Strategi Pengembangan Usaha Pembenihan Ikan Nila Studi Kasus UPTD Balai Benih Ikan Air Tawar Kutasari Kabupaten Purbalingga

Authors

  • Sekar Sukmaningsih Universitas Perwira Purbalingga, Indonesia
  • Ayu Sitanini Universitas Perwira Purbalingga, Indonesia
  • Victor Bintang Panunggul Universitas Perwira Purbalingga, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55180/aft.v6i1.2098

Keywords:

Development Strategy, Kutasari BBIAT UPTD, QSPM, SWOT, Tilapia Fish Hatcher, Pembenihan Ikan Nila, Strategi Pengembangan, UPTD BBIAT Kutasari

Abstract

The Kutasari Freshwater Fish Seed Center (BBIAT), as a technical implementation unit of the Purbalingga Regency DKPP, plays an important role in providing quality tilapia seeds. However, its operations still face several obstacles, necessitating a business development strategy. This study aims to: (1) identify internal and external factors of the tilapia fish seed business, (2) formulate alternative strategies through SWOT analysis, and (3) determine priority strategies using QSPM. The study was conducted in July–August 2025 using a descriptive qualitative approach through case studies. Data were obtained from interviews, observations, and questionnaires to seven respondents directly involved. The analysis was conducted using the IFE, EFE, IE, SWOT, and QSPM Matrices. The results showed 7 strength indicators and 6 weakness indicators, as well as 5 opportunity and threat indicators each. The IFE Matrix score (2.92) and EFE (2.88) placed BBIAT Kutasari in Cell V of the IE Matrix with a “Hold and Maintain” strategy. The SWOT analysis yielded SO, ST, WO, and WT strategies. Based on the QSPM, the priority strategy is strategy B (a combination of WO and WT) with a TAS score of 6.91. This strategy emphasizes improving internal management, strengthening administration, upgrading facilities, implementing fish health protocols, and optimizing digital-based marketing. Therefore, the development of the tilapia hatchery business at BBIAT Kutasari is directed at increasing internal capacity while mitigating external threats to maintain business sustainability.

Keywords: Development Strategy; Kutasari BBIAT UPTD; QSPM; SWOT; Tilapia Fish Hatcher.

 

 

ABSTRAK

UPTD Balai Benih Ikan Air Tawar (BBIAT) Kutasari, sebagai unit pelaksana teknis DKPP Kabupaten Purbalingga, memiliki peran penting dalam penyediaan benih ikan nila berkualitas. Namun, operasionalnya masih menghadapi sejumlah kendala sehingga diperlukan strategi pengembangan usaha. Penelitian ini bertujuan: (1) mengidentifikasi faktor internal dan eksternal usaha pembenihan ikan nila, (2) merumuskan strategi alternatif melalui analisis SWOT, dan (3) menentukan strategi prioritas menggunakan QSPM. Penelitian dilaksanakan pada Juli–Agustus 2025 dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi kasus. Data diperoleh dari wawancara, observasi, serta kuesioner kepada tujuh responden yang terlibat langsung. Analisis dilakukan menggunakan Matriks IFE, EFE, IE, SWOT, dan QSPM. Hasil penelitian menunjukkan adanya 7 indikator kekuatan dan 6 indikator kelemahan, serta masing-masing 5 indikator peluang dan ancaman. Skor Matriks IFE (2,92) dan EFE (2,88) menempatkan BBIAT Kutasari pada Sel V Matriks IE dengan strategi “Hold and Maintain”. Analisis SWOT menghasilkan strategi SO, ST, WO, dan WT. Berdasarkan QSPM, strategi prioritas adalah strategi B (kombinasi WO dan WT) dengan nilai TAS 6,91. Strategi ini menekankan perbaikan manajemen internal, penguatan administrasi, peningkatan fasilitas, penerapan protokol kesehatan ikan, serta optimalisasi pemasaran berbasis digital. Dengan demikian, pengembangan usaha pembenihan ikan nila di BBIAT Kutasari diarahkan pada peningkatan kapasitas internal sekaligus mitigasi ancaman eksternal untuk menjaga keberlanjutan usaha.

Keywords: Pembenihan Ikan Nila; QSPM; Strategi Pengembangan; SWOT; UPTD BBIAT Kutasari.

