Rancangan Penyuluhan Pertanian Pengendalian Ulat Grayak (Spodoptera Frugiperda) pada Tanaman Jagung dengan Menggunakan Pestisida Nabati di Simalungun
DOI:
https://doi.org/10.55180/aft.v6i1.2079Kata Kunci:
Extension program design, farmers, gray caterpillars, corn, botanical pesticides, Rancangan penyuluhan, petani, ulat grayak, jagung, pestisida nabatiAbstrak
The armyworm pest is one of the main problems in corn cultivation in Silou Kahean District, Simalungun Regency, Nortern Sumatera. Farmers' lack of understanding of environmentally friendly control methods has led to the continued high use of pesticides. This study aims to: (1) identify the potential areas for agricultural extension, (2) analyze the objectives of extension activities on armyworm control using botanical pesticides, (3) analyze the objectives of extension activities based on farmers' socio-economic characteristics, (4) assess farmers' acceptance of extension activities, and (5) determine farmers' acceptance of the extension program design. The research method used is quantitative descriptive with data collection techniques through questionnaires and interviews. The research was conducted from April to June 2024 and calculated using a rating scale. The results showed that the extension targets were corn farmers who were members of farmer groups. The material provided focused on the use of botanical pesticides in controlling grayak caterpillars. The media used were brochures and caterpillar samples, with methods including lectures, discussions, and compression. The extension activities were conducted three times at the extension service post and on farmers' land. The conclusion indicates that the extension activities were well received by farmers and deemed beneficial in supporting more sustainable agricultural practices.
Keywords: Extension program design; farmers; gray caterpillars; corn; botanical pesticides.
ABSTRAK
Hama ulat grayak merupakan salah satu permasalahan utama dalam budidaya jagung di Kecamatan Silou Kahean, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Kurangnya pemahaman petani terhadap metode pengendalian yang ramah lingkungan menyebabkan masih tingginya penggunaan pestisida. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi potensi wilayah penyuluhan pertanian, (2) menganalisis tujuan penyuluhan pengendalian ulat greyak dengan pestisida nabati, (3) menganalisis tujuan penyuluhan berdasarkan karakteristik sosial dan ekonomi petani, (4) menilai tingkat penerimaan petani terhadap kegiatan penyuluhan, dan (5) mengetahui penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan yang disusun. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner dan wawancara. Penelitian dilaksanakan pada bulan April hingga Juni 2024 dan dihitung menggunakan skala penilaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sasaran penyuluhan adalah petani jagung anggota kelompok tani. Materi yang diberikan fokus pada penggunaan pestisida nabati dalam pengendalian ulat greyak. Media yang digunakan berupa brosur dan contoh ulat, dengan metode ceramah, diskusi, dan kompresi. Kegiatan penyuluhan dilakukan sebanyak tiga kali di pos layanan penyuluhan dan lahan petani. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa penyuluhan diterima dengan baik oleh petani dan dinilai bermanfaat dalam mendukung praktik pertanian yang lebih berkelanjutan.
Keywords: Rancangan penyuluhan; petani; ulat grayak; jagung; pestisida nabati.
Referensi
Arikunto, S. (2019). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.
Ariyanti, R., Yenie, E., & Elystia, S. (2017). Pembuatan Pestisida Nabati Dengan Cara Ekstraksi Daun Pepaya Dan Belimbing Wuluh. Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Teknik dan Sains, 4(2), 1–9.
Dudurang, B., Rante, C. S., & Wanta, N. N. (2023). Persentase Serangan Hama Spodoptera frugiperda J.E. Smith (Lepidoptera: Noctuidae) pada Tanaman Jagung Manis di Kecamatan Matuari Kota Bitung. JURNAL ENFIT : Entomologi Dan Fitopatologi, 3(1), 31–36.
