Keanekaragaman Serangga Pengunjung Turnera Subulata pada Kondisi Mikroseismik Akibat Lalu Lintas Kendaraan di Perkebunan Kelapa Sawit
Kata Kunci:
Turnera subulata, Serangga pengunjung, Kebun Kelapa SawitAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman serangga pengunjung Turnera subulata pada kondisi mikroseismik akibat lalu lintas kendaraan di perkebunan kelapa sawit. Penelitian dilaksanakan selama 10 hari, yaitu 21 April – 2 Mei 2026, di perkebunan kelapa sawit Kebun Tapung Kanan 2, PT Sekar Bumi Alam Lestari, pada Blok 94A, 94B, dan 94G. Penelitian menggunakan metode observasional non-eksperimental dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Pengukuran kondisi mikroseismik dilakukan menggunakan seismometer, sedangkan pengamatan serangga dilakukan secara langsung pada tanaman T. subulata. Parameter yang diamati meliputi intensitas getaran, jumlah dan komposisi serangga pengunjung, aktivitas serangga, serta jumlah kendaraan yang melintas. Keanekaragaman serangga dianalisis menggunakan indeks Shannon-Wiener (H'). Selama penelitian tercatat 59 kendaraan dan ditemukan sebanyak 1.080 individu serangga pengunjung. Jumlah individu tertinggi ditemukan pada Blok 94G sebanyak 413 individu, diikuti Blok 94B sebanyak 365 individu dan Blok 94A sebanyak 302 individu. Komunitas serangga didominasi oleh Apis cerana dan Xylocopa sp. Rata-rata getaran tertinggi terdapat pada Blok 94B sebesar 9,0 mm/s, diikuti Blok 94A sebesar 7,8 mm/s dan terendah pada Blok 94G sebesar 2,5 mm/s. Nilai indeks keanekaragaman Shannon-Wiener pada Blok 94A, 94B, dan 94G masuk pada kategori sedang. Secara deskriptif, lokasi dengan intensitas getaran lebih rendah menunjukkan jumlah individu dan keanekaragaman serangga yang relatif lebih tinggi. Namun, pola tersebut belum dapat dinyatakan sebagai hubungan sebab-akibat karena penelitian tidak menggunakan uji statistik untuk menguji pengaruh mikroseismik terhadap keanekaragaman serangga.
Referensi
Ahmad, S. N., Mohamad, S. A., Arshad, O., & Mohd Masri, M. M. (2024). The influence of flowering beneficial plant, Turnera subulata on the insect natural enemies’ abundance in relation to oil palm bagworm occurrence in Bagan Datuk, Perak, Malaysia. Journal of Oil Palm Research, 36(3), 367–379. https://doi.org/10.21894/jopr.2023.0017
Classen-Rodr’iguez, L., Tinghitella, R., & Fowler-Finn, K. (2021). Anthropogenic noise affects insect and arachnid behavior, thus changing interactions within and between species. Current Opinion in Insect Science, 47, 142–153. https://doi.org/10.1016/j.cois.2021.06.005
Danci, A., Inducil, C., Takács, S., Schaefer, P. W., & Gries, G. (2014). Mechanism of mate detection in parasitoid wasps: Sound and vibratory cues change with the developmental progress of future mates inside host pupal cases. Physiological Entomology, 39(4), 292–303. https://doi.org/10.1111/phen.12075
Fridayati, D., Nursayuti, Baihaqi, Alim, N., & Rahmi, E. (2023). Struktur komunitas serangga dekomposer pada tanaman kelapa sawit pada fase pertumbuhan berbeda di PT. Mopoli Raya Rantau Aceh Tamiang. Pangale Journal of Forestry and Environment, 2(2). https://doi.org/10.31605/pangale.v2i2.2172
Ismail, I., Anwar, R., & Wartomo. (2021). Pemanfaatan bunga pukul delapan (Turnera subulata) sebagai tanaman inang bagi predator dan parasitoid ulat api (Studi kasus PT. Tritunggal Sentra Buana). Jurnal Agriment, 6(2), 120–126. https://doi.org/10.51967/jurnalagriment.v6i2.588
Margaretha, S., & Irsan, C. (2024). Inventarisasi serangga entomofag yang berasosiasi pada bunga pukul delapan (Turnera ulmifolia dan Turnera subulata) di perkebunan kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) PT. Dendy Marker Indah Lestari, Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan. Jurnal Agri-Tek: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Eksakta, 25(1), 10–16. https://doi.org/10.33319/agtek.v25i1.138
Pashkevich, M. D., Aryawan, A. A. K., Luke, S. H., Dupérré, N., & others. (2021). Assessing the effects of oil palm replanting on arthropod biodiversity. Journal of Applied Ecology, 58(1), 27–43. https://doi.org/10.1111/1365-2664.13749
Prabawati, G., Herlinda, S., Pujiastuti, Y., & Karenina, T. (2018). Pemanfaatan tumbuhan liar berbunga untuk konservasi musuh alami serangga di ekosistem kelapa sawit di lahan sub-optimal Sumatera Selatan. Jurnal Lahan Suboptimal, 6(1), 78–86. https://doi.org/10.33230/JLSO.6.1.2017.311
Qaim, M., Sibhatu, K. T., Siregar, H., & Grass, I. (2020). Environmental, economic, and social consequences of the oil palm boom. Annual Review of Resource Economics, 12(1), 321–344. https://doi.org/10.1146/annurev-resource-110119-024922
Rizali, A., Himawan, T., Fitriani, I., Rahardjo, B. T., Karindah, S., Puspitarini, R. D., & Sahari, B. (2018). Effect of natural habitat on diversity of hemipteran predator in oil palm plantation. Jurnal Hama Dan Penyakit Tumbuhan Tropika, 18(2), 75–82. https://doi.org/10.23960/j.hptt.11875-82
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Citation Check
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 AGROFORETECH

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


