Persepsi, Motivasi, dan Partisipasi Masyarakat terhadap Keberadaan Ekowisata Hutan Girimanik di Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah
Kata Kunci:
Persepsi, Motivasi, Partisipasi MasyarakatAbstrak
"Ekowisata" mengacu pada gagasan pariwisata berkelanjutan yang menekankan perlindungan lingkungan, alam, dan tradisi budaya. Hutan adalah lingkungan yang unik dengan keanekaragaman dan keindahan yang luar biasa. Masyarakat dapat memperoleh manfaat dari keberadaan ekowisata hutan, yang krusial bagi kehidupan ekosistem. Oleh karena itu, persepsi, motivasi, dan keterlibatan masyarakat merupakan aspek krusial yang menentukan keberadaan ekowisata di suatu lokasi. Pandangan yang lebih positif dapat membuka jalan bagi peningkatan ekowisata, pendidikan lingkungan, dan partisipasi masyarakat dalam inisiatif konservasi. Namun, kurangnya pengetahuan atau pandangan negatif masyarakat dapat menghambat upaya perlindungan lingkungan. Selama tiga bulan, para peneliti di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, meneliti kawasan Ekowisata Girimanik. Studi ini bertujuan untuk mengkaji perspektif masyarakat terhadap ekowisata Girimanik serta motivasi, praktik, dan dampaknya. Data responden diolah menggunakan skala Likert dan analisis korelasi dalam studi ini. Lima puluh orang mengisi jajak pendapat ini. Tidak ditemukan hubungan yang signifikan secara statistik antara ketiga variabel independen. Selain itu, sikap, dorongan, dan partisipasi masyarakat terhadap ekowisata Girimanik semuanya dinilai “Baik”.
Referensi
Alam, B. (2022). Persepsi Masyarakat Terhadap Ekowista Mangrove Lantebung di Kelurahan Bira Kecamatan Tamalanrea Kota Makassar. 8.5.2017, 2003–2005.
BKSDA Jawa Tengah. (2017). Kawasan Ekowisata Girimanik.
Fandeli, C. (1995). Pengertian dan Konsep Dasar Ekowisata. 1990.
Indriastiningsih, E., & Pramana, F. A. W. (2022). Upaya Peningkatan Motivasi Masyarakat melalui Media Poster di Desa Sindon. Senriabdi, 2, 270–274.
Kaehe, D., Ruru, J. M., & Welson, R. Y. (2019). Partisipasi Masyarakat dalam Perencanaan Pembangunan di Kampung Pintareng Kecamatan Tabukan Selatan Tenggara. Jurnal Administrasi Publik, 5(80), 14–24.
Mansur, H., Karim, A., Baihaqi, A., Studi, P., Psdku, K., Lues, G., Pertanian, F., Kuala, U. S., Riset, P., & Kuala, U. S. (2023). Persepsi Masyarakat Sekitar Hutan Desa Terhadap Pengembangan Ekowisata Lut Kucak Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh. 8 (November), 1318–1328.
Otlinda Cahyani Lambaniga, Papia J.C Franklin, S. (2014). Potensi Ekowisata Di Kawasan Konservasi Kepulauan Sombori Kabupaten Morowali. Jurnal Perencanaan Wilayah Dan Kota, 25(1), 1–16.
Pratama, N. Z., Pratama, R., & Faisal, E. (2020). Regresi dan Korelasi Penjualan Mobil Tahun 2015.
Restuadi, R. N., & Tamami, N. D. B. (2023). Persepsi dan Partisipasi Masyarakat terhadap Ekowisata Mangrove di Desa Labuhan, Kecamatan Sepulu, Kabupaten Bangkalan. Agriscience, 4(1), 38–51. https://doi.org/10.21107/agriscience.v4i1.15730
Sarbaini. Harpani, M. Z. (2015). Persepsi masyarakat terhadap partai politik di desa terantang kecamatan mandastana kabupaten barito kuala. 5, 8.
Yabes, M. (2022). Persepsi Masyarakat Terhadap Keberadaan Ekowisata Pinus Pengger di Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta. xxxx(xx)
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Citation Check
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 AGROFORETECH

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


