Pengaruh Pupuk Abu Tankos dan Pupuk P terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Pre Nursery

Penulis

  • Abdullah Ilyasin Chamidi Program Studi Agroteknologi, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Valensi Kautsar Program Studi Agroteknologi, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Alan Handru Program Studi Agroteknologi, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia

Kata Kunci:

Kelapa Sawit, Pre Nursery, Pupuk Abu Tankos, Pupuk P (SP-36)

Abstrak

Pupuk abu tankos merupakan pupuk yang dihasilkan dengan membakar tandan kosong kelapa sawit, yaitu produk sampingan dari minyak kelapa sawit, dalam insinerator. Pupuk abu tankos adalah bentuk pemanfaatan hasil samping produksi kelapa sawit, yang dapat digunakan untuk pupuk karena memiliki banyak nutrisi yang dibutuhkan bibit kelapa sawit dan dapat membantu struktur tanah. Maka dari itu studi ini bermakna bagaimana respon bibit kelapa sawit terhadap pertumbuhan menggunakan pupuk abu tankos. Sebagai pembanding penelitian ini menggunakan pupuk P dengan jenis pupuk SP-36, unsur hara phospor sangat diperlukan bibit kelapa sawit karena unsur hara phospor digunakan untuk pertumbuhan vegetatif terutama akar bibit kelapa sawit. Kebun pendidikan dan penelitian INSTIPER terletak di Desa Maguwohardjo, Sleman, Yogyakarta menjadi lokasi untuk penelitian. Waktu penelitian dilaksanakan dari bulan November 2024 hingga Februari 2025. Penetian ini menggunakan rancanangan acak lengkap,Serta menggunakan 2 faktor yaitu pupuk abu tankos dan pupuk P. Temuan studi diolah menggunakan sidik ragam (analisis of variance) 5 %. Gunakan uji Rentang Berganda Duncan untuk menentukan perbedaan setiap perlakuan dengan perlakuan lainnya. 5%. Kesimpulan penelitian membuktikan jika tidak adanya hubungan antara pupuk abu tankos dan pupuk P terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di pre nursery. Tidak ada variasi yang berarti dalam perkembangan bibit kelapa sawit selama fase pra-pembibitan ketika dosis abu tankos dan pupuk fosfor yang berbeda diberikan.

Referensi

Adnan, I. S., Utoyo, B., Kusumastuti, A. (2015). Pengaruh Pupuk NPK dan Pupuk Organik terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Main Nursery. Jurnal AIP, 3(2), 69–81.

Amrullah, N. K., Ginting, C., & Setyawati, E. R. (2016). Pengaruh Berbagai Jenis dan Dosis Pupuk Fosfat terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit di Pre Nursery. Agromast, 1(2), 1–9.

Ermawati, T., & Septia, Y. (2013). Kinerja Ekspor Minyak Kelapa Sawit Indonesia. Buletin Ilmiah Litbang Perdagangan, 7(10), 129–148.

Khair, H., S, D. J., & Sinaga, R. S. (2014). Uji Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit Dura dan Varietas unggul DxP Simalungun ( Elaeis guineensis Jacq.) terhadap Pupuk Organik Cair di Main Nursery. Jurnal Agrium, 18(3), 250–259.

Lubis, A. U., & Widanarko, H. (2018). Buku Pintar Kelapa Sawit. In Agromedia Pustaka. PT Agromedia Pustaka.

Pamungkas, T. S. S., & Pamungkas, E. (2019). Pemanfaatan Limbah Kotoran Kambing Sebagai Tambahan Pupuk Organik Pada Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Pre-nursery. Mediagro, 15(01), 66–76. https://doi.org/10.31942/md.v15i01.3071

Sinulingga, E. S. R., Ginting, J., & Sabrina, T. (2024). Pengaruh Pemberian Pupuk Hayati Cair dan Pupuk NPK terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit di Pre Nursery. Agrotechnology, Agribusiness, Forestry, and Technology: Jurnal Mahasiswa Instiper (AGROFORETECH), 6(11), 951–952.

Sopa, S. M., Fajarfika, R., Nurdiana, D., & Rismayanti, A. Y. (2022). Pemberian Berbagai Dosis Kompos Tandan Kosong dan Abu Boiler Limbah Kelapa Sawit Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.). JAGROS : Jurnal Agroteknologi Dan Sains (Journal of Agrotechnology Science), 6(1), 12.

Susilo, T. (2021). Pengaruh Abu Tandan Kosong Kelapa Sawit Dan Poc Nasa Terhadap Pertumbuhan Serta Produksi Tanaman Terung Gelatik Ungu (solanum melongena L.). Jurnal Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau, 1, 11–12.

Unduhan

Diterbitkan

2025-08-27

Cara Mengutip

Chamidi, A. I., Kautsar, V., & Handru, A. (2025). Pengaruh Pupuk Abu Tankos dan Pupuk P terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Pre Nursery. AGROFORETECH, 3(2), 1019–1024. Diambil dari https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/1947

Terbitan

Bagian

Agroteknologi

Citation Check