References

Anza, K., Hamsah, H., & Ansyar, A. (2024). Strategi Pemasaran Benih Ikan dari Kantor Balai Benih Ikan Air Tawar Seppong Desa Pasiang Kecamatan Matakali. SEIKO : Journal of Management & Business, 7(2), 392–402. https://doi.org/10.37531/sejaman.v7i2.7473

Ash-shufi, N. A. (2019). Strategi Pengembangan Usaha Budidaya Ikan Nila (Oreochromis Sp.) Melalui Gerakan Pakan Ikan Mandiri (Gerpari) Di Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat [Master, Universitas Brawijaya]. https://repository.ub.ac.id/id/eprint/193153/

Atapukan, A. A. (2017). Strategi Pengembangan Usaha Pembenihan Ikan Nila (Oreochromis Niloticus) Pada Unit Pembenihan Rakyat (UPR) Sumber Mina Lestari Di Dau, Kabupaten Malang, Jawa Timur [Sarjana, Universitas Brawijaya]. https://repository.ub.ac.id/id/eprint/5827/

BPS. (2024). Produksi dan Nilai Produksi Perikanan Budidaya Menurut Provinsi dan Jenis Budidaya. https://www.bps.go.id/id/statistics-table/3/U20wMk16RmhlR1JLWkdrMWRYQkxUVzB2YXpSelp6MDkjMw==/produksi-dan-nilai-produksi-perikanan-budidaya-menurut-provinsi-dan-jenis-budidaya--2021.html?year=2022

Haryani, A. (2023). Analisis Strategi Pengembangan Usaha Pembenihan Ikan Lele (Clarias sp.) secara Alami di Hasan Fish, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah [Skripsi, Universitas Tidar]. (Magelang). //repositori.untidar.ac.id%2Findex.php%3Fp%3Dshow_detail%26id%3D14440%26keywords%3D

Herayani, Y. (2023). Strategi Pengembangan Fungsi Balai Benih Ikan (BBI) Dalam Penyediaan Benih Ikan Berkualitas Di Kabupaten Ciamis. Lokawati : Jurnal Penelitian Manajemen dan Inovasi Riset, 1(5), 272–291. https://doi.org/10.61132/lokawati.v1i5.157

Hidayatullah, A., & Hairun, H. (2015). Strategi Pengembangan Usaha Pembenihan Ikan Nila di Balai Benih Ikan (BBI) Lokal Gunung Manau Kecamatan Batuman di Kabupaten Balangan: Rawa Sains: Jurnal Sains STIPER Amuntai, 5(2), 57–56. https://doi.org/10.36589/rs.v5i2.51

KKP Republik Indonesia. (2025). Visi-Misi KKP Republik Indonesia. Visi Misi KKP Republik Indonesia. https://kkp.go.id/tentang-kkp/visi-misi-kkp/kkp.html

Nurhidayah, E., Suwarsito, S., & Nirwansyah, A. W. (2024). Kesesuaian Kualitas Air Budidaya Gurameh Dan Peran Masyarakat Dalam Konservasi Kualitas Air Kecamatan Kutasari Kabupaten Purbalingga. Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha, 12(2), 149–161. https://doi.org/10.23887/jjpg.v12i02.76208

Peraturan Bupati No 115 Th 2017 Tentang Pembentukan Organisasi Dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Dinas Budidaya Ikan Air Tawar Pada Dinas Ketahanan Pangan Dan Perikanan Kabupaten Purbalingga, 115 (2017). http://peraturan.bpk.go.id/Details/255693/perbup-kab-purbalingga-no-115-tahun-2017

Rizki, Y. C., Purbowo, P., & Sukma, S. A. I. (2023). Strategi Pengembangan Usaha Tani Pembenihan Ikan Lele dengan Analisis SWOT di UPR Berkah Lele Kecamatan Ngoro Kabupaten Jombang. Sigmagri, 3(2), 131–144. https://doi.org/10.32764/sigmagri.v3i2.1245

Suhardedi, C. (2010). Strategi pengembangan usaha pembenihan lele dumbo (Clarias gariepinus) di Kabupaten Boyolali [Skripsi, Universitas Sebelas Maret]. https://digilib.uns.ac.id/dokumen/12269/Strategi-pengembangan-usaha-pembenihan-lele-dumbo-Clarias-gariepinus-di-Kabupaten-Boyolali

Wowor, I. V., Pangemanan, J. F., & Lumenta, V. (2016). Analisis Kelayakan Usaha Budi Daya Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Sistem Karamba Jaring Tancap di Desa Paslaten Kecamatan Remboken Kabupaten Minahasa. Akulturasi, 4(8). https://doi.org/10.35800/akulturasi.4.8.2016.14962

Downloads

Published

2026-03-31

How to Cite

Sukmaningsih, S., Sitanini, A., & Panunggul, V. B. (2026). Strategi Pengembangan Usaha Pembenihan Ikan Nila Studi Kasus UPTD Balai Benih Ikan Air Tawar Kutasari Kabupaten Purbalingga . AGRIFITIA : Journal of Agribusiness Plantation, 6(1), 43–53. https://doi.org/10.55180/aft.v6i1.2098

Issue

Section

Artikel

Citation Check