Gradasi Hara pada Berbagai Kemiringan Lahan Perkebunan Kelapa Sawit Rakyat

Penulis

  • Ahmad Muklasin Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Valensi Kautsar Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Dian Pratama Putra Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia

Kata Kunci:

Kelapa sawit, Kemiringan, Gradasi hara, Sifat fisik dan kimia tanah, Perkebunan rakyat

Abstrak

Kemiringan lahan tidak hanya mempengaruhi risiko erosi, tetapi juga berdampak pada distribusi unsur hara dalam tanah, yang pada akhirnya mempengaruhi pertumbuhan dan hasil panen kelapa sawit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gradasi hara pada berbagai kemiringan lahan perkebunan kelapa sawit rakyat serta dampaknya terhadap sifat fisik dan kimia tanah, pertumbuhan vegetatif, dan produktivitas tanaman. Penelitian dilaksanakan di Desa Bunga Antoi, Kecamatan Tabir Selatan, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, dengan analisis laboratorium dilakukan di Laboratorium Pusat INSTIPER Yogyakarta dan Laboratorium BRMP Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dan analisis laboratorium dengan teknik pengambilan sampel secara purposive random sampling pada tiga kelas kemiringan lahan, yaitu datar (0–8%), landai (8–15%), dan agak curam (15–25%). Data dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) pada taraf 5% dan dilanjutkan dengan uji DMRT, sedangkan produktivitas dianalisis menggunakan Linear Mixed Models. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemiringan lahan berpengaruh nyata terhadap berat volume dan porositas tanah, namun tidak berpengaruh nyata terhadap berat jenis tanah. Kandungan nitrogen total menurun signifikan seiring meningkatnya kemiringan lahan, sedangkan pH, C-organik, fosfor tersedia, dan kalium tersedia tidak berbeda nyata. Produktivitas tertinggi diperoleh pada lahan datar sebesar 12,81 ton ha⁻¹ tahun⁻¹, diikuti lahan landai 11,17 ton ha⁻¹ tahun⁻¹, dan agak curam 8,89 ton ha⁻¹ tahun⁻¹. Diameter batang dan tebal petiole berbeda nyata antar kemiringan, sedangkan parameter vegetatif lainnya tidak berbeda nyata. Secara keseluruhan, kemiringan lahan memengaruhi distribusi nitrogen dan kondisi fisik tanah yang berdampak pada produktivitas kelapa sawit rakyat

Referensi

Adwiyah, R., Syaukat, Y., Indrawan, D., & Mulyati, H. (2023). Examining Sustainable Supply Chain Management (SSCM) Performance in the Palm Oil Industry with the Triple Bottom Line Approach. Sustainability, 15(18), 13362.

Afandi, A., Syarif, M. N., & yahya, Z. (2017). Managing Soil Deterioration and Erosion under Oil Palm. Oil Palm Bulletin 75, 1, 1-10.

Afrianti, N. A., Andriana, O. D., Afandi, A., & Ramadhani, W. S. (2023). Pengaruh Sistem Olah Tanah Dan Pemupukan Nitrogen Terhadap Ruang Pori Tanah Pada Pertanaman Jagung (Zea Mays L.) Tahun Ke-34 Di Lahan Politeknik Negeri Lampung. Jurnal Agrotek Tropika, 11(4), 635.

Alfarizi, T., Khalil, M., & Yusnizar, Y. (2023). Kajian Stok Karbon Organik Dan Nitrogen Total Tanah Pada Beberapa Jenis Tanaman Penutup Tanah Di Kebun Kelapa Sawit PT. Perkebunan Nusantara I Kota Langsa. Rona Teknik Pertanian, 16(2), 194–203.

Asbur, Y., & Purwaningrum, Y. (2023). Efektivitas Asystasia gangetica (L.) T. Anderson sebagai Tanaman Penutup Tanah dalam Mengendalikan Erosi pada Pertanaman Jagung di Lahan Kering. 7(1).

Bachtiar, T., Syahputra, A. R., Citraresmini, A., Nurjayati, R., Hidawati, H., Rachmawati, V., & Mulyono, A. (2024). Performances of phosphate-solubilizing microorganisms on soil chemical properties under different soil characteristics: A meta-analysis. Journal of Degraded and Mining Lands Management, 11(4), 6351–6366.

Desrihastuti, D., Maryanti, A., Sabli, T. E., Mahendra, I. A., & Hardi, N. A. (2023a). Dampak Kemiringan Lahan terhadap Kadar Hara dan Produksi Kelapa Sawit. Jurnal Agro Industri Perkebunan, 59–70.

Kafrawi, K., Hesti, N., Syatrawati, S., Rahim, I., & Kumalawati, Z. (2023). Tingkat Pertumbuhan dan Produksi Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) pada Berbagai Topografi Lahan. Jurnal Galung Tropika, 12(2), 203–212.

Kravchuk, V., Ivaniuta, M., Ganzhenko, O., & Zaitsev, Y. (2024). Density of soil composite composition in a changing magnetic field. Plant And Soil Science, 15(3), 30–43.

Mustikasari, N., Tarigan, S. D., Sabiham, S., & Sahari, B. (2018). Aliran Permukaan, Erosi dan Kehilangan Hara Kebun Kelapa Sawit Kabupaten Sorolangun Provinsi Jambi: Surface runoff, Soil erosion and Nutrient Losses in Oil Palm Platation Sorolangun District, Jambi Province. Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan, 20(2), 82–85.

Nugroho, Y. (2016). Pengaruh Posisi Lereng Terhadap Sifat Fisika Tanah. 4(3).

Putra, D. P., Nugraha, N. S., Bimantio, M. P., Suparyanto, T., Nugroho, K. S., & Pardamean, B. (2026). Transformation of pellet-based planting media as an organic matter and nutrient enhancer for improving soil quality. Commun. Math. Biol. Neurosci., 2026(0), Article ID 18.

Saragih, S. W., Lubis, R., Hasibuan, W., Sembiring, A., Nasution, I. H., Meliala, A., & Anggraini, D. M. (2025). Pengaruh Nilai Ph Tanah Terhadap Potensi Penggunaan Lahan Pertanian Secanggang Kabupaten Langkat.

Solekhah, B. A., Priyadarshini, R., & Maroeto, M. (2024). Kajian Pola Distribusi Tekstur terhadap Bahan Organik pada Berbagai Penggunaan Lahan. Agro Bali : Agricultural Journal, 7(1), 256–265.

Tarigan, D. J. (2017). Keberagaman Pertumbuhan Vegetasi Penutup Tanah pada Kemiringan Lahan yang Berbeda di Perkebunan Kelapa Sawit.

Yasin, S., & Yulnafatmawita, Y. (2018). Effects of Slope Position on Soil Physico-chemical Characteristics Under Oil Palm Plantation in Wet Tropical Area, West Sumatra Indonesia. AGRIVITA Journal of Agricultural Science, 40(2).

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-31

Cara Mengutip

Muklasin, A., Kautsar, V., & Putra, D. P. (2026). Gradasi Hara pada Berbagai Kemiringan Lahan Perkebunan Kelapa Sawit Rakyat. AGROFORETECH, 4(1), 169–180. Diambil dari https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/2430

Terbitan

Bagian

Agroteknologi

Citation Check