Kopi Biji Kurma (Phoenix dactylifera) sebagai Minuman Fungsional dengan Penambahan Jahe Merah (Zingiber officinale Linn. var. rubrum) dan Kayu Manis (Cinnamomum burmannii)
Kata Kunci:
Antioksidan, Jahe Merah, Kopi Biji Kurma, Kayu ManisAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik, kimia dan organoleptik yang terkandung dalam kopi biji kurma dan untuk mengetahui tingkat kesukkan tertinggi dan antioksidan tertinggi, berdasarkan lama waktu pengovenan, dengan penambahan bubuk jahe merah dan bubuk kayu manis. Metode penelitian ini menggunakaan rancangan petak terbagi (RPT) dengan menggunakan dua petak dan tiga taraf, sebagai petak utama yaitu, lama waktu pengovenan dengan suhu 200oC (B) dengan taraf: B1= 10 menit, B2= 20 menit, B3= 30 menit, dan petak bagian yaitu, penambahan jahe merah dan kayu manis 1:1 (A) dengan taraf: A1: 6%, A2: 8%, A3: 10%. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak dua kali sehingga di peroleh 18 satuan eksperimental. parameter yang diamati meliputi, kadar air, kadar abu, aktivitas antioksidan, flavonoid, dan organoleptik, terhadap kesukaan warna, aroma dan rasa. Hasil penelituan penambahan jahe merah dan kayu manis memberikan pengaruh nyata terhadap aroma sebelum diseduh, aroma setelah diseduh dan rasa. Namun tidak berpengaruh nyata terhadap, kadar air A1B2 yaitu 5,77%, kadar abu 3,23%. Lama pengovenan, kopi biji kurma sebelum di seduh dengan, perbandingan 10% jahe merah dan kayu manis, dan waktu pengovenan 20 menit menghasilkan nilai kesukaan tertinggi yaitu, warna 3,75%, aroma 3,82%. Dan setelah di seduh dengan perbandingan 6% jahe merah, dan kayu manis, dan lama waktu pengovenan 30 menit, menghasilkan karakteristik kopi biji kurma, dengan nilai kesukaan yaitu, warna 3,67%, aroma 3,82%, dan rasa, 3,57%.
Referensi
Aliyanti, Lia, Nadiya, Selvia, & Yumiyati, Y. (2023). Pengolahan Jahe Merah ( Zingiber Officinale Var Rubrum Rhizoma ) Menjadi Serbuk Jahe Merah ( SJM ) sebagai Produk Potensial Desa Kelindang Atas. Jurnal Dehasen Untuk Negeri, 2(2), 275–280. Retrieved from https://jurnal.unived.ac.id/index.php/dehasenuntuknegeri/article/view/4257
Fauzi, M., Novijanto, N., & Rarasati, D. P. (2019). Karakteristik Organoleptik dan Fisikokimia Kopi Jahe Celup Pada Variasi Tingkat Penyangraian dan Konsentrasi Bubuk Jahe. Jurnal Agroteknologi, 13(01), 1–9. Retrieved from https://www.academia.edu/download/99870144/6743.pdf
Fikry, M., Yusof, Y. A., Al-Awaadh, A. M., Rahman, R. A., Chin, N. L., & Ghazali, H. M. (2019). Antioxidative and Quality Properties of Full-Fat Date Seeds Brew as Influenced by the Roasting Conditions. Jurnal Antioxidants, 8(7), 226. Retrieved from https://www.mdpi.com/2076-3921/8/7/226
Ghina, S., Murhadi, Nawansih, O., & Hidayati, S. (2024). Pengaruh Formulasi Jahe Merah (Zingiber Officinale Var. Rubrum) Bubuk dan Kopi Gelondong Robusta Bubuk terhadap Kandungan Kimia dan Tingkat Kesukaan Panelis. Jurnal Agroindustri Berkelanjutan, 3(2), 183–194. Retrieved from https://jurnal.fp.unila.ac.id/index.php/JAB/article/view/9401
Gianing, D. N., & Eliska. (2023). Uji Organoleptik dan Kandungan Fe Pada Kopi Biji Kurma. Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(4), 222–229. Retrieved from https://arteri.sinergis.org/arteri/article/download/293/136
Ilmi, I. N., Filianty, F., & Yarlina, V. P. (2021). Sediaan Kayu Manis ( Cinnamomum Sp . ) sebagai Minuman Fungsional Antidiabetes. Jurnal Kimia Padjajaaran, 1(1), 31–59.
Kumalasari, K., Widiastuti, H., & Waris, R. (2023). Penentuan Kadar Flavonoid Total Ekstrak Etanol Jahe Merah (Zingiber Officinale Var. Rubrum) secara Spektrofotometri UV-VIS. Journal.Farmasi.Umi.Ac.Id/Index.Php/Mnpj, 1(15), 148–154. Retrieved from https://journal.farmasi.umi.ac.id/index.php/mnpj/article/view/48
Nawirah, Hartati, & Herman. (2021). Pengaruh Lama Penyangraian Terhadap Karakteristik Organoleptik Kopi Non Kafein dari Biji Kurma. Oryza Jurnal Pendidikan Biologi, 10(2), 54–61. Retrieved from https://pdfs.semanticscholar.org/7ea8/5961d275e161163f37ae6d598b300752f525.
Rahayu, M. (2019). Analisis Pengaruh Konsumsi Kopi Terhadap Denyut Jantung pada Pemuda. Jurnal Keilmuan Dan Aplikasi Teknik, 6(2), 5–12. Retrieved from http://www.ejournal.unis.ac.id/index.php/UNISTEK/article/view/172
Yana, Y., Ulfa, E. D., & Nandita, S. T. (2025). Pengaruh Waktu Penyangraian Terhadap Aktivitas Antioksidan pada Kopi dari Biji Kurma (Phoenix Dactylifera L.). Jurnal Atomik, 10(1), 76–82. Retrieved from https://jurnal.kimia.fmipa.unmul.ac.id/index.php/JA/article/view/1488
Zarie, A. A., Hassan, A. B., Alshammari, G. M., Yahya, M. A., & Osman, M. A. (2023). Date Industry by-Product : Date Seeds ( Phoenix dactylifera L .) as Potential Natural Sources of Bioactive and Antioxidant Compounds. Jurnal Applied Sciences, 13(21), 1–12. Retrieved from https://www.mdpi.com/2076-3417/13/21/11922
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Citation Check
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 AGROFORETECH

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


