Analisis Biaya Usaha Budidaya Madu Trigona di Desa Bengkaung Kabupaten Lombok Barat Provinsi Nusa Tenggara Barat

Penulis

  • Hafizah Nur Faadilah Program Studi Kehutanan, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Hastanto Bowo Woesono Program Studi Kehutanan, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Rahwana Program Studi Kehutanan, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia

Kata Kunci:

Analisis Biaya, Budidaya Madu, Kabupaten Lombok Barat

Abstrak

Usahatani madu lebah Trigona di Desa Bengkaung, Lombok Barat, memiliki potensi pengembangan yang sangat baik. Penelitian ini bertujuan ini adalah untuk  menganalisis biaya  usaha dan faktor kelayakan usaha budidaya madu Trigona di wilayah tersebut menggunakan analisis deskriptif kuantitatif, meliputi, pendapatan, biaya, penerimaan, BEP, dan R/C Ratio. Hasil analisis menunjukkan rata-rata pendapatan bersih petani mencapai Rp292.956.129 per tahun, dengan penerimaan rata-rata Rp307.800.000 per tahun dan biaya hasil produksi per satuan waktu Rp14.843.871 per tahun, mengindikasikan keuntungan bagi pelaku usaha. Produksi madu rata-rata sebesar 57 liter per tahun melampaui BEP produksi 32,98 liter per tahun. Harga jual rata-rata Rp450.000 per liter juga jauh di atas BEP harga Rp260.418 per liter. Dengan nilai R/C Ratio 19,73 (lebih dari 1), dengan kata lain, budidaya madu tigona di Desa Bengkaung sangat menjanjikan dan menghasilkan keuntungan yang besar.

Referensi

Al Ubaidillah, M. R. S., & Suparta, I. M. (2024). Analisis kelayakan usaha penggilingan padi di Desa Krangkong Kecamatan Kepohbaru Kabupaten Bojonegoro. 1(3), 65–71.

Astuti, H. D., & Laksmi, D. A. V. (2024). Peningkatan Usaha Lebah Klanceng Sebagai Ekonomi Alternatif Masyarakat Desa Tanggulangin Punggur Lamteng. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat UBJ, 5(2), 125–136. https://doi.org/10.31599/msqpyw11

Dian, K. ayu. (2015). Analisis Cost Volume Profit sebagai Alat Perencanaan Laba pada PT Menara Jaya Lestari.

Fadilah, L. H., & Supriyatna, A. (2023). Peran Lebah Madu Klanceng ( trigona sp ) Dalam Mendukung Kesejahteraan Manusia Dan Lingkungan. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Hewani, 2(1), 44–55. https://doi.org/10.55606/jurrih.v2i1.1515

Insusanty, E. (2022). Analisis Kelayakan Usaha Lebah Madu Cv. Madu Kuok Kabupaten Kampar. Jurnal Agribisnis, 24(2), 239–250. https://doi.org/10.31849/agr.v24i2.11090

Kerisna, V., Diba, F., & Wulandari, R. S. (2019). Identifikasi Jenis Lebah Trigona spp. pada Zona Pemanfaatan Hutan Desa Menua Sadap, Kecamatan Embaloh Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu. Jurnal Tengkawang, 9(2), 82–91.

Rhobert, J., Rini, E., & Yetty, O. (2024). Strategi Pengembangan Ternak Madu Klanceng (Trigona sp.) di Kecamatan Lubuk Raja, Kabupaten Ogan Komering Ulu. Galang Tanjung, 2504, 1–9.

Salim, F. R. (2024). Analisis Kelayakan Usahatani Madu Klanceng (Trigona sp.) di Desa Penyangga Taman Nasional Way Kambas, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung.

Sudirman, Samudera, W., Kustianing, U., Zumratu, Suriati, & Wangi, D. A. F. (2024). Pengenalan Lebah Madu Trigona Sp Sebagai Bahan Baku Propolis Pada Mahasiswa. Jurnal Inovasi Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 54–71.

Suratiyah, K. (2015). Ilmu-ilmu Usaha Tani. Ilmu Usaha Tani.

Wua, I. G., Rotinsulu, T. O., & Kawung, G. M. V. (2024). Analisis Pendapatan Dan Kelayakan Usaha Industri Kecil Cap Tikus Di Kecamatan Motoling Timur. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 24(2), 61–72.

Yurian, S. R., Manik, T., & Adel, J. F. (2020). Analisis Revenue Cost Ratio, Payback Period, dan Break Even Point untuk Menilai Kelayakan Usaha pada Usaha Kerupuk di Wilayah Kelurahan Sei Lekop, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan.

Unduhan

Diterbitkan

2025-09-08

Cara Mengutip

Faadilah, H. N., Woesono, H. B., & Rahwana. (2025). Analisis Biaya Usaha Budidaya Madu Trigona di Desa Bengkaung Kabupaten Lombok Barat Provinsi Nusa Tenggara Barat. AGROFORETECH, 3(2), 1365–1375. Diambil dari https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/1990

Terbitan

Bagian

Kehutanan

Citation Check