Ellyta, E., & Dewi, E. S. (2023). Pendampingan Pertanian terhadap Produktivitas Tenaga Kerja Petani Kacang Panjang di Desa Rasau Jaya I Kabupaten Kubu Raya. Ziraa’ah Majalah Ilmiah Pertanian, 48(2), 243. https://doi.org/10.31602/zmip.v48i2.11145
Fatikhin, A. C., Rosdiana, L., & Roqobih, F. D. (2023). Studi Literatur: Efektivitas Daun Mimba sebagai Pestisida Nabati Pengusir Ulat Grayak pada Tanaman Jagung: pestisida nabati; mimba; ulat grayak; tanaman jagung. Innofarm : Jurnal Inovasi Pertanian, 25(2). https://doi.org/10.33061/innofarm.v25i2.9065
Hakiki, M. R. (2025). Rancangan Penyuluhan Pemanfaatan Daun Kirinyuh (Chromolaena odorata L.) sebagai Pupuk Organik Cair pada Tanaman Sawi (Brassica juncea L.) DI Desa Tawangargo Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang [Thesis, Polbangtan Malang]. https://repository.polbangtanmalang.ac.id/xmlui/handle/123456789/2002
Kurniadie, D., Sumekar, Y., & Bari, I. (2022). Pelatihan Penggunaan Pestisida yang Baik dan Berkelanjutan untuk Persiapan Tanam Jagung pada Sistem Tanpa Olah Tanah (ToT) di Desa Nagrek Kendan, Kecamatan Nagrek, Kabupaten Bandung. Jurnal Kajian Budaya dan Humaniora, 4(2), 171–175. https://doi.org/10.61296/jkbh.v4i2.8
Maharani, Y., Hidayat, S., & Ismail, A. (2021). Pengenalan Hama Baru Jagung (Spodoptera frugiperda J. E. Smith) dan Strategi Pengendaliannya di Kelompok Tani Desa Ganjar Sabar. Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 211–217. https://doi.org/10.24198/kumawula.v4i2.32487
Nurfathiyah, P., & Rendra, R. (2020). Efektivitas Media Dan Materi Penyuluhan Dalam Penerapan Sistem Tanam Jajar Legowo Di Kecamatan Sakernan Kabupaten Muaro Jambi. Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi, 4(1), 59–73. https://doi.org/10.22437/jiituj.v4i1.9850
Pramesti, R. A. (2019). Hubungan Pengetahuan Pengendalian Hama Terpadu (PHT) Dengan Tindakan Petani Dalam Pengelolan Hama Pada Jagung di Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan. [Sarjana, Universitas Brawijaya]. https://repository.ub.ac.id/id/eprint/173850/
Prasetya, G. I., Siregar, A. Z., & Marheni, M. (2022). Intensitas dan Persentase Serangan Spodoptera frugiperda J. E. Smith (Lepidoptera: Noctuidae) pada Beberapa Varietas Jagung di Kecamatan Namorambe Kabupaten Deli Serdang. Jurnal Pertanian Cemara, 19(1), 77–84. https://doi.org/10.24929/fp.v19i1.1984
Sidauruk, L., Manalu, C. J., & Sinukaban, D. E. (2020). Efektifitas Pestisida Nabati Dengan Berbagai Konsentrasi Pada Pengendalian Serangan Hama Dan Produksi Tanaman Jagung Manis (Zea Mays Saccharata Sturt): The Effectiveness of Vegetable Pesticides with Various Concentrations on Pest Attack Control and the Production of Sweet Corn Plants (Zea Mays Saccharata Sturt). Rhizobia, 2(1), 344534. https://doi.org/10.36985/rhizobia.v9i1.223
Syafruddin, Euriga, E., & Kusuma, Y. R. (2025). Adopsi Pupuk Organik Cair (POC) dari Urine Kelinci pada Petani Hortikultura di Desa Alat Kecamatan Hantakan Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Prosiding Seminar Nasional Tahun 2025, 7, 27–38.
Yuliandri, L. A., & Alnido2, R. (2023). Evaluasi dan impact assessment pelatihan sekolah lapang pengendalian hama terpadu (SL-PHT) tanaman jagung melalui pengenalan dan aplikasi pestisida nabati di Kabupaten Purbalingga. Agrivet : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Dan Peternakan (Journal of Agricultural Sciences and Veteriner), 11(1), 84–89. https://doi.org/10.31949/agrivet.v11i1.6093









