Pengaruh Macam By Product Perkebunan Kelapa Sawit terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq.) di Main Nursery pada Lapisan Tanah yang Berbeda

Penulis

  • Wely Junianto Wijaya Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Sri Manu Rohmiyati Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Githa Noviana Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia

Kata Kunci:

lapisan tanah, main nursery, by product kelapa sawit, bibit kelapa sawit

Abstrak

Penelitian ini menelaah tanggapan pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) pada fase main nursery ketika beberapa hasil samping perkebunan kelapa sawit dipadukan dengan tanah dari kedalaman lapisan yang berbeda. Percobaan dilaksanakan selama Juli–September 2025 di Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta. Susunan percobaan menerapkan RAL faktorial dua faktor. Faktor pertama berupa sumber by product, yaitu NPK 15-15-6-4 sebagai pembanding, decanter solid, tandan kosong kelapa sawit, dan kompos LCC. Faktor kedua adalah kedalaman tanah yang mencakup 0–20 cm, 20–40 cm, serta 40–60 cm. Dari kedua faktor tersebut diperoleh 12 perpaduan perlakuan dengan empat kali pengulangan pada masing-masing kombinasi, sehingga total terdapat 48 unit percobaan. Data pengamatan diuji melalui ANOVA pada tingkat 5% dan dilanjutkan DMRT 5% apabila hasil pengujian menunjukkan perbedaan yang nyata. Hasil percobaan memperlihatkan bahwa kedua faktor tersebut umumnya tidak saling memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan bibit, dengan pengecualian pada peubah volume akar. Penggunaan decanter solid dan kompos LCC yang dipadukan dengan tanah lapisan 0–20 cm maupun 20–40 cm menghasilkan volume akar yang lebih tinggi. Sementara itu, decanter solid, TKKS, dan kompos LCC tidak memperlihatkan perbedaan respons pertumbuhan yang nyata. Hal yang sama dijumpai pada faktor kedalaman tanah, karena penggunaan lapisan 0–20 cm, 20–40 cm, dan 40–60 cm menghasilkan pertumbuhan bibit yang relatif setara selama berada pada kondisi main nursery.

Referensi

Agung, A. K., Adiprasetyo, T. A., & Hermansyah. (2019). Penggunaan Kompos Tandan Kosong Kelapa Sawit Sebagai Subtitusi Pupuk Npk Dalam Pembibitan Awal Kelapa Sawit. Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Indonesia, 21(2), 79–80. https://doi.org/10.31186/jipi.21.2.75-81

BMKG, B. M. K. dan G. (2024). Prakiraan Curah Hujan Musim Hujan, Suhu, Kelembapan 2023/2024. In Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika. https://yogyakarta.bmkg.go.id/iklim-pmh/prakiraan-curah-hujan-musim-hujan-2023-2024

Fikri, K. (2014). Pengaruh Volume Media Dalam Polybag Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.). Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Pertanian, 9(2), 1–2. https://jom.unri.ac.id/index.php/JOMFAPERTA/article/view/2652

Hardjowigeno, S. (2010). Ilmu tanah (Cet.7). Akademika Pressindo. Mataram. Nusa Tenggara Barat.

Iswahyudi, H., Safitri, M., Lukmana, M., & Indriani. (2024). PENGARUH LAND APPLICATION TERHADAP JUMLAH PRODUKSI BUAH KELAPA SAWIT DI PT. CITRA PUTRA KEBUN ASRI JORONG ESTATE. EnviroScienteae, 20(2), 3.

Kementerian Pertanian, D. J. P. (2019). STATISTIK PERKEBUNAN INDONESIA 2018-2020. In D. Gartina & R. L. L. Sukriya (Eds.), Statistik Perkebunan Indonesia 2018-2020. Sekretariat Direktorat Jenderal Perkebunan. https://ditjenbun.pertanian.go.id/?publikasi=buku-publikasi-statistik-2018-2020

Lubis, A., Siregar, H., & Nasution, R. (2019). Pengaruh Perbedaan Lapisan Tanah terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Main Nursery. Jurnal Penelitian Kelapa Sawit, 27(2), 85–94.

Pemerintah Kalurahan Maguwoharjo. (2021). Laporan Profil Kalurahan Maguwoharjo Tahun 2021. In Sleman: Pemerintah Kalurahan Maguwoharjo (p. 20). https://maguwoharjosid.slemankab.go.id/assets/files/dokumen/LPPKal 2021.pdf

Safitry, R., & Hapsoh. (2017). Aplikasi Hijauan Dan Kompos Mucuna Bracteata Pada Tanaman Sawi Hijau (Brassica Juncea L.). JOM FAPERTA, 11(1), 5.

Sutanto, R. (2002). Penerapan Pertanian Organik (Cet 1). Kanisius, Yogyakarta.

Warsito, J., Sabang, S. M., & Mustapa, K. (2016). PEMBUATAN PUPUK ORGANIK DARI LIMBAH TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT. Jurnal Akademika Kimia, 5(1), 4.

Weil, R. R., & Brady, N. C. (2016). The nature and properties of soils. In Pearson Education, Inc. Pearson Education, Upper Saddle River, New Jersey, USA.

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-29

Cara Mengutip

Wijaya, W. J., Rohmiyati, S. M., & Noviana, G. (2026). Pengaruh Macam By Product Perkebunan Kelapa Sawit terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq.) di Main Nursery pada Lapisan Tanah yang Berbeda. AGROFORETECH, 4(3), 1118–1123. Diambil dari https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/2829

Terbitan

Bagian

Agroteknologi

Citation Check