Pengendalian Kumbang Tanduk (Oryctes rhinoceros) Secara Terpadu di PTPN IV Unit Adolina Afdeling II Blok 22C

Penulis

  • Ardhi Fahrizal Arief Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Idum Satya Santi Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Samsuri Tarmadja Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia

Kata Kunci:

pengendalian terpadu, Oryctes rhinoceros

Abstrak

Hama utama yang  menyerang kelapa sawit dan sangat merugikan di Indonesia, khususnya di areal tanaman ulang yaitu hama kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros). Pengendalian hama kumbang tanduk pada tanaman belum menghasilkan perlu dilakukan dengan mempertimbangkan efektivitas, biaya dan waktu sehingga dapat mencapai produksi optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pengendalian hama kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros) secara terpadu di perkebunan PTPN IV Unit Adolina Afdeling II Blok 22C dan untuk mengetahui tingkat efektivitas dan efisiensi teknik pengendalian hama terhadap kerusakan akibat serangan kumbang tanduk. Penelitinan ini menggunakan 5 perlakuan, meliputi penggunaan nanas trap, net trap, bahan aktif ethyl 4-methyl butanaote, bahan aktif karbosulfan 5%, dan bahan aktif sipermetrin. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan didapatkan bahwa  hasil dari perlakuan yang diberikan berupa pemberian bahan aktif karbosulfan sebesar 5 gram ke setiap pokok tanaman dengan tota 1665 pokok sehingga totalnya 8,5kg dengan biaya sebesar Rp 680.000; pemberian bahan aktif sipermetrin dengan 4 kali pengaplikasian selama penelitian, sekali pengaplikasian membutuhkan 14 kap, dalam kurun waktu penelitian membutuhkan 5 liter dengan biaya sebesar Rp 700.000; pemberian bahan aktif ethyl 4-methyl butanaote yang diaplikasikan sebanyak 3 kali selama penelitian sehingga membutuhkan biaya sebesat Rp 330.000; dengan pemasangan nanas trap yang membutuhkan cacahan 5 buah nanas dengan biaya sebesar Rp 120.000; serta pemasangan net trap dengan memasang jaring yang membutuhkan biaya sebesar Rp 63.000. Hal tersebut menunjukan bahwa penurunan yang terjadi sangat signifikan. Penggunaan Feromonas dengan Bahan Aktif Ethyl 4-methyl butanaote dapat menurunkan persebaran hama kumbang tanduk secara signifikan, juga lebih ekonomis dibandingkan yang lain dan pengaplikasiannya cukup mudah, akan tetapi dengan kekurangan masa penggunaan yang sangat singkat.

Kata kunci: Oryctes rhinoceros, Pengendalian Terpadu, Net Trap

Referensi

Ginting, M. S., Febrianto, E. B., & Pratama, G. A. (2022). Pengaruh Ketinggian Fruit-Trap pada Pengendalian Hama Kumbang Tanduk (Oryctes rhinoceros) di Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.). Agriland : Jurnal Ilmu Pertanian.

Hardiansyah, R., Walida, H., Dalimunthe, B. A., & Harahap, F. S. (2022). PENGENDALIAN HAMA KUMBANG TANDUK (Oryctes rhinoceros L) DENGAN PEMANFAATAN SARI BUAH NANAS DAN AIR NIRA SEBAGAI PERANGKAP FEROTRAP ALTERNATIF DI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT LAHAN TANI JAYA ROKAN HILIR. Jurnal Agro Estate. https://doi.org/10.47199/jae.v6i1.228

Hartanto T, 2019. Pengendalian Terpadu Kumbang Tanduk Kelapa (Oryctes rhinoceros)diPerkebunankelapasawit. http://www.antakowisena.com/artik el/937.html. Diakses 26 Juli 2023.

Magfira, A. A., Himawan, A., & Tarmadja, S. (2022). APLIKASI JAMUR BEAUVERIA BASSIANA DAN METARHIZIUM ANISOPLIAE UNTUK PENGENDALIAN HAMA KUMBANG TANDUK (ORYCTES RHINOCEROS). AGROISTA : Jurnal Agroteknologi. https://doi.org/10.55180/agi.v6i1.228

P

PKS, 1996. Pengendalian Baru Kumbang Tanduk dengan Feromon, Pusat Penelitian Kelapa Sawit, Medan.

Pracaya, 2009. Hama dan Penyakit Tanaman. Penebar Swadaya. Jakarta. Prawirosukarto, S., Y.P. Roerrha, U. Condro dan Susanto. 2003. Pengenalan dan Pengendalian Hama Penyakit Tanaman Kelapa Sawit. PPKS, Medan.

Prawirosukarto, S., Y.P. Roerrha, U. Condro dan Susanto.2003. Pengenalan dan Pengendalian Hama Penyakit Tanaman Kelapa Sawit. PPKS, Medan.

Riki, C. Puspa, M. M, prayudha. Rini S. 2019. Inovasi Baru Buah Nanas Sebagai Penganti Feromon Kimiawi Untuk Perangkap Hama Pengerek Batang (Oryctes Rhinoceros) Pada Tanaman Kelapa Sawit Di Areal Tanah Gambut

Susanto, A.A.E.Prasetyo, Sudharto, H.Priwiratama, T.A.P.Roziansha. 2012. Pengendalian Terpadu Orycter rhinoceros di Perkebunan Kelapa Sawit Seri Kelapa Sawit Populer 10. Pusat Penelitian Kelapa Sawit. Medan.

Winarto,L. 2005. Pengendalian Hama Kumbang Tanduk Kelapa Sawit Secara Terpadu. Medan. http://www.agroindonesia.com. Diakses 15 Juli 2023

Unduhan

Diterbitkan

2024-03-20

Cara Mengutip

Arief, A. F., Santi, I. S., & Tarmadja, S. (2024). Pengendalian Kumbang Tanduk (Oryctes rhinoceros) Secara Terpadu di PTPN IV Unit Adolina Afdeling II Blok 22C. AGROFORETECH, 2(1), 113–120. Diambil dari https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/1088

Terbitan

Bagian

Agroteknologi

Citation Check