Identifikasi Penyakit pada Tanaman Jagung (Zea Mays L.) di Desa Nibung Kecamatan Gunung Pelindung Kabupaten Lampung Timur

Penulis

  • Hari Afri Kurniawan Program Studi Agroteknologi, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Elisabeth Nanik Kristalisasi Program Studi Agroteknologi, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Achamad Himawan Program Studi Agroteknologi, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia

Kata Kunci:

jagung, penyakit tanaman, identifikasi penyakit

Abstrak

Jagung merupakan komoditas pangan utama di Indonesia yang rentan terhadap berbagai penyakit, sehingga penelitian ini sangat penting untuk mengidentifikasi jenis-jenis penyakit yang dapat menurunkan produktivitas dan kualitas jagung. Penelitian ini berfokus pada peningkatan prevalensi penyakit tanaman jagung yang berdampak pada produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani di lokasi penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyakit yang menyerang tanaman jagung (Zea mays L.) di Desa Nibung, Kecamatan Gunung Pelindung, Kabupaten Lampung Timur. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling, dengan mengambil sampel tanaman jagung dari lima lokasi di lahan penelitian seluas satu hektar, dengan 40 tanaman yang menunjukkan gejala penyakit di setiap lokasi. Pengamatan dilakukan terhadap gejala penyakit yang terlihat pada daun, batang, dan buah tanaman, serta dilakukan isolasi patogen di laboratorium untuk mengidentifikasi spesies jamur penyebab penyakit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga penyakit utama yang menyerang tanaman jagung di Desa Nibung, yaitu bercak daun (Helminthosporium sp.), penyakit bulai (Peronosclerospora philippinensis), dan karat daun (Puccinia sp.). Penyakit bercak daun menunjukkan tingkat serangan tertinggi yaitu 29%, diikuti oleh penyakit karat daun 23%, dan penyakit bulai 18,5%. Intensitas serangan tertinggi terjadi pada penyakit bercak daun sebesar 6,44%, diikuti oleh penyakit karat daun sebesar 5,31%, dan penyakit bulai sebesar 3,63%.

Referensi

Bande, L. O. S., HS, G., & Resman. (2015). Intensitas Penyakit Yang Terdapat Pada Tanaman Jagung Dan Kacang Tanah Dalam Pola TumpangSari Di Pertanian Lahan Kering Kabupaten Muna Barat. 72–77.

Borghi, E., Domínguez, G. G., & Humphreys, A. (2022). Food Security and Nutrition around the world. In The State of Food Security and Nutrition in the World 2022.

BPS. (2023). Luas Panen dan Produksi Jagung di Indonesia 2023 (Angka Sementara). Berita Resmi Statistik, BPS.

Burhanuddin. (2015). Preferensi penyakit karat daun (Puccinia polysora Undrew) pada tanaman jagung. Prosiding Seminar Nasional Serealia, Sumartini 1990.

Defitri, Y. (2021). Intensitas dan Persentase Serangan Beberapa Penyakit Utama Pada Tanaman Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Desa Tebing Tinggi Kecamatan Mara Sebo Ulu Kabupaten Batanghari. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 21(3), 1399–1403.

Khoiri, S., Muhlisa, K., Amzeri, A., & Megasari, D. (2021). Insedensi dan Keparahan Penyakit Bulai pada Tanaman Jagung Lokal Madura di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Indonesia. Agrologia, 10(1), 17–24.

Mardji, D. (2000). Penuntun Praktikum Penyakit Hutan. Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman.

Rahmah, D. M., Rizal, F., & Bunyamin, A. (2017). Model Dinamis Produksi Jagung di Indonesia. Jurnal Teknotan, 11(1). https://doi.org/10.24198/jt.vol11n1.4

Reymas M.R. Ruimassa, Rosdiana Sari, & Eko Agus Martanto. (2023). Interaksi Faktor Iklim dan Varietas terhadap Laju Perkembangan Penyakit Karat Daun (Puccinia polysora Undrew) pada Jagung (Zea mays L.). JURNAL TRITON, 14(1). https://doi.org/10.47687/jt.v14i1.371

Rosadi, M. I., & Lutfi, M. (2021). Identifikasi Jenis Penyakit Daun Jagung Menggunakan Deep Learning Pre-Trained Model. Jurnal Explore IT!, 13(2), 36–42. https://doi.org/10.35891/explorit

Rosyadi, I., Prasetyowati, E., & Said, B. (2023). Penerapan Citra Berbasis K-Means Clustering untuk Mendeteksi Penyakit Bulai Pada Komoditas Jagung Madura. Just IT: Jurnal Sistem Informasi, Teknologi Informasi Dan Komputer, 13(3), 206–211.

Siregar, S. R. B., & Sari, M. S. (2021). Identification Of Disease And Pathogen Attack Levels On Corn (Zea mays) IN BPP Stabat. Serambi Journal of Agricultural Technology, 3(2), 83–90. http://ojs.serambimekkah.ac.id/index.php/sjat

Sudjono, S. (2018). Penyakit Tanaman Jagung dan Strategi Pengendaliannya. Universitas Brawijaya Press.

Tanzil, A. I., & Purnomo, H. (2021). Potensi Fungisida Perlakuan Benih terhadap Perenosclerospora sp. penyebab Penyakit Bulai Jagung. Agriprima : Journal of Applied Agricultural Sciences, 5(1). https://doi.org/10.25047/agriprima.v5i1.401

Ulhaq, M. A., & Masnilah, R. (2019). Pengaruh Penggunaan Beberapa Varietas dan Aplikasi Pseudomonas fluorescens untuk Mengendalikan Penyakit Bulai (Peronosclerospora maydis) pada Tanaman Jagung (Zea mays L.). Jurnal Pengendalian Hayati, 2(1), 1. https://doi.org/10.19184/jph.v2i1.17131

Widiati, B. R., Herwati, A., & Sofyan, S. (2022). Identifikasi Cendawan Rhizosfer Tanaman Jagung (Zea Mays L.) dan Uji Efektivitas Media Perbanyakan Trichoderma sp. Jurnal Galung Tropika, 11(3), 262–274. https://doi.org/10.31850/jgt.v11i3.1000

Unduhan

Diterbitkan

2025-08-27

Cara Mengutip

Kurniawan, H. A., Kristalisasi, E. N., & Himawan, A. (2025). Identifikasi Penyakit pada Tanaman Jagung (Zea Mays L.) di Desa Nibung Kecamatan Gunung Pelindung Kabupaten Lampung Timur. AGROFORETECH, 3(2), 1057–1065. Diambil dari https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/1889

Terbitan

Bagian

Agroteknologi

Citation Check