pemanfaatan beberapa jenis urin ternak sebagai pupuk organik cair dengan konsentrasi yang berbeda pada tanaman kelapa sawit (Elaeis guineensis jacq.) di pembibitan utama. Kultivasi, 17(2). https://doi.org/10.24198/kultivasi.v17i2.16914

Ariyanti, M., Rosniawaty, S., & Nadiyah, F. (2023). Pengaruh Aplikasi Bacillus sp dan Kompos Tandan Kosong Kelapa Sawit terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit. Agrikultura, 34(2), 306. https://doi.org/10.24198/agrikultura.v34i2.43170

Asmoro, P. P., & Munif, A. (2020). Bakteri Endofit dari Tumbuhan Paku-pakuan sebagai Agens Hayati Rhizoctonia solani dan Pemacu Pertumbuhan Tanaman Padi. Jurnal Fitopatologi Indonesia, 15(6), 239–247. https://doi.org/10.14692/jfi.15.6.239-247

Effendy, I., Gribaldi, G., & Jalal, B. A. (2019). Aplikasi sabut kelapa dan dan pupuk bokasi kotoran ayam terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di pre-nursery. Jurnal Agrotek Tropika, 7(2), 405. https://doi.org/10.23960/jat.v7i2.3367

Hidayat, F., Rahutomo, S., Farrasati, R., Pradiko, I., Syarovy, M., Sutarta, E. S., & Widayati, W. E. (2018). Pemanfaatan bakteri endofit untuk meningkatkan keragaan bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.). Jurnal Penelitian Kelapa Sawit, 26(2), 71–78. https://doi.org/10.22302/iopri.jur.jpks.v26i2.36

Istantini, Z. (2017). Pengaruh inokulan bakteri endofit Bacillus spp. Tunggal dan konsorsium terhadap populasi nematoda pratylenchus dan pertumbuhan kopi arabika serta pemenfaatanya sebagai buku nonteks [Skripsi]. Universitas Jember.

Khoiriyah, N. (2017). Pengaruh konsentrasi dan frekuensi aplikasi pupuk organik cair pada tanaman pakcoy (Brassica rapa L.) Varietas Flamengo.

Kurniawan, E., Dewi, R., & Jannah, R. (2022). Pemanfaatan limbah cair industri kelapa sawit dengan penambahan serat tandan kosong kelapa sawit. Jurnal Teknologi Kimia Unimal, 11(1), 76–90. https://doi.org/10.29103/jtku.v11i1.7251

Manguntungi, B., Asmawati, R. A. A. M. A. A., & Tegar Aprilian1, K. E. P. (2018). Endonesia (Endophyte for Indonesia): Biofertilizer Berbasis Mikroba Endofit guna Meningkatkan Kualitas Pembibitan Budidaya Kelapa Sawit (Elaeis guineensis) di Indonesia. Biota: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati. https://doi.org/10.24002/biota.v3i1.1892

Nadiya, F. (2022). Pengaruh Aplikasi Endofitik Bacillus sp. Dan Kompos Tandan Kosong Kelapa Sawit terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Pembibitan Awal. https://repository.unpad.ac.id/handle/kandaga/150510180083

Oktrisna, D., Puspita, F., & Zuhry, E. (2017). Uji bakteri Bacillus sp. Endofit diformulasi dengan beberapa limbah terhadap tanaman padi sawah (Oryza sativa L.). 4, no. 1, Feb. 2017.

Purwosetyoko, N. S., Nasruddin, N., Rafli, M., Faisal, F., & Yusuf N, M. (2022). Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) Fase Pre Nursery Menggunakan Ekstraks Daun Muccuna Bracteata. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi, 1(2), 34. https://doi.org/10.29103/jimatek.v1i2.8463

Rafian, N. N., Budi Hastuti MP, Ir. P., & Kusumastuti, Ir. U. (2025). Pengaruh konsentrasi dan frekuensi aplikasi pupuk organik cair terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis jacq) di Pre-nursery.

Rinaldy, M. (2024). Pengaruh komposisi media tanam dan pemberian pupuk organik cair limbah sayuran terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq) di main-nursery. 22 maret 2024.

Sari, V. I., Anwar, M. N., & Rahhutami, R. (2022). Pemanfaatan Senyawa Alelokimia dari Gulma Kirinyu (Chromolaena odorata) sebagai Pupuk Organik Cair untuk Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) di Pembibitan Awal. Jurnal Pengelolaan Perkebunan (JPP), 3(1). https://doi.org/10.54387/jpp.v3i1.14

Sari, V. I., Mutryarny, E., & Rizal, M. (2022). Korelasi Pemberian Pupuk Organik Cair Azolla Microphylla Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacg) di Pre Nursery. 11 januari 2022, Jurnal Agrotela Vol: 1 No: 1 Januari 2021.

Sholikhatul Khusna, N. H., Puspita, F., & Nelvia. (2016). Respon bibit kelapa sawit yang terserang Ganoderma sp. Terhadap aplikasi pupuk kalium dan terhadap aplikasi Bacillussp. Endofit.

Tanti, N., Nurjannah, N., & Kalla, R. (2020). Pembuatan pupuk organik cair dengan cara aerob. ILTEK Jurnal Teknologi, 14(2), 2053–2058. https://doi.org/10.47398/iltek.v14i2.415

Zainul, A., Luqman, Q. A., & Latief Abadi, A. (2015). Pengaruh bakteri Bacillus sp. Dan Pseudomonas sp. Terhadap pertumbuhan jamur patogen Sclerotium rolfsiiSacc. Penyebab penyakit rebah semai pada tanaman kedelai. 3 Nomor 1.

Zulia, Cik, Naburju, Ragil, Reni Gustianty, L., & Torus Pane, H. Y. (2025). Uji percepatan pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) dengan adanya perlakuan perendaman dan ZPT. Vol 8, No 1 (2025). https://doi.org/10.30743/best.v8i1.11287

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-31

Cara Mengutip

Febrian, M. D., Himawan, A., & Kristalisasi, E. N. (2026). Pengaruh Pupuk Organik Cair dan Bakteri Endofit dalam Meningkatkan Keragaan Tanaman Bibit Kelapa Sawit di Pre-Nursery. AGROFORETECH, 4(1), 138–145. Diambil dari https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/2408

Terbitan

Bagian

Agroteknologi

Citation Check

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

<< < 1 2 3 4 5 > >>