Efektivitas Pengendalian Hama Penggerek Batang Padi Kuning (Scirpophaga incertulas) Menggunakan Perangkap Feromon Seks dengan Posisi dan Ketinggian yang Berbeda
DOI:
https://doi.org/10.55180/agi.v9i1.1600Keywords:
Scirpophaga incertulas, Sex Pheromone, Ferotrap Position, Ferotrap HeightAbstract
This study evaluates the effectiveness of sex pheromone traps in controlling the Yellow Rice Stem Borer (Scirpophaga incertulas). Conducted from April to July in Kesesi Subdistrict, Central Java. The research employed a Randomized Block Design applied in the experiment with two factors: trap position (in-row and jajar legowo) and height (0.5 m, 1 m, 1.5 m), resulting in six treatment combinations across 18 experimental units. Data analysis was performed using ANOVA at a 5% significance level, followed by DMRT for significant results. The highest average capture of moths occurred at 31 days after planting in the treatment in Jajar Legowo position with a height of 0.5 meters with 17 heads. At 70 days after planting, the highest attack rate was 2.36%. Pheromone traps provide effective results in controlling Scirpophaga incertulas.
References
Adi, H. C., & Widowati, R. (2022). Preferensi Ngengat Penggerek Tebu Terhadap Jenis Perangkap Feromon. Indonesian Sugar Research Journal, 2(1), 40–46. https://doi.org/10.54256/isrj.v2i1.75
Aryantini, L. T., Supartha, I. W., & Wijaya, I. N. (2015). Kelimpahan Populasi dan Serangan Penggerek Batang Padi pada Tanaman Padi di Kabupaten Tabanan. E-Jurnal Agroekoteknologi Tropika, 4(3), 203–212.
BPS. (2024). Luas Panen, Produksi, dan Produktivitas Padi Menurut Provinsi, 2018-2020. Badan Pusat Statistik. https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/MTQ5OCMy/luas-panen-produksi-dan-produktivitas-padi-menurut-provinsi.html
Cahyono, G. R., & Nurmahaludin. (2015). Rancang Bangun Alat Perangkap Hama Tanaman Padi Menggunakan Arduino Mega 2560. Poros Teknik, 7(2), 54–60.
Damayanti, E., Mudjiono, G., & Karindah, S. (2015). Perkembangan Populasi Larva Penggerek Batang dan Musuh Alaminya pada Tanaman Padi (Oryza sativa L.) PHT. Jurnal HPT, 3(2), 18–24.
Florina, D., & Nurbaeti, B. (2013). Petunjuk Aplikasi Perangkap Berferomon Di Pertanaman Padi. Balai Pengkaji Pertanian Jawa Barat.
Heriandi, Syahputra, E., & Rianto, F. (2023). Tingkat Serangan Hama Penggerek Batang Padi Di Kabupaten Kayong Utara. Jurnal Pertanian Agros, 25(1), 858–8.
Larioh, N. K., Toana, M. H., & Pasaru, F. (2018). Pengaruh Intensitas Cahaya Lampu Perangkap Terhadap Populasi Dan Intensitas Serangan Penggerek Batang Padi Putih Scirpophaga innotata wlk. (Lepidoptera:Pyralidae) Pada Tanaman Padi. J. Agrotekbis, 6(1), 136–141.
Martina, I., & Pebriandi, A. (2020). Pengaruh Jarak Tanam pada Sistem Tanam Jajar Legowo terhadap Produktivitas Padi Varietas Inpari 32. Agrifor, 19(2), 257. https://doi.org/10.31293/af.v19i2.4668
Pertiwi, E. N., Mudjiono, G., & Rachmawati, R. (2013). Hubungan Populasi Ngengat Penggerek Batang Padi Yang Tertangkap Perangkap Lampu Dengan Intensitas Serangan Penggerek Batang Padi Di Sekitarnya. Jurnal Hama Dan Penyakit Tumbuhan, 1(2), 88–95.
Rahmawati, R. (2016). Cepat & Tepat Berantas Hama & Penyakit Tanaman Pertanian Perkebunan. Pustaka Baru Press.
Retnowati, L., Purwoko, A., Nurhidayat, M., & Muhani, N. (2021). Petunjuk Teknis Pengamat dan Pelaporan Organisme Pengganggu Tumbuhan dan Dampak Perubahan iklim (L. Rahmawati & L. Lisnawati, Eds.). Direktorat Perlindungan Tanaman Pangan.
Sari, N. G. (2018). Perkembangan Populasi Penggerek Batang Padi Pada Kawasan Pht Skala Luas Dan Kawasan Padi Konvensional. Gender and Development.
Sembel, D. T. (2010). Pengendalian Hayati Hama-Hama Serangga Tropis dan Gulma. Andi Offset.
Soemartono, Samad, B., & Hardjono, R. (1977). Bercocok Tanam Padi. C.V. Yasaguna.
Suryanto, W. A. (2010). Hama dan Penyakit Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Masalah dan Solusinya. Kanisius.







